
Ok kita lanjut lagi ya. Jika ada kata yang kurang berkenan atau alurnya yang kurang mengena boleh komen ya. Biar bisa di revisi hehe
Selamat menikmati 😊
Famela POV
Hari-hari selalu famela lewati dengan ceria bersama para sahabatnya. Mereka selalu melakukan hal-hal yang konyol baik di sekolah maupun di luar sekolah.
"Guysss bu eka gak masuk nih" kata mela dengan nada ngos-ngosan
"beneran?" tanyaku
"iya nih nanti kamu bohong" lanjut septi
"awas aja kalo bohong aku kurung kamu di wc" kata fitri
"yah udah kalo gak percaya" kata mela
"eh beneran loh guys. aku barusan denger dari sekretaris kelas" tambah putri
"kalo gitu cus ke kantin" kata nadia dengan semangat
"cusss" kata kami bersama
"eh kok banyak cowok sih?" tanya hikma
"iya ya, anak kelas lain juga" tambah nadia
"udah gak papa. tenang ada aku mela dan septi kalo mereka nakalin kalian" tenang fitri
"hemm ya udah ayo kita jalan udah laper nih" rengek ku
"iya-iya bawel" kata putri. Dan kami pun melanjutkan jalan kami sambil tertawa-tawa karena kekonyolan fitri mela dan septi
"terimakasih ya Allah engkau telah memberiku sahabat-sahabat yang bisa membuat hari-hariku berwarna" gumam ku dalam hati sambil melihat tingkah konyol mereka
"eehh guys, kalian mau pesen apa?" tanya fitri sambil membawa kertas dan pena
dan kami pun menyebutkan semua apa yang akan kami beli kepada fitri. Gak terlalu lama pesanan kami pun sampai.
"busett banyak banget makanan mu put" tegur mela pada putri
"eh kamu gak nyadar, punya mu juga banyak" sindir putri
"tapi aku kalo makan banyak kelihatan badan ku berisi lah kamu cungkring kayak lidi haha" kata mela mengejek dan ditambah gelak tawa dari kami semua
"lebih baik aku, aku mah tumbuhnya ke atas gak kesamping" sindir putri dan kami pun tambah tertawa
"udah-udah kasian makannya dianggurin terus dari tadi" kata fitri menengahi
"iya makan ayo sudah laper ini" tambah ku
Kami pun makan dengan hikmat sampai makanan kami habis barulah kami memulai percakapan lagi. Tiba-tiba ada yang datang
"ehem" seseorang berdehem.
Kami pun langsung diam karena tak asing dengan suara itu
"kalian berisik" ketus aldi yang kami kira moodnya sedang tidak baik
"eh itu bukanya yang suka sama fitri kan nad?" bisik ku pada nadia
"iya fam, kenapa ya dia?" nadia balik nanya
"emm gak tau lah mungkin lagi PMS hehe" kata ku pada nadia
"apa sih kamu teriak teriak gak jelas" upat fitri
"kalian berisik ganggu kami lagi main" jelas aldi pada fitri dengan lembut. tau sendiri lah kenapa berubah lembut karena aldi suka sama fitri
"emang kalian main apa?" tanya hikma dengan polos
"main catur. kalo kalian berisik kamj gak kinsen" jelasnya lagi
"ohhh" jawab kami bersamaan
"dasar cewek rempong" upat aldi yang geram dan aldi pun kembali ke tempatnya semula
__ADS_1
"Aldi kan temannya Alvaro. Apakah Alvaro ada disana ya?" gumam ku dalam hati
"fitri" panggil aldi yang menghampiri ke arah kami lagi
"kenapa?" jawab fitri singkat
"boleh aku bicara dengan mu? tanya aldi
"bicara tentang apa?" tanya fitri
"teman mu" bisik aldi
"ok ok" jawab fitri
"guys aku ke sana dulu ya" kata fitri kepada kami
"ok" jawab kami
"mau ngomong apa?" tanya fitri
"aku mau tanya yang namanya famela itu sudah punya pacar atau belum?" tanya aldi
"boro-boro punya pacar tuh anak aja cueknya minta ampun kalo masalah gituan" jelas fitri
"emm bagus kalo gitu" kata aldi
"bagus kenapa? kamu suka sama dia ya?" tanya fitri dengan curiga
"eehh bukan aku yang suka tapi sahabatku alvaro. kalo aku mah sukanya masih tetep sama kamu"
"beneran alvaro suka sama famela? terus alvaro sendiri sudah ada pacar belum? aku gak mau ya kalo sahabatku jadi sakit hati gara-gara cowok!" kata fitri
"iya beneran. tenang.. alvaro mah jelas jomblonya orangnya aja cuek kalo sama hal yang kayak gitu. aku aja kaget kalo dia suka sama cewek hehe" jelas aldi
"oh bagus lah kalo gitu" kata fitri
