
Maaf guys jika alur ceritanya kurang menarik. Berikan saran yang terbaik supaya bisa revisi.
Dan maaf jika lama uploadnya. Jangan lupa komen dan like ya 😊
Hai perkenalkan nama ku Alvaro Putra Wijaya
Aku mempunyai banyak sahabat tapi sahabatku sejak kecil adalah Aldi dan si kembar Angga Anggi namanya. Kami sering dipanggil 4A karena kami kemana-kemana selalu berempat. Kami dari SD sampai sekarang satu sekolah cuma terkadang beda kelas.
"Yok bro berangkat!" ajak Angga kepada Alvaro.
"Sebentar bro kok kamu semangat banget gitu?" tanya aku pada Angga yang bersemangat.
"Iya lah, aku kan mau menyambut senyum si manis." jawab Angga.
"Siapa sih yang kamu maksud itu?" tanya ku.
"Nanti deh aku kasih tau, ayo buruan!" ajaknya dengan bersemangat.
"Ok kembaranmu gimana? Kok gak bareng?" tanyaku.
"Baru mandi tuh anak." jawabnya singkat.
"Oalah ok ok kalo gitu." jawabku.
Sampainya di sekolah
"Ehh kok berhenti disini sih?" tanyaku bingung.
"Lihat itu!" kata Angga sambil menunjuk ke arah cewek yang sedang duduk di depan kelas.
"Iya aku sudah lihat. Emang ada apa sih?" tanya ku dengan banyak pertanyaan dibenak ku.
"Itu loh yang aku bilang si manis, tanpa dia senyum aja udah manis tuh anak." ucap Angga sambil senyum-senyum sendiri.
"Weh manis juga tuh cewek, gak bakal aku lepasin tuh cewek." batinku.
"Emm iya juga sih, manis." jawabku dengan santai.
"Jangan loh gebet ya. Itu gebetan aku." kata Angga.
"Hemm tergantung." jawab ku singkat.
"Sebelum kamu nyatain cinta terus dia sukanya sama aku, kamu bisa apa?" gumam ku dalam hati
"Maksud kamu apa Varo?" tanya Angga dengan sedikit menaikkan nada bicaranya
"Sebelum janur kuning melengkung dia masih milik bersama dan dia berhak memilih siapa yang dia suka. Termasuk aku!" jawab ku sambil senyum sinis.
"Emm iya juga sih. Kalo gitu kita bersaing secara sehat aja!" kata Angga sambil mengulurkan tangan.
"Ok deal" jawabku singkat sambil membalas jabatan tangannya.
"Ya udah yuk ke kelas, kayaknya orangnya sudah tau kalo kita ngelihatin dia." kata Angga.
__ADS_1
"Ya udah yuk lagian itu temenya udah dateng juga." kata ku.
Sejak pandangan pertama pada hari ini, jantungku serasa berdetak 2 kali lipat dari biasanya. Aku masih bingung dengan apa yang aku rasakan dan apa yang aku ucapkan pada angga tadi. Tapi ya sudah lah mungkin ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama. Dan aku merasa selalu penasaran pada sisok siswi itu.
Di kantin
"Akbar" panggi ku pada teman SD ku, walau kami dulu gak terlalu akrab tapi aku masih berteman padanya sampai sekarang. Menjalin silaturahmi kan memanjangkan umur hehehe.
"Hei, kenapa Alvaro?" tanya Akbar.
"Aku boleh nanya gak?" tanya ku dan terpotong saat Angga datang.
"Akbarr" sapa Angga.
"Hei ada apa?" tanya Akbar.
"Gak apa seperti biasa aku mau nanya si manis hehe." jawab angga sambil cengingisan.
"Oh jadi selama ini kamu nanya tentang dia itu sama si akbar?" tanya ku pada Angga.
"Oh jadi alvaro juga naksir nih sama Famela?" tanya Akbar
"Oh namanya Famela" gumam ku dalam hati
"Hemm ya begitulah Bar." jawabku malu-malu.
"Tapi seperti biasa jangan sampai dia tau kalo ada yang suka. Kami cuma mau tau aja dia itu orangnya gimana kalo sama teman-temannya." kata Angga.
"Iya tenang aja" jawab Akbar.
