
Flashback on
brrruuukkk …gadis kecil itu terjatuh menyebabkan goresan pada lutut sebelah kirinya
tiba2 sebuah uluran tangan menghampirinya,
dia mendongakkan kepalanya menatap si pemilik tangan itu,cukup lama dia melamun hingga jentikan jari membuyarkan lamunannya, entah apa yang ia pikirkan, seperti nya dia takut untuk menerima bantuan orang asing, sang pemilik tangan pun tersenyum sam il menganggukkan kepalanya lalu gadis menerima uluran tangan itu sambil tersenyum meringis menahan luka di lutut putih yang sudah mengalir darah segar
"Terima kasih kak" sambil tersenyum lalu mencoba melangkah meninggalkan anak
cowok itu
tiba2…
awww …! ringisnya menahan sakit
secepat kilat cowok itu menyanggah tubuh yang terhuyung itu ,tangannya merangkul pundaknya memapahnya dengan telaten,
ia melirik gadis itu sambil tersenyum dan membawanya duduk di batu besar yang berada di pinggiran kebun teh itu
dengan telaten anak cowok itu membersihkan luka gadis kecil ini, di sertai ringisan yang keluar dari bibir gadis itu
"Selesai" katanya sambil tersenyum lebar dan gadis itupun tersenyum
"oh iya kamu kenapa disini sendirian dek? sampek jatuh pula?"tanyanya pada gadis itu
"aku lagi dikejar kejar saudaraku kak, aku ngga sengaja numpahin minuman ke bajunya trus dia marah,aku kabur gara2 dikejar, aku takut ibu tau " jawabnya sendu
"hmmm begitu, yaudah gimana kalok kita main sebentar sambil keliling kebun teh ini dek, kayaknya seru "ajaknya pada gadis itu mengulurkan tangannya
gadis itu mengangguk sambil tersenyum lalu menerima uluran tangannya
keduanya tiba di tengah hamparan kebun teh yang terbentang hijau itu
__ADS_1
"kamu tunggu disini ya sebentar"pintanya
"emmm kakak mau kemana, aku takut kak "rengeknya
namun tanpa menghiraukan rengekan gadisnya dia pergi ke serumpun bunga, entah apa yang di buatnya, cukup lama dia sibuk dengan kegiatannya sendiri
gadis kecil itu mulai gelisah di tempatnya, cukup lama dia menunggu hingga dari arah belakang ada yang menutup matanya
"eh eh ini siapa !" tanyanya panik "ngga lucu ya" imbuhnya sambil menangis ketakutan
"loh loh kok nngis dek "? tanya tepat di depan gadis itu yang masih sesunggukan dengan isaknya
"tenang ya ini kakak " sahutnya sambil tersenyum lebar
"kakak…" berhamburan memeluk nya "aku takut"lanjutnya dengan masih terisak di pundak lelaki itu
"jangan nangis ya pliss …"pintanya tersenyum
"aku ada ini buat kamu"mengeluarkan sesuatu dari sakunya
"Cantik" berbinar menatap selasang gelang itu
"iya cantik kayak kamu " gumamnya
"kakak ngomong apa?" tanyanya
"ngga apa dek"tersenyum "sini aku pakein, mana tangannya "menarik tangan mungil itu
"aku makein punya kakak"ujarnya "sini tangannya, menarik tangan cowok itu
"kita couple kak "senyumnya merekah melihat gelang di tangan mereka masing2
"oiya nama aku Anisa kak" ujarnya sambil mengulurkan tangannya
__ADS_1
"Anisa Saputri" tersenyum "panggil aku Nisa kak "lanjutnya
cowok itu menerima uluran tangannya sambil tersenyum
"emmm namaku…"suaranya terhenti seketika mendengar suara bundanya berteriak mencarinya
"aku disini bun" jawabnya berteriak
"ayo kita pulang dek, aku udah di cari bunda mau pulang ke Jakarta sebentar lagi" ujarnya menggenggam tangan gadis itu
namun langkahnya terhenti ketika gadis itu melepas genggamannya
"kakak pulang dulu sana, aku masih mau disini"ujarnya tersenyum
"tapi kamu sendiri dek"sahutnya seakan enggan meninggalkan gadis kecil itu
gadis itu tersenyum "aku ngga papa kak, bneran "
"gee … geee…" teriaknya di seberang
"iya bun aku kesitu " teriaknya
"bneran kamu masih mau disini dek" tanyanya khawatir
"iya kak ,ruamahku dekat sini kok" jawabnya tersenyum
"baiklah, jaga diri ya dek aku pergi dulu" jawabnya lembut melambaikan tangannya
gadis itu tersenyum manis melambaikan tangannya juga lalu beralih menatap gelang di tangannya
"panggil aku Gee "teriaknya berbalik lalu berlari semakin menjauh
Nisa tersenyum "kamu tampan sekali Gee" ucapnya
__ADS_1
"kita akan bertemu lagi Anisa Saputri " gumam Gaesan tersenyum dan terus berlari kearah bundanya