
seminggu telah berlalu,kini farhan dan zahra mulai packing barang barang yang akan dibawa bulan madu besok.
mereka berencana bulan madu masih di Indonesia saja,karena cuti kuliahnya tinggal seminggu lagi.
"yang,kita ga usah bawa baju ganti ya,besok gampang kita beli aja disana" ucap farhan.
"no no no yang" ucap zahra sambil menggelengkan kepalanya.
"itu namanya pemborosan,liat ni baju dah numpuk tingginya kaya gunung" zahra menunjukkan baju bajunya.
"ya udah deh,tapi ga usah banyak banyak ya" ucap farhan lagi.
"besok pasti ga sempet pake baju disana yang" ucap farhan sambil mengedip ngedipkan matanya.
"lo kenapa gitu?" tanya zahra ga tau maksud suaminya.
"ya kita kan bakal dikamar terus yang,nglakuin yang ia ia" ucap farhan masih menggoda zahra.
sontak zahra menggelengkan kepalanya.
"astaghfirulloh yang,kamu ngeres banget sih" ucap zahra gemas mencubit pipi farhan.
"hahahaha ga papa namanya pengantin baru,lagian ni dah lama banget nunggunya" ucap farhan sambil menunjuk kearah adiknya.
seketika zahra malu dengan wajah meronanya.
"apaan sih yang" ucap zahra mulai salah tingkah.
"kenapa malu sih yang,ama suami sendiri ko" ucap farhan dan langsung mencium bibir zahra.
"tamu kamu udah pergi kan yang?" tanya farhan.
zahra hanya menganggukan kepalanya malu.
farhan langsung membacakan doa dan meniup ubun ubun zahra.
selesai membaca doa, farhan langsung melahap bibir ranum istrinya.
dia sudah tidak sabar setelah seminggu menunggu.
"buka mulutnya yang!!" ucap farhan.
zahrapun menurut dan langsung membuka mulutnya.
farhan kembali melahap bibir istrinya.
"eh tunggu tunggu" ucap zahra dan melepaskan ciuman suaminya.
"kenapa kamu dah lihai banget yang,kita kan baru pertama kali ciuman" ucap zahra mengernyitkan keningnya.
"ini bukan pertama kalinya ya buat kamu?"' tanya zahra menyelidik.
"namanya juga pria yang, ya ngikutin insting aja" ucap farhan jujur dan langsung mencium kembali bibir istrinya yang menggoda.
farhan terus menciumi wajah istrinya dengan lembut, hingga membuat zahra melayang dan tanpa sadar zahra sudah mendesah.
"emmmmm aah.....yang" ucap zahra mulai meracau.
farhan terus menelusuri setiap lekuk tubuh istrinya,leher putihnya sudah dipenuhi dengan kissmark hasil karya farhan.
tanpa disadari mereka sudah telanjang bulat dibalik selimut.
farhan ******* ,menyesap lembut payudara zahra yang begitu indah.
"ouhhh yang,geli" ucap zahra lirih.
"geli tapi enak kan yang?" bisik farhan dan menggigit telinga istrinya gemas.
"emmmmm indah banget tubuhmu yang" ucap farhan mulai meracau.
__ADS_1
"pelan pelan yang,aku takut" ucap zahra
"tenang yang,rileks aja, aku pasti pelan melakukannya" ucap farhan berat menahan nafsunya.
farhan mulai menuntun adiknya menuju goa kenikmatan.
"emmmmm aah shhhhh, sakit yang" ucap zahra sambil meremas spreinya kuat.
"tahan sayang" farhan mulai menerobos masuk dan mencium bibir zahra supaya tidak teriak.
"emmmmmmmm aaaah,sakit" tanpa sadar zahra sudah meneteskan air matanya.
farhan berhenti sejenak untuk mengurangi rasa sakit istrinya.
"maafin aku yang" ucap farhan sambil mengusap lembut pipi istrinya.
zahra hanya mengangguk.
"lanjutin ya" ucap farhan.
setelah berjam jam memuaskan nafsunya,akhirnya zahra dan farhan tumbang.
"makasih yang,kamu telah menjaganya untukku" ucap farhan smbil mengecup kening zahra dan tidur disampingnya.
"ini adalah bukti aku adalah orang yang sangat beruntung mendapatkanmu" ucap farhan sambil menunjuk darah disprei.
"sama sama yang,tapi ini masih sakit banget" rengek zahra manja sambil menunjuk bagian sensitifnya.
"maaf ya,bentar lagi pasti sembuh,makanya kita harus sering sering gitu yang,biar ga sakit lagi" ucap farhan sambil mengecup bibir istrinya.
"ga ah,ga mau sering sering,takut sakit" ucap zahra
"lama lama ga bakalan sakit yang,tapi bakalan enak dan nagih,kamu pasti ketagihan". farhan mulai menggoda.
zahra membayangkan dan menggeleng gelengkan kepalanya.
