Cinta Masa Putih Abu-Abu

Cinta Masa Putih Abu-Abu
Dosa apa cobak


__ADS_3

kriiiingggg …


bel tanda berakhirnya pelajaran sudah berbunyi, dimana murid2 berhamburan keluar kelas dengan riangnya


brrruuukk !


terpental hingga buku2nya berserakan


"elo punya mata ngga sih!" teriaknya tak menoleh sambil merapikan buku2 nya yang jatuh lalu membersihkan bajunya yang kotor akibat jatuh


"punya lah !,ini dua, lo ngga liat?atau lo yang ngga punya mata "jawabnya santai sambil mdngulurkan tangannya ke arah Nisa yang berjongkok merapikan buku2nya, merasa kenal dengan suara menyebalkan itu, Nisa mendongakkan kepalanya dan lagsung mempelototi wajah santai di depannya


"elo lagi !" sambil melotot


yaampun dosa apa gue Tuhan …" sambil menatap tak suka ke arah Gaesan


tiba2 datanglah tiga siswa dari arah belakang langsung menarik kerah seragam Gaesan dan menatap tak suka


"lo apain cewek gue ?" tanya Andre


ya dia Andre yang dari dulu menyukai nisa namun gadis itu selalu menolak nya mentah2 dengan alasan ingin fokus sekolah, namun andre tak pantang menyerah hingga sekarang dia masih mengejar Nisa si cewek Cantik


Nisa membulatkan matanya seketika "apa ? cewek ?" dia tersentak kaget


Andre tak menghiraukan ekspresi terkejut Nisa dia menarik kerah seragam Gaesan mencengkramnya dengan kuat, dua sahabatnya hanya melihat sambil tersenyum meremehkan


Gaesan hanya tersenyum dengan santainya tak meladeni Andre yang menatapnya dengan tatapan membunuh


ehem…! Gaesan mencairkan suasana yang mulai panas itu

__ADS_1


"apa lo bilang ?" tanyanya pada Andre masih dengan santainya


"dia cewek elo? tapi dia bilangnya ke gue dia masih jomblo lohhh …" manggut2 santai


Nisa melotot pada Gaesan , secara kapan coba dia bilang begitu, issshh bener2 cowok sinting, dalam hatinya Nisa menyumpah serapah Gaesan


dilihatnya Andre yang mulai kesal dengannya


tersenyum smirk "gue rasa lo nyalinya boleh juga ya ! "melirik tangan andre yang semakin mencengkram kerah bajunya


"dengan PDnya kesini menunjukkan amarah yang seolah olah lo paling berkuasa dan paling berhak atas cewek cantik ini" mengerlingkan matanya pada Nisa, jangan ditanya seberapa merahnya wajah Andre menahan amarah


"sebelumnya turunin dulu ini tangan bajingan di kerah baju gue"imbuhnya menatap Andre sinis tapi masih dengan senyuman " ini mahal" bisiknya tepat di telinga teman ups mungkin akan jadi rivalnya sebentar lagi ,Andre makin mancarkan amarah dan bersiap memukul wajah Gaesan, namun tangannya mengayun di udara akibat genggaman seseorang yang tak lain adalah Nisa


"mau lo apa bajingan" berteriak seolah tak kenal di mana tempatnya sekarang


"lepasin Nis" pintanya lembut pada Nisa "dia mau merebut lo dari gue, gue ngga terima Nis" lanjutnya


"gue bukan barang Ndre "imbuhnya "dan lo bukan siapa2 gue, gue berhak berteman dengan siapa aja termasuk dia"menunjuk Gaesan


Gaesan tersenyum manis kearah Nisa dan melirik kearah Andre dengan senyum penuh kemenangan ,Andre melepas cengkraman tangannya pada kerah baju Gaesan dengan kesal menghempaskan tubuh cowok itu


Erik dan riko pun menatap kesal pada Gaesan dengan menjentikkan jarinya, Andre berlalu dengan wajah kesal berlalu diikuti kedua sahabatnya yang lebih pantas disebut babu


Gaesan tersenyum manis menatap Nisa yang ditatap malah melotot kearahnya


"apa lo liat liat " berlalu dari hadapan Gaesan


detik kemudian nIsa berbalik ,Gaesan menatap heran pada Nisa "buat yang tadi, lo ngga usah Geer "lanjutnya pada Gaesan

__ADS_1


"mimpi apa gue semalam yaampun " teriaknya berlalu


"mimpi Indah" jawab Gaesan berteriak kearah Nisa sambil tertawa melihat wajah kesal gadis itu


"gue suka " gumamnya tersenyum melihat punggung Nisa yang menjauh darinya


Gaesan menuju arah parkiran dimana motor sport kesayangannyan berada


dengan pesona coolnya dia memakai helm menaiki motor sportnya


melajukan nya dengan kecepatan sedang , menikmati suasana pedesaan yang masih asri


pandangannya terhenti di halte depan


dimana dilihatnya gadis cantik sedang masuk kedalam bus


Gaesan terus melajukan motornya tepat di belakang bus itu


tak lama kemudian bus itu berhenti, dan dilihatnya Nisa sudah keluar dari bus itu


Gaesan terus memperhatikan Nisa yang sudah akan memasuki gerbang


perasaan lega Gaesan karna melihat gadisnya sampai rumah dengan selamat


walaupun tak mengantarnya langsung tapi melihat nya selamat sampai rumah pun dia sudah merasa lega


Gaesan memutar arah motornya


berbalik arah

__ADS_1


dia melajukan motornya ke arah rumahnya


__ADS_2