Cinta Para Gadis

Cinta Para Gadis
Tinggal Berasama


__ADS_3

" oky baiklah gw dan yang cowok cowoknya akan mengatur dekorasinya" ucap Vano " ya.. prosesnya gk lama palingan 1 minggu dah jadi villa yang besarr" seru Elvan " emang bisa secepat itu " ucap para gadis " lu punya uang lu berkuasa " seru para cowok


" kalian fokus aj ke pelajaran.. masalah Villa biar kita yang ngatur " ucap Theo. sementara Villa mereka jadi.. Mereka tidak tinggal bersama selama 1 minggu " hah.. Gk ada ayang jadi gabut " ucap Vano " perasaan kita dulu dingin kok sekarang gk ya" heran Alvan


" ya karna para gadis lah " ucap Theo " oh ya.. Bro lu gk jadi nembak Laura?" tanya Elvan " entar aja gw masih ada urusan " saut Theo " serah lu aje " pasrah Elvan " bro.. Gw keluar dulu ya ada urusan " ucap Theo, Theo pergi ingin menemui Kelvin


" Kelvin!! Keluar lo sekarang!! " teriak Theo di depan rumah Kelvin " owhh... Lu ya yang halu jadi cowoknya Laura " ejek Kelvin " btw lu tau rumah gw dari mana" " masalah itu gak perlu tau sekarang gw mau lu jangan hubungi Laura lagi" ucap Theo " ihh tatut ama mas ini " ejek Kelvin, Theo yang melihatnya alay hanya diam


" btw gw akan pindah kampus demi ayang Laura " saut Kelvin " g nanya " dingin Theo " kurang ajar banget lu " marah Kelvin " alay " ejek Theo * keesokan harinya di kampus * " eh guys katanya ada 2 murid baru lho cowok " ucap Evelyn " yaa trus?" jawab Clara


" haii bidadari nyasar " ucap Daniel " eh kalian kok ber 5? Theo mana?" tanya Laura " ciee nanyain Theo" rayu Alvan " guyss gw nyari Theo ya " Laura langsung pergi mencari Theo, tengah mencari Theo, ada seorang Cowok yang menghampiri Laura " Hai cantik " rayuan cowok itu, Laura tidak menghirukan keadaan cowok tersebut

__ADS_1


" Theo!! " teriak Laura yang melihat Theo " ehh Laura kenapa?" tanya Theo " lu dari mana?" tanya balik Laura " ahh gw ada urusan sedikit.. Yuadah yuk masuk kelas" ucap Theo " ada hal yang si sembunyiin Theo tapi apa ya?" gumam Laura. Hari hari berlalu * 1minggu kemudian*


" oky guyss... Ini Villa baru kita " seru Vano " Anjir kek istana " kagum Evelyn " Nah, di sini ada 12 kamar, masing masing ditempatkan oleh setiap anggota " tambahan dari Alvan " kalo modelan kek gini sih otw gk keluar Villa sih " ucap Clara


" yaudah yuk masuk " seru semuanya, setelah berkeliling Villa mereka pergi ke kamar masing masing " What!?? kamar kita bersebelahan sesuai pasangan ni?" ucap Misyel " iya dong " saut Brayen " lah gw ama siapa anjir" tanya Laura sebab dia gak punya pasangan " tuuu sama Theo" ucap Elvan


" Laura lu dihubungi lagi gk sama Kelvin?" tanya Theo " gak... Emangnya kenapa?" tanya balik Laura " ahh enggak kok cuma nanya " Saut Theo " lu kayak menyembunyikan sesuatu ama gw " curiga Laura " ahh.. Itu cuma perasaan lu aja" saut Theo kembali *2 jam berlalu*


 " para gadis mana?" tanya Vano " di kamarnya Laura" saut Elvan " oh ya btw... Kita akan bilang rahasia itu ke para gadis? " tanya Daniel " jangan dulu... gw gk mau mereka tau tentang kita" saut dingin Theo " tapi kenapa?" tanya Vano " takutnya dengan mereka tau siapa kita yang sebenarnya mereka akan dalam masalah " saut Theo kembali


" Hei, kalau nggak ada yang mau tau, kecilin dong suara kalian!" ucap Daniel " Vano!! " teriak Evelyn " Ayang gw dah manggil tuh gw ke sana dulu ya " Vano langsung pergi menemui Evelyn " Ada apa sayang " saut Vano

__ADS_1


" sekarang kan masih jam 05.00 sore, berenang bareng yuk!.. Ajakin juga tuh para cowok pasti seru " ucap Evelyn " kalau itu mau kamu ya udah aku akan turutin " saut Vano " bro berenang yuk" ajakan Vano


" Aduh nggak ah lagi nggak mood " saut Daniel " tapi ada para gadis lho di sana yakin gakmau? " rayu Vano " eh mau mau!! Yuk guyss" seru Daniel " udah tuh Gw dah ajakin tuh para cowok " ucap Evelyn


Mereka pun berenang sampai jam 06.00 " guys Sudah yuk sekarang kita kumpul aja di ruang tamu, gimana? pasti seru" ucap Clara " boleh juga tuh, bentar kita ganti baju dulu jangan basah kek gini ntar sakit " ucap Vania. Mereka pun ganti baju di kamar masing-masing


" Laura Laura!! " teriak Theo dari luar kamar Laura " "kok nggak ada yang jawab sih, Apakah Laura ganti baju di kamar Clara ya?, Ya udah deh gue masuk aja " gumam Theo, Theo pun masuk ke kamar Laura untuk meminjam handuk dengan posisi Theo yang tidak memakai baju, sebab Habis berenang


Laura yang di kamar mandi pun keluar, hanya memakai handuk kecil yang sangat seksi sehingga atas dadanya agak kelihatan " aaaaa!!! " teriak Laura " lu ngapain di sini?" tanya Theo " yang seharusnya nanya itu gw Lu ngapain ke sini " ucap balik Laura " ah, anu, Gw cuman mau minjem handuk doang, soalnya handuk di kamar gw di bawa oleh Vano semua " saut Theo


Laura pun berjalan ke depan untuk mengambil baju tapi Laura yang habis mandi dan masih basah, sehingga dia jatuh di ranjang bersama Theo * "seriusan ni? udah Laura seksi, gw gk pake baju, jatuh lagi di atas cewek astaga sumpah, Emak, tolong!!! * hati Theo

__ADS_1


" Ih lu mau nganu gue ya " tuduh Laura " Heh, yang jatuh itu lu yang narik itu lu, kok gue yang disalahin?" saut Theo " ih cepet bangun berat tau Badan lu " ucap Laura " g- gw ke kamar duluan ya bay" salting Theo


Theo pun keluar dari kamarnya Laura dengan keadaan tidak memakai baju, Alvan yang melihat itu langsung melirik heran " Idih ngapain lu nggak pakai baju masuk kamar Laura lagi, pasti lu nganu ya?" tuduh Alvan " sekali lagi lu ngomong gw bunuh lu" saut Theo, Vano pun pergi sambil tersenyum


__ADS_2