
waktu berjalan sangat cepat, seminggu sudah Gaesan melewati hari harinya di sekolah barunya dengan baik
namun hubungannya dengan gadis cantik itu masih sama saja, tidak ada Yang berubah .
bukan apa, Nisa gadis Yang sangat sulit untuk di dekati, tidak seperti gadis2 pada umumnya Yang berlomba lomba mencari perhatiannya
Gaesan justru sangat menyukai hal itu, karna dia yakin, mungkin Nisa bersikap seperti itu karna dia masih mengharapkan cowok di masa kecilnya Yang tak lain adalah dirinya, mungkin bisa dikatakan Gaesan terlalu percaya diri
namun iya yakin itu Dan memang benar adanya gadis itu masih mengharapkan cowok dimasa kecilnya walau nisa tidak pernah mengatakannya pada siapapun
Gaesan Dan Kevin berjalan menuju kantin, dilihatnya gadis itu sedang berbincang ria dengan sahabatnya
ya, Kevin sudah bersekolah di SMA Harapan juga karna memang permintaannya pada kedua orang tuanya untuk satu sekolah dengan sepupunya ini hingga rela meninggalkan sekolahnya di Jakarta karna ingin selalu bersama Gaesan
isshhh lebay ðŸ¤
tapi itulah Kevin, memang sedari kecil sudah tumbuh bersama Gaesan, malah dia lebih sering bersama bunda ayu daripada mama Dan papanya Yang sibuk bolak balik ke luar kota untuk pekerjaan
tapi bukan berati tak menyayangi kedua orang tuanya, dia mengerti akan keadaan itu, apalagi bundanya selalu memberi pengertian bahwa semua Yang dilakukan orang tuanya itu Demi dirinya
maka dari itu Kevin tak pernah mempermasalahkan semuanya, karna dia tak merasa kekurangan kasih sayang meskipun sering di tinggal karna masalah pekerjaan
dua cowok itu menghentikan langkahnya tepat di samping Nisa Dan Nara, kedua gadis itu tak menyadari kedatangan mereka karna terlalu asik bercerita
"ekhem"
sontak kedua gadis itu menoleh ke asal suara ,namun kembali bercerita tak menghiraukan gaesan Yang disampingnya
Kevin menggulum senyum ,karna selama ini tak pernah ada Yang menolak pesona seorang Gaesan Alvin Pratama ,tapi sekarang dia melihat pemandangan benar2 langka, karna pesona sepupunya tak sama sekali di hiraukan
"ekhem, boleh gabung ngga" Tanya gaesan tak menyerah
nisa mendongakkan kepalanya menatap cowok itu dengan perasaan entah
dia akui semenjak pulang dari rumah Gaesan seminggu lalu ,perasaannya tak menentu
ada rasa kesal tapi juga entahlah tak bisa di jelaskan
namun sebisa mungkin gadis itu bersikap biasa saja
"ngga"
__ADS_1
"boleh"
jawab gadis bersamaan
Nisa menatap tajam Nara Yang dengan gamblangnya mengijinkan Gaesan duduk, Nara memalingkan wajahnya kelain arah untuk menghindari tatapan nisa Yang seakan mau membunuh
Gaesan senyum2 sendiri mendengar jawaban mereka
"jadi?" tanyanya sambil tersenyum
"Lo kan ngga budek, pasti udah denger jawaban kita tadi" jawabnya sinis
"jawaban kalian kan beda tadi"
"apanya Yang beda, coba aja Lo gabungin, jadinya ngga boleh, iya kan "tanyanya pada Nara sambil mengedip ngedipkan matanya
nara merasa bingung dengan sikap sahabatnya itu hanya mengangkat bahunya membuat Gaesan tertawa kecil melihat tingkah kedua gadis dihadapannya
Nisa sangat kesal terhadap ketelmian sahabatnya itu
kalau saja ada Ayara pasti dia bisa membantu nisa Yang sedang dalam keadaan seperti ini, karna memang dia termasuk orang waras tidak seperti Nara Yang telminya kebangetan
