Cinta Para Gadis

Cinta Para Gadis
dunia milik ber 4


__ADS_3

" Hore ditraktir oleh CEO nih " seru Clara dan Laura, Mereka pun pergi ke mall bersama, "nah.. Kalian mau apa? " tanya Theo


" kita mau ke toko baju dulu " saut Laura " ngapain?" tanya Alvan " ya beli baju lah emang ke toko baju ngapain? Beli sayur?" saut Clara


" iya deh iya " pasrah Alvan, mereka pun ke toko baju untuk dua tuan putri, mereka berdua membeli banyak pakaian dan juga untuk Theo dan Alvan


" tuan putri mau ke mana lagi?" tanya Alvan " ke toko buku!! " seru Laura dan Clara, * di toko baju * " kalian nyari apa?" tanya Theo


" kami nyari komik 🙃 " saut Laura " kalian suka baca komik?" tanya Alvan " iya!! " seru Laura dan Clara " yuadah sana pilih buku sebanyak mungkin " saut Theo


mereka pun mencari buku komik yang mereka suka " kalian beli sebanyak ini lalu naruh di mana?" tanya Alvan " di rak buku lah sekarang kita beli!! " seru Clara


Mereka juga membeli rak buku, " sekarang mau ke?" tanya Theo " gimana kalau nonton?" ucap Laura " bwoleh!! "


Mereka sekarang menuju bioskop " mau nonton apa?" tanya Alvan " gimana kalau film horor?" saut Theo " itu mah biasa kita gak akan takut " saut Laura dan Clara


" afa iyah?" ucap Alvan " gimana kalau film danur kalian pasti belum nonton kan?" ucap Theo " emang itu seram banget ya?" tanya Clara


" ya tergantung sih kalau kalian takut pasti seram " saut Alvan " mana ada kita takut yuk Laura kita buktikan " mereka pun membeli tiket film horor danur


" dah.. Yuk masuk! " seru Alvan dan Theo " bentar dulu " ucap Clara dan Laura yang memegang tangan Theo dan Alvan

__ADS_1


" kenapa tuan putri? Takut ya?" tanya Theo " enak aja kita belum beli minuman soda dan popcorn! " saut Laura dan Clara


" kirain takut " sebelum nonton mereka membeli minuman dan popcorn " dah yuk masuk " mereka masuk ke dalam ruangan


Film pun dimulai di mana ada adegan jump scare Laura dan Clara kaget, Theo dan Alvan yang merasakan menahan tawa


" pft.. Katanya gak takut " ucap Theo " gak.. mana ada takut itu cuma kaget doang " saut Laura " iya deh kalau takut sini pegang tangan gw " saut Alvan dan Theo


Alvan dan Theo mencari kesempatan dalam kesempitan dalam momen itu, setelah selesai menonton film danur mereka keluar dari bioskop


" eh.. Kita ke toilet dulu ya " Laura dan Clara pun pergi ke toilet " jujur sih itu film terseram selain the doll " ucap Laura


" yaudah yuk kasian mereka nungguin " mereka berdua pun keluar " eh! mereka mana?!! " panik Clara yang kehilangan Alvan


" Theo juga kaga ada apa mereka ninggalin kita?! " saut Laura " haaa.. Gimana dong cobak telfun dulu " ucap Clara


" udah.. Tapi gk diangkat " saut Laura, dalam kepanikan itu ada orang yang memegang tangan Laura dan Clara


" siapa?!! " panik Laura dan Clara yang reflek ingin memukul orang itu " hei.. Jangan main pukul dong ini kita "


Suara Alvan dan Theo " kalian dari mana? " tanya Laura " kami jalan jalan sebentar.. Habis kalian lama banget " saut Theo

__ADS_1


" huhu... Kirain kalian ninggalin kita " ucap Clara " maaf syg " saut Alvan " yaudah pulang yuk! " seru Theo karna kecapean


Theo pun menarik tangan Laura "eh.. Kenapa gak mau?" tanya Theo sebab Laura tidak mau mengikutinya


" lapar! " saut Laura " pft.. Bilang kek dari tadi " ucap Theo " emangnya mau makan ke mana?" tanya Theo


" ada gak sih makanan khas bali di sini?" tanya Clara " emang kalian pengen apa?" tanya Alvan " ayam betutu!! " seru Laura dan Clara


" yaudah kita cari dulu ya " ucap Theo, mereka pun mencari tempat makan khas bali, sesampainya di sana Laura dan Clara senang banget


" aaa makasi ya " ucap Laura dan Clara, mereka pun makan bersama selesai makan mereka membayar total makanan itu


" aduh.. Tuan ganteng jangan pulang " ucap kasir yang naksir dengan Theo dan Alvan " eh mbak kerja yang bener " kesal Clara


" yaudah mbak kita pergi dulu ya " mereka pun menuju mobil " jam berapa?" tanya Laura " udah jam 10 malam " saut Alvan


" wah.. Lama ya kita jalan jalan " ucap Clara " Theo maaf ya karna gw lo capek " ucap Laura " gpp " dingin Theo


Mereka pun pulang * sesampainya di Villa * " wah.. Udah gelap aja ya " kagum Clara dan Laura " sna tidur kita udah capek banget " saut Alvan dan Theo


Mereka pun menuju kamar masing masing dan segera tidur " hari terbaik!! " seru Laura di dalam kamar

__ADS_1


__ADS_2