"yang gede katanya malah enak yang" jawab farhan sambil mengedip ngedipkan matanya.
"aku mau mandi dulu yang".ucap zahra dan beranjak masuk kekamar mandi.
ketika berdiri,zahra merasakan sakit dibawah sana.
"awww sakit yang" rengek zahra manja.
farhan pun beranjak dari tempat tidur dan membopong zahra menuju kamar mandi.
"kita mandi bareng ya,takut terjadi apa apa ama kamu yang" ucap farhan khawatir.
"tapi jangan macem macem ya" ucap zahra menegaskan.
" emmm ga lah yang,paling cuma satu macem doang" farhan terus menggoda.
"ya udah aku ga mau,kamu aja dulu deh mandinya" ucap zahra.
"ga mau,ayo kita bareng,,janji deh cuma mandi doang" ucap farhan sambil menunjukkan dua jari tangannya.
selesai bersih bersih mereka pun tertidur.dengan saling berpelukan.
***
pagi hari , farhan dan zahra tidur kembali karena lelah melakukan pergulatan panas diranjang setelah melaksanakan sholat subuh.farhan seperti tiada puasnya.
kedua orang tua zahra sudah menunggu dimeja makan.
"ini kenapa anak anak belum keluar sih pah,katanya berangkat jam 10" ucap mama zahra.
"mungkin mereka tidur lagi kali mah,coba samperin!!" saran papanya.
mama pun berjalan menuju kamar anaknya dan mengetuk pintunya.
__ADS_1
"tok tok tok"
"nak,bangun dah siang ,bukannya jam 10 kalian berangkat ya? tanya mama zahra dibalik pintu.
zahra menggeliat,dia merasakan berat ditubuhnya karena dipeluk begitu erat oleh sang suami.
"emmmmm. hoammmm,aduh badan gue sakit semua" gumam zahra.
"nak,bangun nanti kamu telat loh" ucap mama zahra lagi.
zahra kaget ketika melihat jam menunjukkan setengah sembilan
"ia mah,ini udah bangun" teriak zahra didalam kamarnya.
setelah mendengar jawaban zahra,mamanya langsung pergi menghampiri suaminya kembali.
"ya ampun,jadi telat bangun nih,gara gara kamu yang,duh.....sakit semua badan gue tau" ucap zahra sambil menusuk nusuk pipi farhan dengan jarinya.
seketika farhan mengerjap ngerjapkan matanya.
"mau lagi yang?" tanya farhan sambil menciumi pipi zahra.
"ga,aku cuma bangunin kamu" ucap zahra.
"tapi ini ikut bangun yang" farhan menunjuk kearah adik kecilnya.
"sayang.......kamu ga cape apa?" zahra sudah gemas dan melempar bantal kearah farhan, kemudian dia beranjak kekamar mandi dengan sedikit meringis karena masih merasa ngilu dibawah sana.
"hahahahaha".farhan tertawa gemas melihat tingkah istrinya.
beberapa menit kemudian zahra keluar,dan farhan pun beranjak untuk mandi.
***
"maaf pah mah,kita telat bangun" ucap farhan ketika menghampiri mertuanya dimeja makan.
"ko masih pada disini,emang belum pada sarapan?" tanya zahra heran.
"belum nak,kita kan nunggu kalian" ucap sang mama pura pura lemes sambil memegangi perutnya.
"hihi hebat akting mama" batin papa zahra terkikik.
"maafin kami ya mah pah?" ucap zahra merasa bersalah.
"ga papa nak,ayo makan" ucap papanya.
zahra pun mengambilkan suaminya makanan.
"sayang,kamu ko keliatan lemes banget,kaya kurang tidur gitu,padahal baru bangun loh?" tanya mamanya kepo.
"ia mah,zahra cape banget,farhan minta mulu,ga ada capenya dia" tanpa sadar zahra sudah keceplosan.
"sayang...." farhan menyenggol kaki zahra pelantikan.
"ups.....astaghfirulloh " ucap zahra menutup mulutnya.
"aduh kenapa gue bisa keceplosan gini sih" batin zahra sambil mengetuk ngetuk keningnya.
"aduh istri gue ceplas ceplos banget" batin farhan dan menundukkan kepalanya malu.
"hihihi" mama dan papanya sudah terkikik geli dengan pengakuan anaknya.
"wah mama dan papa bisa cepet nimang cucu nih" ucap mama zahra menggoda anak dan menantunya.
zahra dan farhan masih menundukkan kepalanya dan pura pura tidak mendengar omongan mamanya.
"udah mah,jangan digoda mulu kasian mereka, tuh mukanya udah kaya kepiting rebus" ucap papanya sambil terkekeh.
"udah ayo dilanjut makannya" ucap mama zahra sambil masih menahan tawanya.
__ADS_1