"yaudah deh kalok kalian keberatan, gue mau kekantin aja " finalnya pada gadis di depannya
"yaudah kita ke kantin dulu ya "pamitnya sambil tersenyum manis pada Nisa
"hm" jawabnya cuek
Gaesan Dan Kevin melangkah meninggalkan tempat itu menuju kantin, banyak pasang mata Yang menatap kedua cowok itu kagum
namun mereka berjalan tanpa menghiraukan tatapan 2 itu
di meja paling pojok depan ada ketiga gadis Yang berbinar melihat kedatangan kedua cowk tampan itu,siapa lagi jika bukan siska the geng
mereka kompak berdiri lalu mempersilahkan kedua cowok itu untuk duduk di kursi mereka, karna memang kantin sedang ramai Dan tidak ada kursi kosong
"duduk sini aja " ucapnya dengan nada di buat selembut mungkin ,namun Gaesan tak mempedulikan ocehan Siska ,matanya celingak celinguk mencari kursi kosong
siska Yang merasa tak di respon gaesan pun sedikit kesal ,namun bukan siska namanya kalau menyerah begitu saja ,dia mengikuti langkah gaesan ,terus mengekori di belakang cowok itu
hingga suara cewek mwnghentikan langkah keduanya
__ADS_1
"kalian duduk disini aja " serunya
Gaesan dan kevin menoleh ,mereka terkejut karna yang menawarkan mereka tempat duduk adalah Dina kakaknya Nisa
Gaesan bingung dan terkejut karna iya tak tau kalau Dina bersekolah disini juga, Dan selama seminggu ini dia tak pernah melihat gadis itu
dia bersekolah disini juga
gumamnya dalam hati
siska Yang melihat Dina tersenyum manis pada Gaesan merasa sangat kesal
adik Dan kakak sama aja pikirnya
"udah ngga pp kalian disini aja, temanku udah pergi dari tadi ,dan aku sendirian "
Kevin langsung mendudukkan bokongnya pada kursi dekat Dina, gadis itu tersenyum karna sebentar lagi Gaesan pasti akan duduk juga pikirnya senang
namun diluar pemikirannya ,Gaesan tak berkata apapun ,dia melenggang pergi dari sana ,tak mempedulikan kevin
"woyy tungguin gue anying " teriaknya karna Gaesan semakin menjauh ,selera makannya tiba2 hilang begitu saja karna insiden ini ,padahal mereka memang belum sempat sarapan dirumah karna kesiangan ,namun Gaesan terlalu eneg terhadap kelakuan cewek2 tadi
Dina yang merasa diabaikan mengepalkan tangannya menahan amarah
selama ini dia tak pernah di abaikan seperti ini ,tapi sekarang ada cowok yang menatap saja pun enggan
"lo akan gue buat jadi milik gue seutuhnya" gumamnya sambil tersenyum devil
sejak tau Gaesan bersekolah di SMA Harapan ,sekolah yang sama dengan dirinya ,Dina memutuskan untuk tak membolos lagi ,dia terus berfikir bagaimana cara menaklukkan hati cowok itu
siska Yang melihat adegan itu bersorak ria sambil meleletkan lidahnya pada Dina
Kedua cowok itu meninggalkan kantin tanpa percakapan apapun Dan tepat bel masuk tanda istitirahat berakhir
Gaesan Dan Kevin beriringan masuk kelas, dengan gaya coolnya Yang tentu tak mengubris tatapan serta sorak murid2 cewek Yang membuatnya eneg
tatapannya tertuju pada gadis Yang sedang duduk anteng dengan buku ditangannya, dia melangkah menuju bangku nya Dan kevin pun sama
kevin duduk disebelah Nara setelah Ayara memutuskan pindah sekolah karna urusan kerja orang tuanya Yang berada di kota berbeda
sebenarnya Nisa ingin pindah tempat duduk ,namun niatnya urung karna kevin lebih dulu meminta sebangku dengan Nara
__ADS_1
entah tujuannya apa dia tak tau