Cinta Para Gadis

Cinta Para Gadis
Rahasia yang besar


__ADS_3

* di kampus * " eh, di situ kok rame? Ada apa ya? gw kepo yuk ke sana " ucap Evelin dan Laura yang kepo dengan keramaian itu " eh di sini ada apa? kok rame kenapa? " tanya Laura " itu loh, kabarnya dua murid baru itu adalah CEO! " ucap salah satu gadis yang memberi info itu kepada Laura, dan Evelyn


" Oh begitu doang Ya udah deh pergi yuk " ucap Evelyn, jam pelajaran di kampus berakhir dan para gadis ke lapangan untuk melihat para cowok bermain basket, semua wanita menonton para cowok yang sangat ganteng bermain bola basket, di tengah para gadis menonton para cowok, ada cowok yang mendekati mereka


" Hai Clara kembali lagi deh bertemunya " Sapa cowok itu yang ternyata David dan Kelvin " kalian dah dengar nggak, kalau kami itu adalah CEO yang kabarnya di private itu loh " sombong Kelvin " "Hah? Mana ada CEO seperti kalian, nggak punya attitude , nggak punya otak, bahkan sombong atas jabatan yang kalian miliki " saut Laura


" Eh bro tuh lihat Clara dan Laura diganggu lagi sama Kelvin dan David " ujar Vano " hahaha, tau nggak kabar lucunya lagi, mereka ngaku ngaku menjadi CEO terbesar" ketawa Brayen " Ya udah yuk ke sana aja " ucap Theo


" Laura mana air gw dan handuk gw " minta Theo " owhh ini Theo" Laura pun memberikan handuk dan air tersebut kepada Theo "dari tadi di sini Kok dikacangin sih, Eh Laura dengar ya gw lebih kaya daripada Theo seharusnya lu ama gw " ucap Kelvin


" Afah?.. kaya? " ejek Alvan "Eh, ada cowoknya Clara Idih miskin ya, aduh duh kasihan" ejek David " puh sepuh ajarin dong puh sepuh.." saut Elvan " hahaha.... " semua The Six Boy's ketawa * di kantin* " Clara, lu nggak tertarik sama David? kan dia lebih kaya daripada gw " ucap Alvan

__ADS_1


" untuk apa uang kalau nggak punya hati dan sombong " saut Clara "kalau lu Laura? lu nggak tertarik sama Kelvin? dia jauh lebih kaya daripada gw dia kan CEO terbesar" tanya Theo " nggak tertarik! seperti kata Clara " saut Laura " kalian para gadis nggak mandang kekayaan ya ?" tanya aneh dari Elvan " Iya nggak dong, apapun kondisi ekonomi kalian, kami kan tetap bersama kalian" ucap Fiona


* pulang kampus * " Bro gw ngakak sumpah sampe cepirit anjir "masa Kelvin dan David ngaku ngaku sih jadi CEO terbesar sumpah bau t*i deh celana gw " ucap Brayen " anj Pantes bau t*i tadi ternyata lu Bray yang cepirit, Anjir mana baunya kayak ****** lagi " ucap Alvan


" Siapa suruh bikin lucu " ucap Brayen " Ya udah ah gw ke wc dulu " ucap Brayen " hai guyss" sapa Laura " kok diam habis bicara apa?" tanya Clara " ah enggak kok " saut Alvan " tentang terungkapnya bahwa CEO terbesar itu adalah David dan Kelvin behh...berita di ponsel, televisi, koran, dan radio, semua tentang mereka! " ucap Fiona


 * di Villa* "DRING!! DRING" handphone Teo yang berbunyi " eh Theo mana ya.. Oh, di kamar mandi ya udah deh angkat aja tuh teleponnya siapa tahu penting! " gumam Laura


telepon itu langsung dimatikan oleh Laura " Theo lu bohong selama ini?" ucap Laura yang matanya berkaca-kaca " ah enggak Laura itu gw cuman.." saut Theo " cuman apa? selama ini kalian menyembunyikan identitas Sebenarnya? kalian bohongi kami!! " teriak Laura


"enggak, Laura itu semua salah paham, itu cuma nomor iseng " alasan Theo "nomor iseng? buktinya itu namanya udah di save" ucap Laura " gw kecewa ama lu, selama ini kalian ngebohongin kita semua, tau nggak!" sedih Laura

__ADS_1


" Laura dengerin dulu yaa jangan sedih dong" Theo berusaha menenangkan Laura, Theo menarik Laura untuk duduk " gw jelasin tapi jangan sedih dong Lau" ucap manis Theo " yaudah gw gk sedih lagi cepetan jelasin" saut Laura


" gw dan yang lain emang kaya raya, gw end Alvan anak CEO perusaan Angkasa dan Elvan, Daniel, Vano dan Brayen adalah direktur besar di perusaan Angkasa " jelas Theo " owhh gituu jadi selama ini Kelvin dan David bohong dong " ucap Laura " yaa.. Begitulah" saut Theo


" gw minta maaf ya karna gak bilang dan bikin lu sedih " ucap Theo yang manis " maafin gw juga karna marah marah " Laura langsung memeluk Theo " lu mau jadi pacar gw?" tanya Theo " kalau boleh jujur gw suka sih ama lu jadi gw mau!!" saut Laura dengan lucu


" lepasin pelukannya gw mau bilang ke yang lain " ucap Theo " hah? Lu mau publish?" tanya Laura " iya sayang ayoo" senyum Theo, mereka berdua pun turun ke bawah " bro.. Kita publish aja " ucao Theo seketika The six Boy's kaget


" gimana Alvan? " tanya Theo " gw dah siap untuk Publish " ucap Alvan " ihh publish apaan sih " kepo Clara " kalian tau kabar CEO Kelvin dan David?... Itu Hoax " ucap Vano " lah kok lu tau sayang? " tanya Evelyn " yaa karna... CEO yang aslinya adalah Matheo Atlana dan Alvano Leonard dan sisanya adalah direktur di perusaan Angkasa " ucap Vano


" What!! Pacar gw direktur?" kaget Evelyn " iya sayang " saut Vano " dan lu Al lu CEO?" kaget Clara " iya raa.. Maafin gw gak bilang dari awal " ucao Alvan " anjir gw jomblo dari dulu baru dapat langsung direktur " ucap Fiona " hehe.. Begitulah" saut Elvan

__ADS_1


__ADS_2