
Bel tanda berakhirnya pelajaran sudah terdengar ,semua murid berhamburan keluar kelas layaknya anak TK
murid2 terlihat girang jika bel terakhir itu telah berbunyi
namun bagi cowok tampan itu ,walaupun setiap hari dirinya mendapat ucapan ketus sifat judes dari sang gadis ,tak pernah terlintas di pikirannya untuk menyerah ,entah sampai kapan dia tak memberitahukan siapa dirinya sebenarnya pada gadisnya itu
kevin yang tetap setia menunggu gaesan keluar ruangan itu mendadak kesal sendiri ,bagaimana bisa dia betah menunggui gadis satu itu ,walau tak menampik wajah ayunya memikat kevin juga ,namun kevin tak kan mau jadi daging cicang di waktu bersamaan karna diam2 ia juga mengagumi ciptaan tuhan yang nyaris sempurna itu
Hidung mancung ,bibir tipis softpink itu dan mata bulat itu dengan bulu mata yang lentik benar2 perfect di mata kaum adam
namun sangatlah sulit menaklukkan hati seorang Annisa Saputri karna hanya ada satu bayangan wajah tampan di hati dan fikirannya dari dulu sampai sekarang,tanpa dia sadari pangeran kecilnya sudah setiap hari di dekatnya
Kevin kembali ke dalam kelas dengan wajah cemberut netranya terus menatap cowok bucin di pojok sana , semakin bertambah kesallah Kevin ketika tatapan tak bersahabat dari saudaranya itu
"eh perkedel bayem ,lo mau nginep disini apa gimana sih ,betah bnget lo "semprotnya pada gaesan , namun cowok itu tak bergeming sedikitpun malah asik memandang cwek di depannya
Nisa yang enggan untuk pulangpun masih betah berlama lama di sekolah ,karna disinilah ketenangan itu tercipta apalagi jika sahabatnya berada di sampingnya ,namun mereka berpamitan untuk pulang dahulu karna ada acara keluarga
Nisa yang sebenarnya risih hanya berdua dengan gaesan di dlam kelas pun memilih acuh meneruskan kegiatan membacanya ,entah sampai jam berapa dia disini ,karna malas untuk bertemu ibu dan kakak tirinya itu apalagi ayahnya sedang di pabrik
"eh oncom ,lo mau pulang ngga sih ?" tanyanya sekali lagi
Gaesan menoleh kearah saudaranya itu" lo berisik banget tau ngga " jawabnya
__ADS_1
"mending sana lo pulang dulu ,daripada disini jadi petasan lo" usirnya
Kevin memutar matanya jengah ,sadar kalau sekarang sahabatnya itu udah buta ,ya ! buta karna cinta
"ok gue pulang" finalnya mengalah
di ambang pintu kevin berbalik menuju tempat dimana gadis cantik masih sibuk dengan dunianya itu
"gue pulang sama lo ya Nis" ajaknya pada Nisa sambil mengerling
Gaesan yang melihat itu kesal lalu bangkit dari duduknya dan menyeret krah seragam Kevin
"ckk lo bner2 pengen ngga gue kasik makan selama disini hahh? jngan pernah deket2 Nisa apalagi menyentuhnya kalo lo ngga mau gua lempar dari atas bukit sana " ujarnya kesal
sementara di dalam kelas Nisa tersenyum tipis lalu menggelengkan kepalanya melihat kejadian lucu barusan,dimana cowok se cool gaesan bisa bertingkah seperti itu ,namun tak dapat dipungkiri ada rasa senang yang entah rasa apa itu ,sedari pertama gaesan masuk kesekolah nya ,jantungnya mulai berdetak tak beraturan namun dirinya tak terlalu mempermasalahkan karna hanya berpikir mungkin dia sedang gugup saja
disepanjan perjalanan pulang Gaesan tak henti2nya mengomel layaknya emak2 komplek
Kevin yang menjadi tersangka pun hanya diam menjadi pendengar setia saudara gilanya itu
motor sport merah itu memasuki pekarangan rumah , namun seperkian menit Kevin masih saja setia bertengger di boncengannya
"eh bege turun lo,apa lo mau tidur disini" sinisnya
__ADS_1
kevin segera turun dari boncengan gaesan lalu dengan jahilnya dia memegang bahu saudaranya itu layaknya cewek
ditepuknya kasar tangan itu , kevin yang melihat perubahan raut wajah saudaranya itu segera turun dan berlari bersembunyi di belakang bunda Ayu yang sedang menyiram tanaman hias kesayangannya
"loh , ada apa nak ,pulangnya kok ngga ngucap salam ,malah lari2 gitu "tanyanya
"itu bun" tunjuknya kearah Gaesan yang sedang menuju kearahnya
bunda Ayu menggelengkan kepalanya ,dari dulu anak2ny tak pernah berubah ,mesti seperti itu namun tetap saling menyayangi
"ngadu terus lo ,dasar banci " sarkasnya lalu menyalimi dengan takzim.tangan bundanya dan berlalu kedalam rumah
"udah sana kamu masuk ,cuci kaki trus ganti baju " suruhnya pada kevin
kevinpun mengangguk lalu menyusul gaesan ke kamarnya
kakinya berayun melangkah satu persatu menaiki tangga ,sesampainya di depan kamar gaesan pintunya tertutup rapat ,di putarnya knop pintu ,betapa kesalnya kevin karna dikunci
berulangkali ia menggedor pintu kamar nya ,namun tak ada sahutan sama sekali dari dalam ,sepi tak berpenghuni
sedangkan di dalam kamar gaesan yang baru saja selesai membersihkan diri ,tertawa kecil karna berhasil membalas saudara jahilnya itu
rasain lo ,nyari gara2 sama gue tanggung sendiri akibatnya
__ADS_1
gerutunya sambil cekikikan