
Maaf guys jika alur ceritanya kurang menarik. Berikan saran yang terbaik dan maaf jika lama uploadnya. Jangan lupa komen dan like ya 😊
"eh di samping lab IPA itu siapa ya? kok dari tadi kayak lihat ke arah ku. emmm mungkin cuma perasaan ku saja" gumam ku dalam hati
"Famelaaaa" teriak hikma yang baru datang. hikma emang rajin di banding ke lima sahabat ku yang lain, dia selalu datang lebih awal
"Famela Putri Mentari" teriaknya lagi hingga membuat buyar lamunan ku
"eehhh a-ada a-apa hikma?" tanya ku dengan gelagapan
"makanya pagi-pagi jangan suka bengong nanti kesambet loh" kata hikma
"emmm e-enggak siapa juga yang bengong" jawab ku
"kalo gak bengong kenapa pas aku panggil kamu gak jawab" tanya hikma
"emm anu emm" kata ku bingung mencari alasan
"sudah lah kalo ada apa-apa jangan sungkan cerita, katanya sahabat tapi kalo ada masalah kok gak mau cerita sih! siapa tau aku bisa bantu cari solusinya" cerocos hikma
"eemm tapi jangan bilang siapa-siapa ya. soalnya ini juga belum pasti" kata ku malu-malu
"iya-iya santai aja kalik kayak sama siapa aja sih" timpal hikma
"emm aku ngerasah ada yang aneh nih. kan aku tadi datang lebih awal terus aku duduk sendirian di depan kelas ini sebelum kamu datang tadi loh, nah aku lihat di samping lab itu ada dua orang laki-laki yang kayaknya merhatiin aku gitu. aku kan jadi takut" cerita ku pada hikma
"mencurigakan" jawab singkat hikma
"maka dari itu aku bingung. soalnya disini tadi cuma ada aku sendirian" tambah ku lagi
"hemm yah udah jangan di pikirin. semoga bukan apa-apa" tenang hikma pada ku
"hemm aamiin semoga saja" jawab ku
dan kami pun melanjutkan cerita sampai bel masuk kelas
Di kelas
"Famela" panggil akbar teman sekelasku
"iya ada apa?" tanya ku
"emm gak cuma panggil aja" jawabnya
"panggil aja? gaje banget sih ini anak huufff" gumam ku dalam hati
"kenapa tuh famela dari tadi kerjaannya bengong terus?" tanya nadia pada fitri
"tau yuh anak padahal ini kan pelajaran kesukaannya" jawab fitri
Ya saat ini memang jam pelajaran berlangsung bahkan pelajaran kesukaan ku yaitu fisika tapi aku masih nyaman dengan lamunan ku dan entah apa yang aku lamunin
"ehh coba ajak ngobrol deh dari pada nanti kesambet tuh anak" sambung septi
"woyy" teriak mela di telingaku membuat aku terkejut
"h-hadir" jawabku dan membuat semua mata melirik ke hadapan ku
"eemmm maaf hehe" jawabku sambil cengingisan
__ADS_1
"eh bisa gak sih kalo mau panggil ya panggil aja jangan buat aku kaget" upat ku pada sahabatku
"kamu sih keenakan bengong makanya dari tadi gak memperhatiin guru yang jelasin" jawab putri
"kami tuh takut kamu kesambet tau gak" kata fitri
"hemm maaf aku lagi gak konsen nih" jawabku memelas
"hemm yah udah lain kali jangan bengong kaya gitu kalo ada masalah cerita jangan dipendem sendiri" kata septi
"iya siapa tau kami bisa bantu. kita kan sahabat" kata nadia sambil memelukku
"hemm makasih ya. tapi untuk saat ini aku belum bisa menceritakannya hehe gak papa kan?" jawab ku
"iya gak papa, tenangin fikiran kamu dulu dan kita fokus belajar dulu" sahut mela
Pelajaran pun telah berakhir dan akhirnya kami pun pulang ke rumah masing-masing
Tibanya dirumah, aku yang hobi buka akun sosmed facebook aku pun langsung membukanya. Tak aku sadari ternyata ada meminta pertemanan di akun ku tapi sudah lumayan lama dan akhirnya aku mengkomfirmasinya
Ting
"Famela" chat wawan dari akun sosmednya
"hemm" jawabku cuek bebek kepadanya
"lagi apa? sudah sampe rumah belum? sudah makan belum? kamu gak bobok siang?" tanyanya yang kayak ngintrogasi