Akbar pun menjelaskan panjang kali lebar kali tinggi tentang sifat Famela yang sebenarnya.
Di rumah
"Eemmm sudah lama aku gak buka sosmed apa lagi facebook, buka dulu gak salah kali ya" gumam ku sendiri
"Ada pemberitahuan apa ini? Apaa? Oh ternyata konfirmasi darii.... hah? Ternyata sudah lama tapi baru di konfirmasi hemm emang bener ini anak sifatnya sama kayak yang di ceritain si Akbar. Chat gak ya orangnya? Hemm udah ah gak usah nanti aja belum tepat waktunya." gumam ku sambil melihat akun sosmed ku
Aku pun menjadi stalker sejak aku mengetahui sosmednya. Sedikit demi sedikit aku tau tentang dirinya. Walaupun aku gak tau 100% dan kebenarannya.
Di kelas
"Haus banget nih, izin ke kantin ah." gumam ku dalam hati
Akhirnya aku mendapat izin walau cuma sebentar. Harus aku manfaatin dengan baik ini. Dan aku pun keluar dari kelas menuju ke kantin dengan terburu-buru
Brukk
"Aawww" teriaknya
"maaf kamu gak apa?" tanyaku sambil mengulurkan tangan.
"Emm e-enggak apa." jawab nya gugup saat melihat aku mengulurkan tangan dan dia medongak ke arahku.
__ADS_1
"Apa? Famela. Kok bisa kebetulan banget ya?" gumam ku dalam hati yang sedang berbunga-bunga.
"Sini aku bantu!" kataku sambil menarik tangannya tanpa basa basi dan tanpa takut dia menolaknya.
"Kamu beneran gak apa? Ada yang sakit gak? Apa perlu aku anter ke UKS?" tanya ku dengan penuh perhatian.
"Emm emm e-eenggak sudah, aku gak apa kok. Makasih" jawabnya gugup. Aku gak tau kenapa dia gugup, mungkin masih kaget tabrakan sama aku.
"*Di*a gugup" kekeh ku dalam hati.
"Oh ya udah kalo gitu sekali lagi maaf ya, aku buru-buru soalnya." kataku sambil cengingisan.
"I-iya gak apa kok." jawabnya gugup.
Lalu kami menuju tempat tujuan kami masing-masing
"Mimpi apa aku semalem bisa tabrakan sama tuh cewek? Udah polos terus manis banget senyumnya. Beda sama cewek lain deh tuh anak. Biasanya kalo tabrakan pasti marah-marah baru senyum kalo lihat muka aku tapi kalo dia belum lihat aku aja dia gak marah." gumam ku dalam hati.
Setelah dari kantin aku langsung kembali ke kelas dengan terburu-buru
"Eh bro kok lama banget sih beli minumnya di Paris ya? " tanya Aldi
"Eh ditanya kok malah senyum senyum sendiri." lanjut Aldi kesal.
"Iihhh ganggu aja." kata ku
"Ehh aku itu tanya. Kamu udah kayak orang gila senyum-senyum sendiri." lanjut Aldi.
"Ok aku cerita. Tadi aku ketemu sama cewek yang aku ceritain itu" kata ku.
"Oalah iya iya pantesan senyum-senyum sendiri." kata Aldi sambil memutar bolamata jengah.
"Udahah aku mau ngelanjutin bayangin Famela lagi." kata ku dengan santai
"Dasar orang kalo masih jatuh cinta pasti kayak orang gila." gumam Aldi
"Eh aku denger loh ya." kata ku dengan kesal.
Gak tau apa yang aku rasain sekarang tapi intinya aku pengen memilikinya
Sejak pandangan pertama itu aku sudah jatuh hati pada cewek itu
Aku harus bisa memperjuangkan rasa ini agar terbalas
"Aku harus memikirkan rencana agar aku bisa dapetin hati itu cewek. Aku rasa memang dia susah untuk didapatkan terlihat dari sifatnya. Cewek yang istimewa harus di perjuangkan oleh cowok yang istimewa." gumam ku dalam hati.
Bagaimana cara Alvaro PDKT untuk merebut hati Famela?
Ada yang pengen ngasih inspirasi?
Jangan bosan dengan kelanjutan cerita ini ya
Semoga bisa menghibur
__ADS_1
Jangan lupa komen dan like ya😊