Cinta Para Gadis

Cinta Para Gadis
hilang


__ADS_3

Dengan panik para the six boy's segera menuju ke jalan itu, sesampainya di sana mereka melihat Vania, Fiona dan Misyel yang panik " tolongin mereka!! Mereka jatuh di sana!! " teriak Fiona sambil menangis


" m-maksudnya Laura, Evelyn dan Clara jatuh di jurang?!! " tanya Alvan yang panik " t-tidak mungkin!! Laura!!! " teriak Theo, mereka menelpon polisi agar dapat menemukan mereka bertiga


" sebaiknya kalian pulang sekarang karna sudah malam, kami akan terus mencari keberadaan mereka sampai ketemu " ucap polisi, dengan sedikit trauma mereka pulang ke rumah para gadis


" jadi kalian tinggal di sini?" tanya Brayen " tentang kasus ini apakah ortu kalian gk tau?" tanya Theo " emang ya kalian dihasut ama Alya" kesal Misyel


" jangan salahkan temen kami lagi!! " kesal Brayen " emang kanap gak seneng?!! " saut Misyel " udah udah gak di jawab malah bertengkar " saut Theo " ortu kami tiada kenapa?" ucap Vania yang sedih


" what!! Kok bisa kenapa?" tanya Daniel " ortu kami tewas karna ditabrak truk " singkat Fiona " maaf kami gak tau.. Kalian tidur sana besok pagi gak usah ke kampus kita cari keberadaan mereka ber 3 " ucap Alvan


Mereka pun tidur dan keesokan harinya lanjut mencari keberadaan temennya yang hilang " pak giamana temen saya udah ketemu? " tanya Vania " maaf kami belum dapat menemukan mereka " saut pesuruh Theo yang ditugaskan untuk mencari ketiga gadis itu

__ADS_1


" kemungkinan mereka bertiga terpental sampe jatuh ke hutan " ucap salah satu pesuruh Theo" p-pak itu mobil kita?.. Sampe hancur gitu?" panik Misyel " iya nona.. Kemungkinan mereka bertiga telah tewas karna kecelakaan ini " ucap polisi itu


" g-gak mereka bertiga orang yang kuat gak mungkin meninggal dunia!! " ucap Theo yang syok " lalu truk yang menabrak mereka udah ketemu?" tanya Alvan


" maaf tuan muda keberadaan truk itu sedang kami cari " saut polisi " truk yang sama di mana ortu kami tewas karna ditabrak!! " ucap Misyel " lo yakin Syel?" tanya Brayen


" iya gw yakin sebelum kecelakaan gw merhatiin truk itu warnanya merah isi stiker bacaan Kitana dan dia sengaja menyalakan lampu yang sangat terang sehingga membuat mata Laura silau dan jatuh ke jurang " saut Misyel


" btw kenapa kalian keluar malam malam?" tanya Vano " kalian nggak ingat?" tanya Vania balik " ingat apa? " tanya Theo yang kebingungan " Theo!! Lo ngechat Laura dan menyuruh kami ke restoran melati! " ucap Fiona


" saat itu gw ama kalian lagi berenang!! " ucap Theo " lah.. Jadi siapa yang mengirim pesan itu?" tanya Vania " pasti ada yang meminjam hp Theo untuk memancing kalian " ucap Alvan


" kami minta maaf karna ego kami kalian sampe mengalami trauma kembali " ucap para cowok yang menyesal atas prilaku mereka " gw belum habis pikir!! Kenapa gw lengah menjaga Clara!! " kesal Alvan yang menyakiti diri sendiri

__ADS_1


" Alvan!! Jangan!! " semua menghentikan prilaku Alvan yang mengamuk " kalo sampe mereka bertiga sampai kenapa napa kami tidak akan memaafkan diri kami sendiri!! " teriak Theo


" gw gak becus jadi cowok!! Evelyn!! " teriak Vano " jangan kayak gini!! Apakah gini caranya menyelesaikan masalah?" kesal Daniel, para gadis hanya terdiam karna mengalami trauma ke dua kalinya


" apakah mereka bertiga baik baik aja?" tanya Misyel " apakah kita akan kumpul bersama lagi?" gumam Vania " bro.. Daripada di sini mending kalian bertiga ajak mereka pergi dari sini " ucap Theo


" ya benar.. mereka bertiga tidak boleh mengalami trauma yang sangat dalam " saut Vano " baiklah kami akan pergi bersama mereka " saut Elvan " syg kita pergi yuk jalan jalan " ucap Elvan


" m-mau kemana? Kita mau di sini sampai mereka ketemu!! " ucap Misyel yang membantah " iya.. Nanti kita ke sini lagi sekarang kita pergi makan ya " dengan rayuan itu mereka pun mau pergi dari tempat itu


Sedangkan Vano, Theo dan Alvan masih di tempat itu untuk membantu polisi dan pesuruh Theo mencari keberadaan gadis itu, " tuan muda apakah kalian gak lelah?" tanya salah satu polisi di sana " enggak pak kami gak bakal berhenti selama belum ada jejak sama sekali " saut Vano


"kalau pelaku itu ketemu gw gak bakal mengampuni dia!! " amarah dari Vano " pak cobak cari di sana siapa tau ada jejak atau barang mereka yang jatuh " ucap Alvan " baik tuan muda " saut pesuruh Theo

__ADS_1


mereka pun mencari jejak dari ketiga gadis itu dengan teliti * Evelyn lo di mana gw kangen lo yang ada di sisi gw * ucap Vano dalam hati " gimana pak apakah ada sesuatu yang ketemu?" tanya Theo "KETEMU!! "


__ADS_2