
selesai upacara bendera dilaksanakan ,semua murid di bubarkan kemudian bel berbunyi tanda masuk kelas
kevin dan Gaesan berjalan beriringan menuju kelas ,sepanjang lorong koridor sekolah Gaesan tak henti2nya tersenyum membayangkan kejadian langka tadi pagi ,dimana ia bisa membonceng gadis cantiknya itu
Kevin yang menyadari jika saudaranya sekarang sudah menyerupai orang gila itu hanya bisa menggelengkan kepala ,jengah terhadap kelakuan Gaesan yang semakin hari bertambah aneh saja
bucin akut !
kedua cowok tampan itu berjalan dengan santainya melewati bnyak pasang mata yang menatapnya kagum
"Gee lo udah persis orang gila tau ngga , gue ngeri" celetuk kevin sambil terus berjalan menuju kelas mereka
Gaesan melirik sengit ,yang dilirik malah cengar cengir serasa ngga bersalah apapun,kevinpun memilih diam daripada kena amuk ,bisa2 dia akan jalan kaki pulang sekolah nanti
Didepan kelas gaesan di perlihatkan pemandangan yang sangat ia hindari ,siska dan gengnya berdiri sambil tersenyum manis kearahnya ,namun sama sekali tak di gubrisnya seakan tak ada apa2 di depan nya,siska yang menyadari itu menghentak hentakkan kakinya kesal gara2 sama sekali tak dilirik cowok tampan itu
sementara kevin yang sudah paham akan sifat saudaranya itu hanya tersenyum meremehkan melihat para lalat itu diabaikan
Gaesan berjalan dengan coolnya kearah pojok dimana disana sudah terdapat cewek cantik sedang membaca buku dan tak menghiraukan sekitarnya
Gaesan duduk disebelahnya pun dia tak menggubrisnya
semakin terpesonalah gaesan terhadap seorang gadis cantik disebelahnya tersebut
Gaesan meghela nafas memberanikan diri memulai percakapan dengannya
"serius banget deh ,kayaknya bacaannya asik" serunya
Nisa hanya melirik nya sekilas tanpa berniat membalas ucapan orang disebelahnya itu
tak dapat dipungkiri memang aroma khas cowokdi sebelahnya itu memang menenangkan otaknya
__ADS_1
namun dia tidak mungkin mengatakannya ,bisa2 dia mempermalukan diri sendiri
Gaesan yang dicueki pun tak pantang menyerah untuk membuat gadis di sebelahnya buka mulut
dengan jahilnya dia menyenggol pulpen yang ada di tangannya hingga buku novel kesayangannya terkena coretan tinta
Nisa geram melihat tingkah Gaesan yang dengan sengaja melakukan itu pun bangkit menghadap gaesan lalu bersedekap dada di depan pria tampan itu
"lo bener2 cari masalah ya ,ngga ada kerjaan lain lo selain gangguin gue hah " sungutnya kesal
"gue beneran ngga sengaja nisa"elaknya santai
"ngga sengaja lo bilang ,ini buku novel kesayangan gue ,seenak jidat lo ngelakuin hal kyak tadi lalu dengan santainya lo bilang ngga sengaja" kesalnya
"biar gue ganti nis"jawabnya
nisa menatapnya tajam seolah ingin memakan orang saja ,tanpa berkata dia nyelonong saja pada bagian meja yang sempit , sehingga kakinya tersandung meja yang menyebabkan dia oleng kalau saja tangan kekar tak sigap menangkap tubuh mungilnya itu
dalam.persekian detik manik biru itu bertubrukan dengan mata elang Gaesan,cowok itu tersenyum hingga sesaat nisa terhipnotis akan ketampanan cowok di depnnya itu
"awww sakit bege "kesalnya mncoba berdiri merapikan seragamnya yang kotor
tangan kekar itu menyodorkan nya kearah gadis itu dam segera ditepis kasar
"gue ngga butuh bantuan lo" jawabnya kesal lalu berdiri meninggalkan kelas yang hari ini membuatnya sial
sepanjang jalannya dia tak berhenti menggerutu kesal mengingat muka sok polos Gaesan
"benar2 cowok menyebalkan,ngga punya hati ,cowok apaan cobak yang ngebiarin cewek jatuh kyak tadi ,bener2 menyebalkan" gerutunya menuju kantin
"Tuhan mimpi apa aku semalam sial kyak gini ,kalok tiap hari bareng sama cowok gila itu mulu ,bisa2 jadi ikutan gila "ucapnya mendrama
__ADS_1
Gaesan yang sedari tadi membuntutinya ,menggigit bibir bawahnya agar tidak ketawa , kalau ketahuan dia membuntuti gadis itu apalagi sampai mentertawakannya bisa2 kiamat akan meliputinya
"lo kenapa aih nis "seru teman sekelasnya bingung melihat gadis didepannya mengomel layaknya orang gila
"hee ,, gue ngga ppa ,cuma lagi latian drama aja buat pepisahan nanti" jawabnya menggaruk tengkuknya yang sama sekali tak gatal
cowok rese awas aja lo entar gue bales
gerutunya dalam hati
sementara kevin sedang merencanakan hal liciknya pada gaesan
ia tersenyum licik di belakang cowok itu
diambilnya kertas dalam saku seragamnya lalu ia lemparkan tepat mengenai kepala nisa ,nisa yang sedang mengobrol dengan temannya pun menoleh aambil memegangi kepalanya
tepat dia menoleh kebelakang ,pemandangan pertama yang ia lihat adalah cowok tampan yang hari ini telah menghancurkan moodnya
Nisa berjalan kearah meja gaesan dengan tatapan tajam seolah ingin memakan
yang di tatap malah senyam senyum ngga jelas karna belum mengerti dengan keadaan yang terjadi
nisa menggebrak meja yang gaesan tempati cowok itu hingga terjingkat kanget
"lo beneran nyari masalah sama gue ya "sarkasnya jutek
gaesan yang belum mengerti apa2 masih seperti orang linglung
"mksudnya apa"? tanyanya
"lo kan yang ngelempar gue pakek ini"menunjukkan kepalan kertas itu
__ADS_1
gaesan semakin bingung saja ,lalu ia tak sengaja melihat kevin yang lewat didepannya sambil cekikikan ,gaesan menahan amarah karna masih ada nisa di dekatnya
awas aja lo kampret ,ini semua gara2 kevin