"tapi jangan bilang sama famela ya. biarlah alvaro sendiri yang nentuin cara PDKT nya" tambah aldi
"iya tenang aja kalo itu, yang penting alvaro gak boleh sampe nyakitin hati famela" tegas fitri
Fitri pun kembali ke kantin
"apa tadi kamu di tembak lagi?" tanya hikma dan kami pun tertawa
"terserah kalian yang penting kalian happy" kata fitri yang tak menghiraukan kata-kata kami
Alvaro POV
"eh kantin yuk" kata habil
"emang gurunya gak masuk?" tanya aldi
"enggak. tadi kami habis ke ruang guru" kata arief
" ya udah ayo ke kantin" ajak habil
"eh bro kantin yo" ajak aldi pada alvaro
"ya udah ayo sambil main catur ya" kata alvaro
"siappp aku sudah bawak dari rumah nih" kata arief dengan semangat
Di kantin
"eh aku pesen makanan dulu ya laper nih" kata habil
"eh aku pesenin sekalian ya" tambah arief
"ya udah sini-sini kalian mau pesen apa" kata habil dan dipesankan lah makanannya
"siapa dulu ini yang main?" tanya alvaro
"kamu sama arief aja" kata aldi
"oh ya udah kalo gitu"jawab alvaro
Tak menunggu lama pesanan kami pun datang dan langsung kami makan sambil bermain catur
__ADS_1
"eit dah berisik amat itu cewek-cewek" kata arief
"makanya konsen" kata alvaro
"arief mah kalo denger suara perempuan pikirannya langsung buyar" kata habil sambil cengengesan
"ehh itu rombongan gebetan aku" lata aldi
"ohh si fitri itu ya?" tanya arief
"iya lah siapa lagi kalo bukan fitri" kata habil
"eh kalo itu fitri berarti ada famela dong?" tanya alvaro dengan senyuman yang susah diartikan
"iya lah kan mereka sahabatan" kata aldi yang belum tau maksud alvaro
"ehh kok kalian bicarain famela sih?" tanya arief
"alvaro suka sama famela" kata aldi
"eit dah mulut mu bocor amat sih di" kata alvaro
"gak papa lah biar kita tau dan gak ada yang nikung" kata habil sambil makan
"famela itu temen ku masih TK dulu loh" kata arief
"beneran? kalian satu TK?" tanya alvaro
"iya lah kalo gak percaya tanya aja sama yola. yola kan satu TK juga sama aku" terang arief
"wah kalo gitu tqu tentang sifat famela dong kamu rif?" tanya habil
"gak terlalu tau juga sih. kan temenan pas TK" kata arief
"hem ya udah lah kalo gitu" kata alvaro penuh kecewa
"eh aku punya ide" kata aldi dengan senyuman yang sulit diartikan
" apa ide mu?" tanya habil
"jangan yang aneh-aneh loh" kata alvaro was-was
"aku pura-pura datengin ke arah mereka terus marah-marah gitu nah nanti aku balik lagi ke sini terus aku ke sana lagi untuk cari informasi tentang famela lewat fitri" kata aldi dengan percaya diri
"cari tau tentang famela apa mau PDKT sama fitri?" goda arief
"ya dua-duanya lah" kata aldi sambil ketawa
"ya udah bagus deh kalo gitu aku setujuh" kata habil
"tapi bilangin sama fitrinya kalo aku suka sama famela, aku mau usaha sendiri" kata alvaro
"siipp tenang aja kalo masalah itu" kata aldi penuh percaya diri
"ya udah kita main lagi biar aldi yang urus" kata arief sambil main catur
~
"lama banget sih di, emang apa aja yang kamu obrolin sama fitri?" tanya alvaro
"tau nih aldi, jangan-jangan kamu malah modusin fitri aja di sana" goda habil
"enak aja. aku disana itu coba yakinin fitri kalo alvaro itu bener-bener suka sama famela. tadi malah aku yang diancem kalo sampe famela sakit hati gara-gara alvaro yang gak serius sama famela" gumam aldi
"oh ya? bagua dong kalo kamu yang diancem" kata arief kami pun ketawa mendengarnya
"wahh sahabat ku yang satu ini memang the best" rayu alvaro
"kalo ada maunya ya gini nih alvaro" kata aldi dan kami cuma bisa ketawa lagi
"sekarang tinggal kamu cari strategi buat PDKT sama famela al, kan sekarang kamu sudah tau kurang lebih karakter famela" terang habil
"iya. aku sudah memikirkannya" kata alvaro
Terimakasih yang masih setia membaca cerita ini. Maaf jika lama nguploadnya.
Jangan lupa kritik dan saran untuk cerita ini ya.Supaya lebih semangat lagi dalam membuatnya😊
__ADS_1
Jangan lupa komen dan like cerita ini.