
"jujur, kangen kita kayak dulu, di mana masa masa kita tidak pernah ada beban sama sekali, kita bersama orang tua kita " sedih Laura " bahkan sampai sekarang Alvan belum nelpon gw, Apakah mereka begitu cepatnya ngelupain kita?" tanya Clara
" mungkin.. semenjak adanya Alya mereka berubah sama sekali!! " kesal Evelyn, sementara itu Alya dan temennya merencanakan tahap kedua " apa lagi rencananya?" tanya Vera "hmm... gimana kalau kita mencelakai para gadis itu?" ucap Alya
" emang boleh sejahat itu?" tanya Tasya " ya lo mau cowoknya apa nggak? Kalau nggak mau, ya udah jangan ikut, Kalau mau ya udah ikut " saut Vera " iya deh demi Alvan " ucap Tasya
" Gimana cara mencelakai mereka? " tanya Vera " gue akan menyuruh pegawai bokap gue yang mempunyai truk berwarna merah untuk menabrak mereka " ucap Alya " kalau mereka mati gimana?" tanya Tasya lagi
" ya, kalau mereka mati, Baguslah, kita akan membuat kasus ini tabrak lari " saut Alya mereka bertiga pun mencari pegawai bokap Alya yang mempunyai truk warna merah untuk mencelakai para gadis
" Pak Tino boleh nggak bereaksi lagi?" ucap Alya yang menemui Tino seorang pegawai bokap Alya " maksudnya menabrak orang lagi Non?" tanya pak Toni " yap.. Bener sekali " saut Alya
" Waduh gimana ya?" bingung pak Toni " Ayolah Pak, Lagian ini bukan pertama kalinya Bapak mencelakai orang, dulu aja Bapak menewaskan banyak orang ntar aku nyuruh papa naikin gaji deh " rayu Alya
__ADS_1
" Wah, boleh Nona, kita mau nabrak orang di mana, dan siapa? " tanya pak Toni lagi " Nih fotonya mereka berenam harus tewas!! Nanti malam " kejam Alya " baik nona! " saut pak Toni
" wah gak sabar dehh ada berita bahwa 6 cewek meninggal dunia " ucap Vera " bener banget!! " seru Tasya " selanjutnya, kita gimana? agar para Gadis itu keluar rumah? " tanya Tasya " itu mah gampang, pinjam aja HP Theo untuk ngechat para gadis dan menyuruh mereka ketemu di restoran " saut Alya
Mereka bertiga pun pergi ke Villa " cowoknya mana ya?" tanya Vera " eh... Mereka sedang berenang cepetan!! Ini kesempatan kita untuk mengambil hp Theo " ucap Alya, mereka bertiga pun mengambil hp Theo untuk chat Laura
" Laura... kalian ke restoran melati ya kami mau minta maaf kami menyesal " ketikan Theo melalui WhatsApp * di rumah para gadis * " guys... Theo chat gw katanya mereka mau minta maaf " ucap Laura
Malam pun tiba tepatnya jam 8 malam, para gadis pergi ke restoran membawa 2 mobil " kalian pakai mobil itu aja kan cowok kalian yang ada cewek baru jadi siapa tau hanya kalian yang mempunyai urusan ini " ucap Misyel
" okey... Gw, Laura, dan Clara bawa mobil hitam dan kalian bawa mobil putih " ucap Evelyn, mereka pun berangkat dengan perasaan yang senang, sementara itu di Villa Theo " bro kok perasaan gw gak enak ya.. " ucap Vano
" kayak mau terjadi hal yang buruk ama para gadis " saut Theo " kita aja gak tau mereka ke mana di Villa lama mereka aja gak ada " ucap Alvan yang khawatir " kalian sih egonya tinggi kan jadi kek gini! " kesal Elvan
__ADS_1
" hai guys.... " ucap Alya dan temannya dari atas " kalian lagi bicarain apa?" tanya Tasya " kita lagi khawatir ama para gadis " saut Alvan " silahkan pikirkan mereka untuk terakhir kalinya sebab mereka akan pergi selamanya " gumam Alya
sementara itu di pertengahan jalan para gadis " guys... Lihat deh truk merah itu kok mencurigakan ya " ucap Misyel yang menyadari truk itu, seketika truk itu menyalakan lampu yang sangat terang sehingga Laura yang mengemudi merasa silau
Misyel yang mengemudi mobil putih kaget dan menghentikan mobil putih yang dikendarai, Laura yang kehilangan kendali jatuh ke jurang bersama Evelyn dan Clara " TIDAK!!! " teriak Vania yang melihat temannya jatuh dari jurang
" SIAPA PUN TOLONG!!! " teriak Fiona meminta tolong, namun keadaan jalan itu sepi sehingga tidak ada yang mendengar teriakan Fiona, dengan keadaan panik Misyel langsung menghubungi Alvan
" kenapa Misyel menghubungi gw? Tumben banget " ucap Alvan yang kebingungan " yaudah lah bro... angkat aja siapa tau penting " saut Brayen " iya Syel kenapa?" tanya Alvan " Tolong!!! kita kecelakaan!! " teriak Misyel yang panik
" Apa?!! Kalian di mana sekarang?" panik Alvan " kami berada di jalan menuju restoran melati Alvan yang mendengar panik dan memberi tau kepada temannya " kenapa bro kok panik gini?" tanya Theo yang ikut panik " ayo!! Cepetan ke jalan menuju restoran melati " panik Alvan
" haha... Mereka pasti udah tau bahwa para gadis itu sudah tewass " ucap Alya dan temannya yang mendengar dari atas " kenapa bro!! " panil Vano " p-para gadis kecelakaan!!! " teriak Alvan
__ADS_1