Cinta Masa Putih Abu-Abu

Cinta Masa Putih Abu-Abu
kucing dan tikus ganteng


__ADS_3

Bel tanda berakhirnya pelajaran sudah terdengar ,semua murid berhamburan keluar kelas layaknya anak TK


murid2 terlihat girang jika bel terakhir itu telah berbunyi


namun bagi cowok tampan itu ,walaupun setiap hari dirinya mendapat ucapan ketus sifat judes dari sang gadis ,tak pernah terlintas di pikirannya untuk menyerah ,entah sampai kapan dia tak memberitahukan siapa dirinya sebenarnya pada gadisnya itu


kevin yang tetap setia menunggu gaesan keluar ruangan itu mendadak kesal sendiri ,bagaimana bisa dia betah menunggui gadis satu itu ,walau tak menampik wajah ayunya memikat kevin juga ,namun kevin tak kan mau jadi daging cicang di waktu bersamaan karna diam2 ia juga mengagumi ciptaan tuhan yang nyaris sempurna itu


Hidung mancung ,bibir tipis softpink itu dan mata bulat itu dengan bulu mata yang lentik benar2 perfect di mata kaum adam


namun sangatlah sulit menaklukkan hati seorang Annisa Saputri karna hanya ada satu bayangan wajah tampan di hati dan fikirannya dari dulu sampai sekarang,tanpa dia sadari pangeran kecilnya sudah setiap hari di dekatnya


Kevin kembali ke dalam kelas dengan wajah cemberut netranya terus menatap cowok bucin di pojok sana , semakin bertambah kesallah Kevin ketika tatapan tak bersahabat dari saudaranya itu


"eh perkedel bayem ,lo mau nginep disini apa gimana sih ,betah bnget lo "semprotnya pada gaesan , namun cowok itu tak bergeming sedikitpun malah asik memandang cwek di depannya


Nisa yang enggan untuk pulangpun masih betah berlama lama di sekolah ,karna disinilah ketenangan itu tercipta apalagi jika sahabatnya berada di sampingnya ,namun mereka berpamitan untuk pulang dahulu karna ada acara keluarga


Nisa yang sebenarnya risih hanya berdua dengan gaesan di dlam kelas pun memilih acuh meneruskan kegiatan membacanya ,entah sampai jam berapa dia disini ,karna malas untuk bertemu ibu dan kakak tirinya itu apalagi ayahnya sedang di pabrik


"eh oncom ,lo mau pulang ngga sih ?" tanyanya sekali lagi


Gaesan menoleh kearah saudaranya itu" lo berisik banget tau ngga " jawabnya

__ADS_1


"mending sana lo pulang dulu ,daripada disini jadi petasan lo" usirnya


Kevin memutar matanya jengah ,sadar kalau sekarang sahabatnya itu udah buta ,ya ! buta karna cinta


"ok gue pulang" finalnya mengalah


di ambang pintu kevin berbalik menuju tempat dimana gadis cantik masih sibuk dengan dunianya itu


"gue pulang sama lo ya Nis" ajaknya pada Nisa sambil mengerling


Gaesan yang melihat itu kesal lalu bangkit dari duduknya dan menyeret krah seragam Kevin


"ckk lo bner2 pengen ngga gue kasik makan selama disini hahh? jngan pernah deket2 Nisa apalagi menyentuhnya kalo lo ngga mau gua lempar dari atas bukit sana " ujarnya kesal


sementara di dalam kelas Nisa tersenyum tipis lalu menggelengkan kepalanya melihat kejadian lucu barusan,dimana cowok se cool gaesan bisa bertingkah seperti itu ,namun tak dapat dipungkiri ada rasa senang yang entah rasa apa itu ,sedari pertama gaesan masuk kesekolah nya ,jantungnya mulai berdetak tak beraturan namun dirinya tak terlalu mempermasalahkan karna hanya berpikir mungkin dia sedang gugup saja


disepanjan perjalanan pulang Gaesan tak henti2nya mengomel layaknya emak2 komplek


Kevin yang menjadi tersangka pun hanya diam menjadi pendengar setia saudara gilanya itu


motor sport merah itu memasuki pekarangan rumah , namun seperkian menit Kevin masih saja setia bertengger di boncengannya


"eh bege turun lo,apa lo mau tidur disini" sinisnya

__ADS_1


kevin segera turun dari boncengan gaesan lalu dengan jahilnya dia memegang bahu saudaranya itu layaknya cewek


ditepuknya kasar tangan itu , kevin yang melihat perubahan raut wajah saudaranya itu segera turun dan berlari bersembunyi di belakang bunda Ayu yang sedang menyiram tanaman hias kesayangannya


"loh , ada apa nak ,pulangnya kok ngga ngucap salam ,malah lari2 gitu "tanyanya


"itu bun" tunjuknya kearah Gaesan yang sedang menuju kearahnya


bunda Ayu menggelengkan kepalanya ,dari dulu anak2ny tak pernah berubah ,mesti seperti itu namun tetap saling menyayangi


"ngadu terus lo ,dasar banci " sarkasnya lalu menyalimi dengan takzim.tangan bundanya dan berlalu kedalam rumah


"udah sana kamu masuk ,cuci kaki trus ganti baju " suruhnya pada kevin


kevinpun mengangguk lalu menyusul gaesan ke kamarnya


kakinya berayun melangkah satu persatu menaiki tangga ,sesampainya di depan kamar gaesan pintunya tertutup rapat ,di putarnya knop pintu ,betapa kesalnya kevin karna dikunci


berulangkali ia menggedor pintu kamar nya ,namun tak ada sahutan sama sekali dari dalam ,sepi tak berpenghuni


sedangkan di dalam kamar gaesan yang baru saja selesai membersihkan diri ,tertawa kecil karna berhasil membalas saudara jahilnya itu


rasain lo ,nyari gara2 sama gue tanggung sendiri akibatnya

__ADS_1


gerutunya sambil cekikikan


__ADS_2