
* keesokan harinya * " Theo mana? " tanya Laura " Alvan juga dimana?" tanya Clara " kalian herdua ngapain nyari mereka pagi² gini? " ucap Misyel
" malah nanya balik " ucap Laura " Alvan dan Theo ke perusaan Angkasa Group " saut Brayen " ihh... kok gak bilang sih " kesal Clara dan Laura
" habis kalian tidur udah dibangunin tapi tetap tidur " saut Fiona " iya tuh.. Dasar kebo " ucap Evelyn
" oh ya... Btw gimana hubungan lo dan Vano?" tanya Misyel " baik kok " saut Evelyn " makanya jangan mudah percaya " ucap Vania
Theo dan Alvan pulang " yey akhirnya kalian pulang! " seru Clara dan Laura " eh btw kalian kenapa kok kayak sedih gitu?" tanya Laura
" huh... Kita harus pergi " ucap Alvan " kemana bro? " tanya Elvan " kita harus pergi ke amerika sekarang " ucap Theo
" what?! Kenapa mendadak?!! " ucap Misyel " iya bro kenapa mendadak ada urusan apa?" tanya Daniel " perusaan kita memerlukan data di amerika " saut Theo
" ya trus kenapa harus ke amerika?! " tanya Clara " karena kalau ke amerika perusaan Angkasa Group akan makin meningkat drastis " saut Alvan
" tapi kenapa semua ikut ke sana? " tanya Laura " karna bisnis di sana memerlukan tanda tangan dari pihak CEO maupun direktur " saut Theo
" udah cepetan kalian beresin barang barang kalian! " tegas Theo " Alvan!! jangan pergi " ucap Clara dengan air mata
" syg.. Kita hanya 1 bulan gak bakal lama " saut Alvan yang menenangkan Clara, para the six boy's segera menuju kamar mereka
__ADS_1
Untuk menyiapkan perlengkapan, para gadis menyusul ke kamar mereka * di kamar Elvan * " ku mohon.. Jangan pergi " ucap Fiona
" syg tolong pahami ya cuma sebentar kok " saut Elvan " tapi satu bulan itu lama bagi kita " ucap Fiona kembali, para cowok selesai mempersiapkan barangnya
" stop!! " ucap para gadis yang menahan pintu " kalau kalian pergi siapa yang mengurus kita?!! " tanya Misyel " kami akan mengirim bodyguard ke sini " saut Brayen
" Theo.. Lo akan ninggalin gw?" tanya Laura dengan air mata, tidak tega melihat sang gadis menangis Theo langsung memeluk Laura
" syg maaf ya.. Kami harus pergi " saut Theo, " janji bakal balik lagi?" tanya para gadis " janji!! " seru para cowok
Para gadis pun merelakan mereka pergi, para the six boy's pergi ke bandara walau mereka gak rela para gadis sendirian
tapi mereka harus pergi "huh.. Kasian banget mereka sendiri " ucap Vano di dalam pesawat pribadi milik mereka
Sementara itu di Villa, para gadis sangat kesepian "hm.. Apa kita ke perusaan Bianca Group aja yak?" tanya Laura
" boleh juga tuh dah lama kita gak kesana " saut Clara " yaudah gih cepet ganti baju kita akan ke perusaan Bianca Group sekarang!! " seru para gadis
* sesampainya di peruaaan Bianca Group * " pagi nona " sapaan para karyawan " mending selama 1 bulan ini kita mengurus perusaan kita " ucap Clara
" bwolehh! " seru para gadis, mereka bekerja bersama membantu para karyawan jam demi jam berlalu "eh.. Cowok cowok dah sampe gak ya?" gumam Vania
__ADS_1
tiba" ponsel para gadis berbunyi dan yang menelfun adalah para cowok " guys... para cowok nelfun!! " seru Evelyn
" hai syg.. Gimana kabarnya? " tanya Theo " beh... Sangat sangat buruk " saut Laura " iya tuh kalian pergi kami kesepian " usul Evelyn
" emang harus ada kita ya?" tanya Vano " ya harus dong secara kalian kan penyemangat hidupš " saut para gadis yang menis
" yaudah... Kami akan mengurusnya dengan cepat dan segera pulang! " ucap Alvan " iya... Kita tunggu di sini " saut para gadis
" yaudah kita tutup ya ada kerjaan " para cowok itu menutup telfunnya "TOK TOK TOK! " " permisi nona kita kedatangan tamu " ucap Karyawan di sana
" silahkan masuk! " saut para gadis " syg!!.... " teriak seorang ibu di luar sana " eh.. Mama ngapain ma?" tanya Fiona
" katanya Theo dan temannya pergi ke luar negeri ya? " tanya mama Vina " iya ma.. " saut Laura " kenapa gak ikut?" tanya mama Mayang
" mereka gak ngizinin ma.. Katanya kalau kita ikut gak ada yang ngurusin, secara.. mereka banyak kerja di sana " saut Clara
" bener tuh... Mending ama kita di sini " saut tante Cika " eh.. mama mau apa minuman atau makanan?" tanya Evelyn
" mm.. Gimana kalau kita makan ke restoran?" usul mama Mina " wah.. Kebetulan kita dari tadi belum makan " saut Fiona
" yaudah yuk langsung brangkat! " seru semuanya * di restoran * " kalian mau makan apa?" tanya tante Rosa " kalian makan steak terenak ya!! " saut mama Mika
__ADS_1
" boleh deh mah... " saut para gadis, pesanan mereka pun datang dan mereka menyantap makanan sambil bercerita