
" kalian hati hati yaa di jalan " ramah Vania " bentarr!! " teriak Clara dan Laura " kalo pulang beliin terang bulan yaa... Rasa keju dan coklat!! " seru Laura dan Clara " iyaa syg syg kami " saut Theo dan Alvan
Mereka pun pergi ke Perusaan Angkasa Group " selamat pagi tuan" " pagi tuan " sapa para karyawan " pagi tuan muda " sapa Lily " Oh.. Hai Lily sekarang kamu ke ruangan kita ya" saut Alvan dan Theo
" kalian urus hal ini kami akan mengurus hal lain " ucap direktur muda, mereka pun mengurus urusan masing di ruangan CEO * " tamu akan datang sebentar lagi persiapkan diri kalian " perintah Theo
Tamu pun datang yang bernama Alya " A-Alya!! " kaget para CEO dan direktur " haii... Gw kembali gimana?? Nambah cantik gak " ucap Alya yang merupakan teman masa kecil, " lama gak bertemu makin gemuk aja ya" canda Daniel
" enak aja gw dah seksi gini dibilang gemuk " saut Alya "gimana kabar kalian udah punya belum?" tanya Alya " kita dah punya bidadari kalo lo Lya? " tanya balik Elvan " gimana yakk... gw belum punya soalnya nunggu Vano " kode Alya
" gw dah pu.... " omongan Vano terpotong " ya ya lo pasti mau bilang bahwa lo dah punya kejutan buat gw kan haha.... Gak usah lah yukk" mereka pun mengobrol sehingga lupa waktu * di Villa * " mereka kemana yaa?? Kok lama gini " cemas para gadis
" apakah kita ke sana aja yak?? " ucap Laura " boleh deh " saut para gadis, kereka pun pergi ke Angkasa Group " permisi nona mau cari siapa?" tanya staf di sana " ada tuan muda Angkasa Group gak?" tanya balik para gadis
__ADS_1
" mohon maaf kalian siapanya ya?" tanya lagi staf itu " kami ceweknya kenapa? Mau kita laporin?" emosi Laura " maaf nona saya tidak tau kalau begitu kalian silahkan masuk... Mereka ada di ruangan CEO " saut staf itu
mereka pun menuju ruangan CEO " TOK!! TOK!! " masuk!! " ucap Theo " ehh... Kalian ngapain ke sini?" tanya Brayen " kalian lupa sekarang dah jam berapa? Kasian tau Laura dan Clara menunggu pesanan mereka sampai sampai gak makan " kesal Misyel
" ihh.... Siapa sih cewek ini datang malah marah marah " sindir Alya, Evelyn yang melihat Alya begitu dekat dengan Vano merasa bahwa seolah olah mereka pacaran " Vano dia siapa?" tanya Evelyn dengan kebingungan
" i-itu cuma teman Vel " jawab Vano " temen apa yang begitu dengan sampe duduk begitu " saut Evelyn dengan mata yang berkaca kaca " itu pasti cewek yang halu secara.. ayang Vano kan jomblo " ejek Alya
" mau ra?" tanya Alvan " gak..." jutek Clara " mataku ternodai " Laura langsung ditarik oleh Theo dibawa ke rungan pribadi " lo ngapain narik gw? Kan lagi adegan seru!! " kesal Laura " dasar cewek suka drama " ejek Theo
" yaudah kita mau ngapain di sini?" tanya Laura " mungkinn... " Ucapan Theo terpotong " otak terlalu mesum gak baik untung kesehatan " ejek Laura. " ehh... Laura mana?" tanya Clara dalam keributan itu
" Theo membawanya ke ruangan pribadinya mending kita ke ruangan pribadi gw aja di sini banyak drama apalagi ada Alya " ucap Alvan, mereka berdua pun pergi ke ruangan pribadi Alvan, Vano yang menenangkan Evelyn mengajaknya pergi
__ADS_1
" syg.. kita pergi aja " ucap Vano, mereka berdua berada di taman mewah Angkasa Group " jelasin siapa itu Alya!! " ucap Evelyn yang marah " dia temen kami dari kecil kalo boleh jujur dia dari dulu suka ama gw ampe sekarang and dia gak tau gw dah punya cewek " penjelasan dari Vano
" tapi lu gak suka kan ama dia?" tanya Evelyn lagi " enggak dong di hati gw cuma nama EVELYN BACHIAR yang tercantum " gombal Alvan " beneran gak akan ninggalin gw janji?" tanya manis Evelyn
" janji... Dalam kondisi apapun kita gak akan berpisah " saut Vano, Alya yang menguping pembicaraan mereka Langsung marah dan emosi " gw nggak bakal ngebiarin mereka berdua selalu bersama, gw akan merusak hubungan mereka!! " gumam Alya
setelah Vano dan Evelyn berbicara baik-baik Mereka pun kembali ke ruangan " Gimana Bro Evelyn udah gak marah?" tanya Brayen " enggak..kita pulang aja yuk udah malam.. Para gadis juga belum makan karena nungguin kita " ucap Vano, Mereka pun pulang ke Villa
Sementara itu, di perusahaan Angkasa Group Alya mencari Vano, tapi tidak ada " Permisi Nona Alya Anda sedang mencari siapa? " tanya pegawai di sana " di mana tuan muda Vano!! " Teriak Alya yang tidak sopan " maafkan saya Nona.. tuan muda Vano sudah pulang dari tadi " saut pegawai itu
" Apa?!!! kalian tauu di mana rumahnya Vano sekarang?!! " tanya Alya " Maaf nona Setau saya tuan Vano tinggal bersama Gadis itu yang bernama Evelyn " ucap pegawai di sana dengan takut, karena amarah Alya
" di mana alamatnya!! " teriak Alya kembali " maaf Nona Saya tidak tahu alamatnya di mana " saut para pegawai " dasar pegawai tidak becus, rumah bos nya saja tidak tau, tidak berguna!! " Alya keluar untuk mencari rumah Vano, dan Gadis itu.
__ADS_1