
pagi hari setelah sholat subuh,zahra keluar kamar dan menghampiri mamanya didapur.
"pagi ma.....,zahra bantu ya?"
"pagi juga sayang,kamu potong potong sayur ini ya nak,mama mau bikin sop" mamanya memeberikan sayuran yang akan dipotong.
zahra pun mulai mengupas dan memotong sayuran tersebut.
setelah semua masakan matang,zahra dan mamanya menyajikan makanannya ke meja makan.
"mama mau panggil papa dulu ya sayang" .
"ia ma" jawab zahra singkat.
"tok.....tok.....tok" siska mengetuk pintu rumah zahra.
"siapa sih pagi pagi gini bertamu" gerutu zahra sambil beranjak ke depan untuk membuka pintunya.
"hehehe sayangku...." ucap siska cengengesan
"haduuuh.....katemi,ngapain lo pagi pagi gini dah kerumah gue?" tanya zahra dengan herannya.
"ya nyamperin lo,katanya kita mau kekafe si farhan" siska masih cengengesan.
"jam segini mana ada kafe yang buka siskaaaaaa." zahra sudah menoyor kepala siska gemas.
"karyawannya aja masih pada ngelap ilernya" ucap zahra gregetan.
"ya ga papa ra,banget semangatnya gue,jadi gue ga mau terlambat" siska mulai ngeles.
"oooooh gue tau sekarang,pasti lo mau numpang sarapan sekalian kan,jadi pagi pagi gini dah dateng?" tanya zahra mulai curiga pada sahabatnya.
"yups......dua jempol buat kamu ra" siska menempelkan kedua jempolnya dikening zahra.
mama zahra yang sudah dimeja makan pun heran,kenapa berisik sekali didepan.karena penasaran mamanya pun melihatnya.
"ooh.....ada siska,kenapa ga diajak masuk sayang" tanya sang mama pada zahra.
"ini juga mau diajak masuk ko ma" jawab zahra sambil menatap tajam siska.
siska yang tak tau malunya,langsung menggandeng lengan mama zahra.
__ADS_1
"sini duduk,ikut makan sekalian ya" tawar mama zahra.
"siap tante,oya pagi om" siska menyapa papa zahra dan bersalaman.
"pagi juga siska" ucap papa zahra.
"enak kali ya ma,pagi pagi minta makan dirumah orang" sindir zahra pada siska.
siska yang sedang melahap makanan dengan nikmatnya pun tersedak mendengar sindiran zahra,
"uhuk....uhuk..." siska langsung mengambil minuman asal.
"ih.....itu kan minuman gue siska" geram zahra sambil menghentak hentakkan kakinya.
"hehe sorry ra,abisnya lo nyindir gue,makanya kalo mau nyindir bilang dong,jadi gue ga kaget" cerocos siska tanpa malu malu.
mama dan papa zahra hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan anak didepannya.karena itu adalah hal yang sudah biasa.
jam 9 pagi,zahra dan siska sudah sampe dikafe.
mereka langsung diterima karena direkomendasikan oleh sang pemilik kafe yaitu farhan.
"akhirnya kita kerja juga ya ra" ucap siska dengan girangnya.
***
waktu pulang pun tiba,farhan sudah berada dikafe setelah urusan kuliah selesai,dia akan mengantar kekasihnya untuk pulang.
"ra lo pulang duluan aja,gue ada urusan bentar" ucap siska.
"lo mau ngapain sis?" tanya zahra
"gue mau nyari keperluan besok ra,lo gimana? dah nyari persiapan buat ospek? tanya sika.
"gue udah dicariin ama farhan sis,"hehe zahra cengengesan.
"kenapa ga dicariin sekalian sih babang farhan?"'tanya siska cemberut.
"hehe maaf ,tadi ga kepikiran kamu" farhan cengengesan.
"ia ia lupain aja gue,gue mah apa atuh" siska cemberut.
__ADS_1
"apa gue ma farhan temenin aja" ucap zahra.
"ga usah deh ra,lo pulang aja,gue yang ama babang farhan" ucap siska tanpa rasa bersalah.
"maksud lo,gue pulang sendiri,dan pacar gue nemenin lo gitu? zahra langsung menoyor siska.
"hehe becanda ra" ujar siska.
mereka akhirnya berpisah, setelah ojek yang dipesan siska datang.
diperjalanan pulang,zahra terus bergelayut manja dilengan farhan.
"yang,,besok gue kerumah lo ya"? farhan memulai pembicaraannya.
zahra menoleh menatap farhan sambil memicingkan matanya.
"mau ngapain yang?"
"mau ngikat kamu yang"
"emangnya gue kambing yang,pake diikat segala" zahra memanyunkan bibirnya.
farhan mengacak kerudung zahra gemas.
"bukan itu maksudnya,tapi mau nglamar lo,gue pengin hubungan kita serius yang" Ucap farhan mulai serius.
"deg deg deg"
zahra kaget dan memegang dadanya.
"ko tiba tiba yang" ucap zahra tak percaya.
"lagian kan kita baru mau mulai kuliah"
"ga papa yang ,walopun dah nikah kan kita bisa kuliah,gue dah pengen bareng lo terus yang" ucap farhan sambil mencium tangan zahra.
"tapi gue takut yang,gimana kalo papa dan mama belum ngijinin" zahra pun mulai serius.
"niat baik pasti hasilnya juga baik,kita usaha bareng bareng ya yang,nanti tolong lo bicarain dulu ma ortu lo yang,hasilnya lo langsung kabarin gue ya"
"ok ,nanti gue coba yang" zahra tersenyum.
__ADS_1
"makasih ya yang,selama ini lo dah mau jadi cewe gue yang super duper setia dan selalu ada buat gue, gue dah pengen cepet cepet jadi pacar halal lo" farhan menatap zahra serius.
"sama sama yang,gue juga makasih lo tetep setia ma gue,lo mau nrima gue apa adanya" ucap zahra terharu.