
" guys makan yuk " ucap Laura " yaudah yuk gw juga udah lapar " saut Vania, mereka semua pun mencari tempat makanan yaitu di restoran, setelah dipesan makanan pun datang " gila enak banget anjir " ucap Laura di saat Laura dan Clara sedang makan tiba-tiba ada cowok yang menghampiri Laura dan Clara " cewek Boleh kenalan nggak sih " ucap dua cowok tersebut yang bernama David dan Kelvin
"Theo, Alvan, lihat tuh Crush kalian diganggu sama cowok itu" ucap Brayen Theo dan Alvan pun pergi menemui Clara dan Laura " Sayang ayo kita pergi " ucap Alvan, kelvin yang menyukai Clara pun marah " Maksud lu apa dia itu cewek gw!!" marah Kelvin " hahaha...jangan lawak lu dek dek " ejek Alvan, dan Theo duduk di samping Laura " Idih lu siapa sok kenal banget sama cewek ini " sindir David
" kenalin gw cowoknya Kenapa? nggak senang?" sindir Theo, sementara itu, kelvin yang sangat menyukai Clara, menyentuh tangan Clara " Stop jangan sentuh tangan cewek gw " ucap Alvan dengan nada dingin " Kenapa?! Clara aja tertekan sama lu Emang lu siapanya! " ucap Kelvin " udah gw bilang dari awal, gw itu cowoknya Jangan deket sama cewek gw!!" Alvan yang mulai kesal terhadap Kelvin
" Stop jangan berantem di sini Alvan ayo kita pergi " ucap Clara " bubar bubar tidak ada nasi di sini " ucap Daniel " Thanks ya udah ngebantuin kita " kata terima kasih, yang diucapkan oleh Laura dan Clara " udah malam lebih baik kita pulang ke villa" ucap Alvan yang masih marah " ra.. Kayaknya Alvan marah tuh sama lu bujuk kek " ucap Evelyn
*di villa* " guys gw ke kamar dulu ya ngantuk" Alvan langsung pergi ke kamar " tumben banget tu bocah jam segini udah tidur biasanya jam 12 malam " gumam Elvan " yaudah kita tidur juga " ucap Clara langsung pergi ke kamarnya " eh Clara tunggu dong " ucap Laura, Laura yang mau pergi ke kamarnya, tiba tiba ditarik oleh Theo " Laura, jelasin ke gw sekarang, siapa kedua cowok itu " dingin Theo " kalau gw jujur gw nggak kenal tuh sama mereka " saut Laura " Ya udah ya gw tidur dulu " Laura langsung meninggalkan Theo
__ADS_1
Jam 10.00 malam mereka semua sudah tidur, Clara pergi keluar dan mengetuk pintu kamar Evelyn yang ditempatkan oleh Alvan dan Theo " eh Clara kenapa? " tanya Theo " anu gw mau melihat Alvan doang " saut Clara " Oh ya udah boleh masuk aja dulu " ucap Theo, Clara pun merasa bersalah ketika melihat Alvan yang sedang tidur.. tiba tiba Alvan menarik tangan Clara " Astaga mata gw ternodai ****** " ucap Theo, Clara yang dipegang erat oleh Alvan, tidak bisa bergerak
" oky gini aja... Lu tidur sama Alvan dan gw tidur sama Laura " ucap Theo sambil tersenyum " Memang boleh ya Theo?" tanya Clara " "oh, tentu Boleh dong, asalkan kamu diam di sini, dan gw sama Laura " saut Theo " Tapi janji ya lu jangan ngapa-ngapain Laura " ucap Clara yang takut Laura kenapa-kenapa " Clara Tenang saja Gue udah pernah kok " ucap Theo
" what lu pernah?" tanya Clara " "iya, bukan pernah gitu, tapi pernah tidur bareng kok cuma satu kamar aja, bukan satu ranjang, jadi tenang aja, Gw bakal jaga Laura " ucap Theo " Ya udah deh janji ya jaga Laura gw di sini ya " pesan Clara kembali, Theo pun pergi ke kamar Clara, yang di sana ada Laura sendirian
Theo yang belum tidur mendengar ucapan Laura pun tertawa sendiri " lu Setan apa kok bisa tertawa " tanya Laura " Laura, ini gw Theo, udah gue bilang Hantu tuh nggak ada jadi stop Penakut ya " ejek Theo " Hah syukur deh gue kira hantu " ucap Laura " eh, bentar, kok lu di sini? Clara mana? kok nggak ada?" tanya Laura " Clara tidur di kamar gue sama Alvan " jawab Theo
" What's serius? Anjir, Ya udah ah, nggak peduli, gue mau tidur lagi" ucap Laura, jam 0600 pagi, sekarang gilirnya Fiona yang masak dan Fiona masak bersama dengan Elvan " Widih aroma makanan itu enak banget anjir " ucap Laura sambil turun dari tangga, dan Theo yang di bawah sedang menunggu " Buset pagi banget Theo bangunnya" ucap Laura
__ADS_1
" nah, ini yang masak, pasti Fiona kan, harum banget Anjir kek wow gitu, Kok tumben?" tanya Laura, karna biasanya Fiona masak, tidak benar " ini gue yang masak Gimana enak kan?" tanya Elvan " Oh, jadi Elvan ya, masak, Beh ini sih, enak banget " puji Laura " Elvan masak aja dulu Jangan bicara lagi" ucap Theo yang cemburu
"Pagi semua" ucap Evelyn " Hi Lau apa kabar baik nggak malam ini?" tanya Clara " Ya, seharusnya nanya itu gw ke Lu ra, lu ngapain tadi malam?" tanya Laura " ada apa lagi sih..anjing lah gw ketinggalan berita mulu sih " ucap Vania, yang tidak tahu apa apa tentang kejadian semalam " Udahlah jangan dibahas lagi " ucap Theo
"Hai guys ke Mall yuk beli bahan makanan soalnya stok makanan di Villa habis " ucap Laura " Ya udah yuk gw mau beli sesuatu di sana Iya kan sayang" bucin Evelyn di sana " Ya udah yuk, kita semua ke mall, sambil jalan jalan, beli makanan, shopping, gimana? tapi cowok cowok yang bayar kita kan kalian kaya" ucap Fiona
" kalian aja ke mall gue nggak mau " ucap Alvan yang dingin " ada masalah apa sih dari tadi kok Clara sama Alvan nggak bicara?" tanya Vania " eh guys baru ingat nih, gw ada kerjaan, gue nggak bisa ikut ya Gw di Villa aja, gpp kok" Saut Clara
"yah..nggak asik banget lu berdua ya udah deh " pasrah Laura. Mereka semua pun pergi ke mall bersama sedangkan Clara dan Alvan Di Villa "Clara lu kok nggak ikut?" tanya Alvan " Gw merasa bersalah.. lu marah sama gw?" tanya Clara " "Ya kali gw marah dengan manis ini, enggak lah.. sebenarnya " saut Alvan " sebenarnya apa?" tanya Clara.
__ADS_1