
"Rey lagi mojok di kelas sialan itu kalik sama cewek barunya. " Jawab Leon santai
Abrisam memilih kembali ke kelas dari pada disini hanya menjadi bahan bully an sahabatnya itu.
Didalam kelas dia melihat Elsa sedang tidur dengan posisi duduk tangan nya menjadi bantalan di meja dia terpejam mungkin sambil menikmati musik di ponsel nya.
Abrisam duduk di samping Elsa bangku itu memang kosong karena Elsa duduk sendiri, sebenar nya dia duduk dengan laki laki yang tak tahu namanya namun laki laki itu dipindah oleh Abrisam atau ya bisa dibilang di usir dan akhir nya dia pindah di samping Abrisam , Sam memilih dia duduk satu meja dengan laki laki itu dari pada mihan Elsa yang duduk dengan pria lain.
"Lu cantik banget Sa gua jadi suka sama lu, ilangin sifat dingin lu sama gua Sa gua pengen ada di deket lu terus tapi kenapa lu nolak dan terus ngejauh dari gua apa karena lu udah punya pacar?"
__ADS_1
Abrisam menatap lekat wajah Elsa dia ingin menyentuk pipi Elsa tapi tak berani takut akan mengganggu dan dimarahi Elsa, jika Elsa marah dan ngomel padanya dia akan suka tapi dia tahu ketika Elsa marah maka Elsa akan diam dan lebih dingin kepadanya
Abrisam kuluar kelas lagi karena diapanggil salah seorang guru untuk ikut bersama nya. Mengetahui bahwa Sam telah pergi Elsa bangun sebenar nya dia tidam tidur bahkan dia mendengar semua perkataan Sam. Dia berpikir mungkin benar yang dikatakan Sam dia harus lebih ramah dan tidak boleh terlalu dingin kepada siapa pun.
'Yang lu pikir tentang gua punya pacar sebenar nya salah Sam, tapi gua udah punya orang yang gua sayang walaupun dia tidak' Elsa tersenyum getir mengatakan itu dalam hati.
Disebuah ruangan yang tampak membosankan untuk Abrisam dia duduk detemani seorang pria tua yang terlihat tegas.
Abrisam sungguh bosan duduk disana. Dia selalu saja menunggu hinggal satu jam untuk berbicara dengan ayah dan guru sialan nya itu. Wajar ayah nya berbicara di kantor karena ketika di rumah jarang sekali ayah nya menemui Abrisam, bukan ayah nya yang sangat sibuk tapi Sam yang jarang berada di rumah. Dia akan main keluar sepuasnya bahkan terkadang dia akan menginap di rumah Eric.
__ADS_1
"Apakan disini ada siswa atau siswi berprestasi pak?" Ayah abrisam membuka pembicaraan baru, entah apa yang ada dipikiran ayahnya saat ini Sam tak perduli
"Ada pak siswi pindahan tapi dia sangat berprestasi" Guru menjawab dengan senyum ramah nya.
Kemudian ayahnya meminta sang guru untuk memanggilkan murid yang di maksud.
"Ayahh untuk apa aku kesini disini sungguh membosan kan. Lebih baik aku di dalam kelas atah pergi ke kantin untuk makan" Sam yang sudah kesal angkat bicara dan ayahnya hanya tersenyum mengacak rambut anak nya.
Tak selang lama guru yang tadi kembali membawa murid yang dimaksud.
__ADS_1
"Ini pak nama nya Elsa" Sang guru memperkenalkan murid berprestasi itu.
"Siang bapak, nama saya Elsa Farastya ada yang bisa saya bantu pak?" Elsa menyapa ayah Abrisam dengan senyum indahnya