"kamu nanya apa ngintrogasi sih?" tanyaku balik pada wawan
"eemmm tanya lah. kan aku hari ini gak lihat kamu di sekolah karena aku gak sekolah" jawabnya santai
"kok singkat banget sih? emang kamu gak kangen sama aku?" tanyanya lagi
"udah deh kamu itu gak usah modus kesemua cewek, aku udah tau sebelum kamu kenal aku, kamu itu deket sama sahabat aku. jadi jangan sampai kamu buat sahabat aku kecewa dan sakit hati" jawabku ketuas
"tapi setelah aku kenal kamu aku nyamannya sama kamu gimana?" elaknya
"udah deh gak usah buat persahabatan kami rusak! alu gak mau gara-gara cowok persababatan kami bisa rusak" jawab ku lagi untuk memperingatkan wawan
"tapi aku kan nyamannya sama kamu gimana?" elaknya lagi
"terserah kamu" jawab ku kesal
"gitu dong" jawabnya
"aku jawab gitu bukan berarti aku nganggep kamu lebih ya. aku cuma nerima kamu sebagai teman" jawabku lagi. aku takut dia salah faham karena aku jawab terserah
"iya cantik, lebih juga gak papa. sampai kapan pun aku tetep nunggu kamu kok" chatnya dan hanya kau read aja
Keesokan harinya. Sehabis olahraga aku langsung menuju ke kantin sendirian karena para sahabat ku sudah membawa air mineral dari rumah dan aku lupa membawa hehe maklum kebanyakan buku yang di bawa sampe air mineral lupa dibawak hehe
"bu, air satu sama coklatnya 2" kataku pada ibu kantin
"5 ribu nak" jawab ibu kantin
"ok makasih bu" kata ku sambil tersenyum
"sama-sama" jawab bu kantin
__ADS_1
Berjalanlah aku menuju ke kelas untuk mengambil baju ganti ku setelah aku meminum air mineral ku di kantin
Brukk
"aawww" teriakku
"maaf kamu gak papa?" tanyanya sambil mengulurkan tangan
"emm e-enggak papa" jawab ku gugup saat melihat dia mengulurkan tangan dan kulihat dia
"what? apa aku mimpi? ya Allah manis banget ini anak" gumam ku dalam hati
"sini aku bantu" katanya sambil menarik tanganku
"kamu beneran gak papa? ada yang sakit gak? apa perlu aku anter ke UKS?" tanya nya dengan penuh perhatian
"meleleh hati ku melihat senyum mu yang manis itu"gumam ku dalam hati
"emm emm e- eenggak sudah, aku gak papa kok. makasih" jawabku gugup
"oh ya udah kalo gitu sekali lagi maaf ya, aku buru-buru soalnya hehe" katanya sambil cengingisan
"i-iya gak papa kok" jawabku gugup
Lalu kami menuju tempat tujuan kami masing-masing
"mimpi apa aku semalem bisa tabrakan sama tuh cowok. udah ramah terus manis banget senyumnya. beda sama cowok lain deh tuh anak" gumam ku dalam hati
" Famela" teriak pak candra yang mengacaukan lamunan ku
"e-emmm i-iya pak" jawabku terbatah-batah
"ngelamunin apa kamu? pelajaran?" tanya pak candra yang membuat semua mata tertuju ke arah ku
"e-em anu pak itu emm" jawabku bingung
"ayo coba kamu jelaskan apa yang saya katakan tadi" kata pak candra
"emm i-iya pak" jawab ku dan akhirnya aku menjelaskan apa yang dikatakan pak candra itu. untung aku sudah tau materi ini sebelum pak nya menjelaskan setidaknya aku bisa menjelaskannya walau tidak 100% sama dengan apa yang pak candra katakan
Pelajaran pun berakhir dan waktunya pulangg
"ehh famela kamu tadi kenapa kok bengong?" tanya hikma
" iya tuh famela kenapa?" tanya nadia
"k-e-p-o" jawabku sembari mengejanya
" ihhh ditanya serius kok. emang dasar ya" jawab hikma kesal
Aku pun tertawa lalu beranjak keluar kelas
Mau tau cerita selanjutnya?
Bagaimana isi hati cowok yang sedang Famela kagumi?
Jangan lupa terus tungguin kelanjutan ceritanya, dan jangan lupa komen dan like 😊
Maaf jika banyak kesalahan dalam pembuatan maklum baru pemula ya guyss hehe
__ADS_1