Cinta Para Gadis

Cinta Para Gadis
Wisuda


__ADS_3

" maaf nona saya terpaksa kalau tidak saya lakukan keluarga saya akan meinggal " ucap pak Toni " dan gimana nasib keluarga kami yang meninggal!!! " sedih Clara


" syg sabar... " ucap Alvan yang menenangkan Clara " gw gak akan mengampuni keluarga itu!! " ucap para gadis, mereka pun pulang ke Villa Theo


" kenapa kalian pulang?! " heran Tasya " kenapa?!! ini juga Villa kami " kesal Fiona " sabar dong jangan ngegas " sindir Vera " kita gk betah seatap dengan gadis kayak gini " ucap Alya


" Alya!! Jaga bicara kamu kalau gak kalian aja yang pergi " ucap Vano, Alya pun pergi ke kamarnya dan dususul oleh Vera dan Tasya " kita harus pergi!! " panik Alya


" kenapapa mendadak Lya?" tanya Vera " pesuruh gw gk ada kabar takutnya dia udah tertangkap daripada kita ketahuan mending kita pergi " ucap Alya, " eh kalian mau kemana cabe?" tanya Evelyn


" pergi... Kami gak mau ama kalian!! " kesal Tasya " udah kalah ya ups.. " sindir Laura, mereka bertiga kesal dan langsung pergi dari rumah " kita mau ke mana?!! " tanya Tasya


" kita pergi ke rumah gw untuk mencari keadaan pak Toni " ucap Alya, * di villa Theo * " kenapa masih sedih?" tanya Daniel " gpp.. Eh kalian belum makan kami siapin ya " ucap Vania


" kasian para gadis mereka mengalami trauma yang berat dari kecil " ucap Elvan " kita gk akan ninggalin mereka lagi!! " janji para cowok, sedangkan para gadis di dapur untuk memasak

__ADS_1


" masakan siap" seru para gadis, mereka pun makan bersama " huh... Akhirnya kumpul kembali " senang para gadis, " lalu Alya dan temennya gimana?" tanya Vania


" mau dia hm..? " saut Daniel, " gimana keadaan di sini pas kami kaga ada?" tanya Misyel " hancur parah syg... Villa di sini kotor banget " saut Brayen " emangnya Alya dan temennya gak mau bersih bersih?" tanya Clara balik


" mana mungkin putri kerajaan bersih bersih " saut Alvan " kita mau izin besok ke pemakaman ortu kami " ucap Laura " boleh dong syg perlu kita temenin?" tanya balik Theo


" bwoleh" seru para gadis * keesokan harinya * setelah itu mereka pergi ke pemakamam keluarga para gadis " mah.. Pah.. Maafin kami ya... Kami baru tau siapa pelakunya maaf kalau ini udah telat " penyesalan para gadis


" doakan kami di sana ya mah.. Pah.. Semoga anak kalian berhasil merebut kembali tahta yang kita miliki " ucap Laura dan Clara " syg udah ya.. " mereka semua pun pulang dan pergi ke kampus


" eh iya ya.. Kita mau wisuda karna kesibukan ini jadi lupa " ucap Evelyn " Eh gimana kalau kita beli baju untuk acara wisuda bersama? " ajakan Clara " boleh dong syg " saut Alvan


Setelah pulang Mereka pergi ke mall untuk membeli baju ke acara wisuda " Wah ini bagus " " Enggak.. ini yang bagus " itu warnanya mencolok " item keren untuk cowoknya " ribut para gadis


" Haduh beli baju kayak gini aja se abad " kesal para cowok " oke, udah, kita udah beliin kalian baju warna hitam, dan kita warna hitam juga biar sama " manis Misyel

__ADS_1


Minggu pun berlalu, mereka akhirnya wisuda dan lulus bersama " Ayo Guys kita foto " seru para gadis, di hari itu mereka bersenang-senang bersama " Mah Pah lihat anakmu udah lulus " sedih para gadis


" Ayolah jangan begitu kita nanti ikut sedih " ucap para Cowok, orang tua para cowok pun datang " anakku udah wisuda!! " ucap tante Vina " apaan sih mah alay banget " jutek Theo


" Halo Tante salam kenal " ucap Clara " What?!! ada bidadari di sini!! Aaaa " kagum tante Mayang ( mamanya Alvan ) " Iya dong Ma, secara itu kan pacar Alvan, Jadi ya harus cantik dong, kayak bidadari " ucap Alvan


" seru ya kayak kalian di acara wisuda, lulusan sd, lulusan SMP, dan lulusan SMA, kalian Ditemani sama orang tua, sedangkan kami.. " sedih para gadis


" Sayang, jangan sedih ya, pasti orang tua kalian di sana senang melihat kalian yang sangat sukses seperti ini, anggap aja ya, Kita sebagai orang tua kalian, jangan sedih lagi ya nak " ucap tante Cika ( mamanya Vano )


" ya udah, setelah ini kita pesta ya di rumah istana kita " ajakan tante Mina ( mamanya Elvan ) " mau!! " seru semuanya, sementara itu Alya sibuk mencari Pak Toni, yang kehilangan kabar


" di mana sih pak Toni! " kesal Alya " setelah ini apakah para cowok akan pesta?" tanya Tasya " sementara waktu kita jangan ikut ke pesta itu walaupun itu meriah Kita harus mencari keberadaan Pak Toni! "ucap Alya yang keras kapala


" gini amat ya punya teman egonya tinggi banget " kesal Vera dan Tasya. " Tante nanti kita ke hotel tante jam berapa?" tanya Laura " nanti jam 19.00 malam, dan kalian dijemput oleh anak-kami, Oke? jangan sendirian! " pesan tante Vina

__ADS_1


__ADS_2