
" yahh... Terungkap deh " ucap Theo, di luar Villa sangat ribut " guys Di luar banyak orang tuh " ucap Laura " biar gw yang keluar " ucap Theo dan Alvan, di luar ternyata yang ribut adalah fans CEO Angkasa Group yang menantikan wajah CEO yang sebenarnya
semua pun keluar dari Villa untuk menyuruh para fans untuk berhenti, Vera yang kesal karena melihat Laura bersama Theo pun marah Vera langsung mengambil batu dan melemparkan ke wajah Laura tapi yang kena batu tersebut adalah Evelyn " ahh!! " teriak kesakitan Evelyn
" Vano!! Lihat kepala Evelyn berdarah cepetan ke sini " teriak Fiona " Vono langsung menoleh dan membawa Evelyn ke dalam " dengar, Jangan ribut di sini kalau kalian terus kek gini saya akan melapor polisi " ucap Brayen
semua pun tunduk diam, karena kejadian kepala Evelyn yang berdarah " tolong sekarang semua pergi ya " ucap sopan Alvan, setelah urusan fans selesai, semua pun masuk ke dalam dan melihat kondisi Evelyn
" Evelyn lu nggak apa-apa kan gue khawatir banget " ucap Vania " Nggak papa kok cuman darah dikit aja " saut Evelyn " gw panggil dokter " ucap Vano " jangan.. Ini luka biasa ntar aja sembuh kok santay aja " saut Evelyn " gw gk bisa santai soalnya pacar gw dilempar salah satu fans dengan batu " kesal Vano
Vano pun menghubungi dokter " ini yang kita takutin kalo identitas kita diketahui " ucap Daniel " pokoknya kejadian ini gk bakal terjadi lg " saut Brayen *DRING!! DRING!!* suara handphone Alvan " Bentar dulu ya guys gw angkat telepon dulu " ucap Alvan
__ADS_1
" Oh David kenapa? miskin ya " ucap Alvan " lo memecat bokap gue beraninya ya lo! " labrak David " ya kan salah dia Siapa suruh korupsi " saut Alvan santay " hah? Lu pikir lu bisa jadi pacar selamanya Clara? gw akan ngerebut Clara dari lu, camkan kan itu! " ancam David
" Oh jadi lu mau melakukan apa? Sehingga mendapatkan Clara" tanya Alvan " Gimana kalau balapan Theo bareng ama lu dan gw ama Kelvin " tantangan yang diberikan oleh David kepada Alvan dan Theo
" Hah? Lo pikir gue dan Theo takut? tentu saja nggak, ya udah di mana balapan? " tanya Alvan "kita akan balapan nanti di Jalan Mawar, pukul 10.00 malam " ucap David " Ya udah kalau kita menang apa yang kita dapatkan?" tanya Alvan
" kalau kalian menang gw dan Kelvin akan keluar dari kampus internasional sementara kalau gw dan Kelvin menang, Lu harus serahkan Clara dan Laura kepada kami and lu harus keluar dari kampus " ucap David " Oke gw setuju " saut Alvan
" hah? Kok lu minta maaf ama gw?" bingung Laura " karna..yang balapan bukan gw aja tapi juga Theo " saut Alvan " wow... Gw ikut nih " kagum Theo " kalo kalian keluar dari Villa ini gw dan Clara gk bakal ngomong ama kalian" kesal Laura
" jangan gitu dong kalau kami gak ikut kalian berdua akan bersama Kelvin san Davin " ucap Alvan " owhh... jadi kami sebagai bahan taruhan gitu?" ucap Clara " maaf syg bukan gitu gw ingin ikut karna ingin miliki kamu selamanya" saut Alvan
__ADS_1
malam hari pun tiba tepatnya jam 10.00 malam " Theo dah siap kan" tanya Alvan " pake nanya " saut Theo " kalian beneran mau kesana?" ucap Laura dan Clara " Tenang kita akan pulang membawa kemenangan " ucap Theo
Mereka berdua pun berangkat menuju tempat balapan motor " wahh...pahlawan Laura datang nich " ucap Kelvin " banyak bacot cepet mulai " saut Theo, balap pun dimulai
Kelvin dan David yang curang untuk mengalahkan Theo dan Alvan " ayo siapkan motor balap kalian " ucap gadis yang manis " Vid lu inget kan mesti laukin apa " bisik Kelvin " tentu dong gw gk bakal biarin Clara lepas dari gw " saut David
" oky balapan dimulai dari hitungan Satu!! Dua!! Tiga!! " mereka pun sangat cepat agar dapat menang, sementara itu di Villa Laura dan Clara khawatir dengan Theo dan Alvan " kalian belum tidur?" tanya Vano
" kita gk bisa tidur " saut Laura " kalian mikirin Theo dan Alvan ya... Tenang aja mereka berdua selalu menang kalo soal balapan kok " ucap Vano yang menenangkan Laura dan Clara " tapi sekarang feeling gw gk enak " saut Clara
" palingan itu hanya perasaan kalian saja.... Tenang lah" saut Vano, di jln mawar terjadi balapan besar Kelvin dan David mau melakukan aksi mereka untuk menjatuhkan Theo dan Alvan, mereka berdua ingin memepet motor Theo dan Alvan "BRUKK!!!"
__ADS_1