Cinta Para Gadis

Cinta Para Gadis
hamil?


__ADS_3

* keesokan harinya * " apakah gw kemarin!! tidak tidak!!! " teriak histeris Alya, sementara itu di kamar Alvan " Kepala gw sakit bet njir " ucap Alvan yang baru bangun tidur


" loh Clara kok bisa tidur ama gw?!! Dahlah bodo lanjut tidur aja kan kesempatan " gumam Alvan, Theo juga terbangun dari tidurnya dan melihat Laura tidur bersamanya


"baru bangun udah mendapatkan pemandangan kayak gini " ucap Theo " tapi manis juga sih " gumam Theo, Laura pun terbangun sebab Theo terus memandanginya


" ihh.. jangan pandang kek gitu " ucap Laura yang salting, Laura pun langsung keluar kamar " widih ada yang tidur berdua nih " ucap tante Vina dan tante Mayang


" eh.. Enggak ma kita gak ngapa-ngapain kok " ucap Laura dan Clara " yaudah santai aja syg " saut tante Vina


" ini kita hanya mau bangunin kalian sarapan udah siap tolong panggil yang lain juga ya " ucap mama Mayang " siap ma 🫡 " saut Clara dan Laura


" WOI BANGUN WOI!! " teriak Laura dan Clara " semua terbangun sebab kebisingan dari Laura dan Clara " iya iya!! " saut semuanya


Mereka pun menuju tempat makan, Alya datang dengan keadaan yang tak enak badan " eh ada Alya kapan di sini?" tanya tante Rosa


" pas malam aku nginap tan" saut Alya " kamu kenapa nak? Kok kayak gak enak badan?" tanya tante Mina " enggak tante " saut Alya


Mereka pun makan bersama " eh Ra.. lihat deh Alya mual mual kayak orang hamil " bisik Laura " kebiasaan tu mulut bocor banget " saut Clara

__ADS_1


" Alya lo gpp?" tanya Vania baik baik " apaan sih lo sok baik! " jutek Alya " astaga anak ini gk berubah dari dulu " gumam tante Cika


setelah selesai makan, para gadis dan cowoknya ke ruang tamu untuk nonton bersama " anak anakku diam di sini ya.. Mama mau ke mall jalan jalan " ucap mama Vina


" iya maa... " seru semuanya, setelah itu Tasya dan Vera datang " ehh.. Ada dua cebe pasti mau jemput ratu cabe ya?? " ucap Laura dan Misyel


" apaansih " jutek Tasya dan Vera, Alya turun ke bawah dan langsung pergi bersama temennya " main pergi aja dasar cabe!! " ucap Laura


" mau ngapain ke apotek?" tanya Vera, Alya membeli Test Pack " ngapain beli gitu?" heran Tasya, tanpa banyak omong Alya langsung pergi ke kamar mandi


setelah beberapa menit Alya pun keluar " g-garis dua?!! " kaget Vera dan Tasya " g-gw hamil tidak!! " teriak Alya " siapa yang ngelakuin?" tanya Tasya


" lalu gimana dong?" tanya Tasya " gw bakal bikin seolah olah yang ngehamilin gw adalah Vano! " ucap Alya


" emang mereka bakal percaya hah?! " tanya Vera " tentu.. Dan tante Cika bakalan nikahin kita deh.. " saut Alya


sementara itu di istana milik mamanya the six boy's " eh kalian nyadar gak sih Alya mual mual kayak lagi hamil?" tanya Laura


" gw nyadar sih emang siapa mau nge*to* ama dia?" tanya balik Theo " astga otaknya mesum banget " ucap Laura dengan memukul kepala Theo

__ADS_1


" aww.. Sakit syg kan aku jujur " ucap Theo " bener sih kata Theo siapa yang nge*to* ama tu anak " ucap Alvan " ikut ikutan bilang gitu ya.. " kesal Clara


" gw serius yg coba pikir siapa yang hamilin dia? Masak bapak tukang galon di depan komplek rumahnya " saut Alvan


" bukan urusan kita lah " saut Evelyn " kenapa syg? Cemburu karna dia duluan daripada kamu? Yaudah ayok!! " rayu Vano


" gk! gk! " saut Evelyn " kenapa dah kalian mesum sekarang?" heran Misyel " gak tau tuh mungkin kerasukan jin " saut Clara


jam demi jam berlalu " mama pulang!! " seru tante Mayang " eh mama dah pulang sini kita bantuin " saut para gadis


" manisnya mama... Terima kasih ya syg " saut mama Cika, mereka pun berkumpul di ruang tamu " syg kalian belum merencanakan untuk nikah gitu?" tanya mama Vina


" eh.. Belum sampai sana ma kita aja masih umur 20 " saut para gadis " tapi ada kan yang udah umur 21 " saut tante Mika


" tapi kita belum siap tan.." alasan para gadis " gpp syg ntar juga terbiasa " saut tante Cika " bener tuh kata mama kita " saut para cowok


" dasar otak mesyum" ucap Fiona " namanya juga cowok " saut Elvan " haha... Mereka gak sabar tuh yuk cepetan " ucap tante Mika


Mereka berbincang-bincang dengan seru, dalam keseruan itu ada yang mengamuk di luar dan

__ADS_1


Alya datang dia langsung marah marah " Vano Hendranata!! Tanggung jawab! " marah Alya


__ADS_2