
Keesokan harinya Alya tidak pantang menyerah untuk menjari Vano, "Alya mendapatkan berita, bahwa Vano CEO masuk kampus internasional, dengan begitu, Alya pun berusaha untuk masuk ke kampus itu.
Di kampus anak anak ribut, karna kedatangan murid baru, yaitu Alya " Eh, ada murid baru loh di kampus ini, cantik bange!! " seru para anak-anak di kampus internasional " Ada apa sih pagi-pagi dari begini " bingung parah gadis
" hai Syg " sapa Vano " eh itu kenapa ribut-ribut?" tanya Fiona " Oh itu ada murid baru Katanya sih Alya " saut Elvan " What!! Alya yang dekat sama Vano?" tanya Evelyn lagi
" Hai guys!.. " siapa Alya dari kejauhan " Lu ngapain ke sini?" tanya jutek Vano " Ya jelas sama nemanimu Vano sayang " saut Alya " Hai Theo Alvan!!.. " sapa Tasya dan Vera " Haduh datang lagi nih dua cabe yang menambah suasana buruk " gumam Misyel ke Brayen
" kayaknya akan drama panjang " bisik Daniel " Eh kalian siapa?" tanya Alya kepada Tasya dan Vera " eh Mur baru kenalin gw Tasya dan ini Vera " saut mereka berdua " kayaknya kalian friendly ya, sama Theo dan Alvan suka ya?" tanya Alya
" eh tau aja tapi mereka malah milih batu akik dibandingkan berlian kayak kami" Sindir Vera dan Tasya " Siapa yang lo bilang batu akik?!! batu murahan!! " kesal Laura " udahlah biarin aja dia mah gila " saut Clara
__ADS_1
the six Boys, dan the six girl's pun pergi ke kelas mereka masing masing " "Hai, aku Alya, kalian suka kan sama Theo dan Alvan? gimana kalau kita kerjasama? " ucap Alya dengan banyak rencana
" Emangnya lo siapa? sampai sampai ngajakin kita kerjasama, lu suka sama siapa?" tanya Tasya " "seperti yang kalian ketahui, gw suka sama Vano, tapi dia malah milih Evelyn " saut Alya
" boleh tuh kalau kita kerjasama, pasti rencana kita sempurna!" seru Vera " Oke rencana kita pertama apa?" tanya Tasya " sekarang, kalian beri tahu gw, di mana alamat rumah Vano dan Gadis itu " tanya Alya
Tasya dan Vera memberi alamat Villa the six boy's dan the six girl's " bagus.. Tahap pertama sudah selesai sekarang tahap kedua" ucap Alya " tahap kedua apa?" tanya Vera balik " tahap kedua... Kita akan pura² di kejar preman di jalan dan gak sengaja memasuki Villa mereka dan kita ketakutan sehingga diperbolehkan tinggal di sana " saut Alya
mereka menyewa seorang preman dan disuruh untuk pura pura mengejar mereka " okey... Jadi kalian pura pura mengejar kami dan sampe di Villa besar itu kalian cepat cepat kabur " ucap Vera " siap boss "
mereka pun berpura pura di kejar preman sehingga meminta tolong ke Villa Theo " TOLONG!!! TOLONG!! " teriak Alya " siapa itu?" tanya Brayen dalam ruangan " bukain sana mereka minta tolong takutnya terjadi apa apa " saran Clara
__ADS_1
Brayen pun membuka pintu dan melihat Alya meminta tolong bersama Tasya dan Vera " Vano!! Tolongin gw " panik Alya " apa kenapa!! " ucap Vano dengan nada panik " ada yang mengejar kami " saut Tasya " mereka gak bohong bro tadi gw lihat ada sekelompok preman yang kabur setelah mereka masuk ke sini " ucap Brayen
" gw takutt bisa gak tinggal di sini? " tanya Vera " ayolah syng " rayu Alya " b-boleh deh " saut Vano " Theo gimana?" tanya Vano " gw sih iya iya aje" saut Theo " kenapa kalian biarain mereka masuk??!! " kesal Clara yang mendengar itu
" kalian gak kasian sama kami?" tanya Alya yang polos " enggak!! Kenapa? Mau caper? " saut Evelyn dan Laura " kalian apa apaan kek gitu Alya temen masa kecil kita!! " ucap para cowok yang kesal dengan Evelyn dan Laura
" kalian membentak kami??!! Kami gak pernah dibentak walau ama orang tua kami!! " kesal Laura " b-ukan begitu kami tadi cuma emosi" ucap Theo dan Alvan yang ingin menengkan Laura dan Clara
" bohong!! Semenjak Alya datang kalian berubah!! " ucap Evelyn " kalau begitu kalian pergi aja " sindir Vera " okey fine kita pergi " Laura, Clara dan Evelyn ke kamar mereka dan mengemas barang barang mereka
" kalian jangan gini dong kita harus di sini bersama kan kita sudah berjanji " rayu Viona dan Misyel " ego kalian tinggi tau!! " ucap Tasya, para cowok diam karna mereka lebih memilih Alya, Vera dan Tasya
__ADS_1
Sebab mereka berteman baik dari kecil dan saling mempercayai satu sama lain " kalian keterlaluan!! " kesal Fiona " yaudah!! Pergi sana!! " Alya mengusir Laura, Clara, dan Evelyn