
" tanggung jawab untuk apa?" tanya Evelyn "Vano menghamili gw!! " teriak Alya " what?!! " semua kaget dengan perkataan Alya
"maksud lo apaan?!! Kapan gw menghamili lo!! " amarah yang keluar dari Vano "sabar syg " ucap mama Cika
"tante Cika.. Vano harus tanggung jawab! " kesal Alya "gw nanya kapan dia melakukan itu?" tanya Evelyn yang mengeluarkan air mata
" k-kemarin malam dia masuk ke kamar gw dan membuka baju gw alhasil kita semalam begitu! " saut Alya " gw gk nyangka ama lo Vano! " kecewa dari Evelyn
" syg lo lupa kita kemarin tidur bersama?" tanya Vano " gak!! Dia bohong... Setelah Evelyn tidur Vano bangun dan ke kamar gw! ini hasil test pack nya! " saut Alya
" Alya!! " tante Cika menampar Alya karna menuduh putranya berbuat hal yang tak senonoh " kenapa tante menampar saya?! " kesal Alya
" tante yang membesarkan Vano jelas tante tau bahwa Vano bukan anak seperti itu! " marah tante Cika " tapi tante aku udah hamil anak dia! " saut Alya
" kalau seperti itu tante berharap bahwa posisi seorang ibu anaknya Vano di raih oleh Evelyn bukan kamu! " ucap tante Cika yang sangat marah
" gak ma.. Biar mereka bersama aku mundur aja " sedih Evelyn " syg jangan ya.. Kita harus tetap bersama " saut Vano yang menenangkan Evelyn
" tidak!! Kalian harus pisah karna sebentar lagi pewaris tahta Hendranata jatuh kepada anak aku!! " kesal Alya
" mana buktinya? Kalau anak saya menghamili kamu?" ucap tante Cika, " tante.. Saya baru ingat di setiap ruangan ada cctv kita cek aja " ujar Theo
__ADS_1
" baiklah kita akan cek bersama, kalau benar Vano menghamili Alya.. Tante akan nikahkan mereka berdua tapi kalau tidak.. Alya pergi dari kehidupan kami! " ucap tante Cika
" Evelyn syg jangan sedih ya.. Belum pasti Vano melakukan hal itu " ucap tante Vina " makasi ma dukungannya " saut Evelyn
" tenang.. Kita bersama lo selamanya " seru para gadis, Alya pun terdesak " kenapa diam? Cepet jalan!! " kesal Evelyn
Mereka pun menuju ruang cctv, di cctv itu terlihat bahwa Evelyn tidur bersama dengan Vano tadi malam " tuh kan bener! " ucap Vano
" eh.. Bentar ini bukannya Alex ya?" tanya Theo " eh..bener itu Alex! Dan Alya masuk ke kamar itu? " heran Elvan
" cobak putar lagi " suruh tante Cika, mereka pun memutar rekaman itu dan terlihat Alya dan Alex melakukan hal itu
" ihh.. Lepasin " para gadis melepas tangan para cowok yang menutupi mata para gadis, para gadis pun melihat hal itu
" owh ternyata gitu.. gak jadi lihat deh😐 " para gadis kembali menarik tangan cowoknya dan menutup mata mereka " heeh.. Dasar cewek😅 " ketawa para cowok
Setelah vidio itu selesai mereka pun kembali ke ruang tamu " jadi siapa yang salah hah " ungkit tante Cika " siapa cowok itu?" tanya Fiona
" itu temen kami yang mabuk bersama kita " saut Elvan " jadi Alya bukan hamil anaknya Vano melainkan anaknya Alex?" polos Clara
" yap.. Bener sekali sekarang Alya pergi dari sini! " marah tante Cika " tapi tan aku lagi hamil gak kasian?" polos Alya
__ADS_1
" pergi aja bersama Alex atau bersama orang tua kamu intinya tante gak mau lagi lihat kamu!! " amarah tante Cika " tante maafkan saya😭" tangis Alya
" alay banget anjir " gumam Laura, tante Cika pun menarik tangan Alya dan mengeluarkan dia dari istana mewah itu
setelah itu the six boy's dan the six girl's kumpul di ruang tamu kecuali Vano dan Evelyn sebab mereka sedang berduaan
"huh... Akhirnya drama ini berakhir " ucap Vania, " bro.. Ternyata Alex pro juga yaa " ucap Brayen " pro apa?" tanya Misyel
" iya... Rasanya pasti enak banget " saut Daniel " sampe sampe Alya kesakitan gitu apalagi sampe hamil " saut Theo
" kalian ngomongin apa kayaknya enak banget " tanya Clara yang polos " hm... Pasti tentang makanan kan sampe ngiler gitu " saut Laura
" iya syg tentang makanan yang keluar putih putih gitu " saut Theo " emang ada?" tanya Clara " ada kok di kamar ada banyak " saut Alvan
" wah... tapi gw lihat kaga ada tuh " tanya Misyel " kita bikin dulu baru ada" saut Brayen, para gadis melihat satu sama lain dengan kebingungan
" hahahaha....🤣 " ketawa lepas para cowok " kenapa sih aneh banget " saut para gadis " udahlah bro jangan kotorin pikiran mereka " ucap Elvan
" udah jam segini tidur sana " ucap Alvan, para gadis menuruti perkataan cowoknya "🤨 tumben banget " heran para cowok
* beberapa jam kemudian * " udah bro kita tidur aja " ucap Daniel " hmm.. Para gadis mana ya?" tanya Alvan " mungkin tidur di kamar kita " saut Theo
__ADS_1