
"Diam atau gua balik sekarang?"
Elsa memotong ucapan Sam dengan suara tegasnya. Agung yang melihat tersenyum senang merasa dirinya menang melawan bocah tengik itu, Agung hanya melihat mereka belajar.
Agung terkadang kesal ketika melihat Elsa dengan sabar dan telaten nya mengajari Abrisam yang jelas terlihat bahwa Sam hanya mencari kesempatan untuk mendekati Elsa.
Abrisam memang anak yang bisa dibilang baik dan tidak senakal yang orang lain lihat. Sam sebenar nya memiliki iq yang tinggi walaupun masih dibawah Elsa, dia mampu menguasai semua pelajaran hanyandengan satu kali dengar, tapi Sam tak mau menyia nyia kan kesempatan dekat dengan Elsa dia terus bertanya dengan alasan kurang paham agar Elsa bisa mengajari nya dan menjelaskan lagi.
"Jantung gua kenapa rasanya mau lepas ya ngeliat Elsa deket banget sama gua" Sam tersenyum dan berkata dalam hati.
"Paham kan Sam??? Kalau ga paham besok aja lanjutin nya sekarang mending kita pulang bentar lagi matahari tengglam."
Elsa membereskan semua buku dan peralatan yang dibawa tadi. Tak melihat ponsel saat belajar ternyata Agung sudah mengakhiri panggilan nya mungkin saja Agung tidak kuat melihat kedekatan Sam dengan Elsa.
__ADS_1
__________
Agung selesai membersihkan diri agar pikiran dan hatinya dingin. Dia melihat ponsel nya namun tak ada notif dari Elsa.
"Gua ngomong sama papa aja gua mau pindah sekolah agar sama disekolah Elsa jadi gua bisa ngambil Elsa."
Agung bergegas menemui papa nya dirung kerja
Agung :"Pa Aku mau bicara serius sama papa."
Agung :"Aku mau pindah sekolah ke Italia"
Papa :"Kamu gila Agung? Kamu disini aja ga bener apa lagi mau ke italia? mau jadi gelandangan kamu disana?!"
__ADS_1
Agung :"Papa ngizinin aku nggak? aku mau sekolah ditempat Elsa bersekolah."
Papa :"Jangan karena Elsa kamu memaksakan diri kamu sendiri. Elsa anak pintar dia baik dan mandiri sedangkan kamu? pemalas pintar pun tidak dan masih tergantung sama orang tua. Kamu hidup disana mau sama siapa? nggak mungkin kamu satu rumah Elsa. Pikirkan dulu , kalau kamu mau pindah sekolah papa izinkan tapi tidak keluar dari sini. Dan kalau kamu tetap ingin mengikuti Elsa tingkat nilaimu jangan membuat repot papa mendaftar di sana tak hanya biaya yang dipikirkan tapi kemampuan untuk tes ulang masuk sekolah "
Papa nya agung pergi meninggalkan agung,
"Huh kenapa semua ninggalin gua sih. Lagian ahhhhrrr gatau lah bodoh bodoh"
Agung menggerutu tak bisa melawan papa nya dia kembali kekamar mengambil jaket dan kunci motor nya.
Agung pergi ke sebuah kedai kopi dimana dulu sering sekali Elsa mengajak dia dan teman teman nya nongkrong disana.
Agung ingin menghubungi Elsa namun dia masih takut mengganggu Elsa karena tadi sore dia sibuk belajar kelompok dengan laki laki yang tak disukai Agung.
__ADS_1
"Atau gua jalan jalan aja ya kesana. Beberapa hari mungkin biar gua gak stres dan bisa dampingin Elsa. Sungguh ide yang sangat baik"
Agung membayar kopi dan kembali menuju rumah nya dia membereskan beberapa pakaian untuk dibawa berlibur ke italia. Tujuan utama pastinya bertemu dengan Elsa untuk apa berlibur ketika waktu sekolah sedangkan dia tak pernah ada disekolah. Agung memeberitahu kepada sahabat sahabat nya jika dia akan terbang ke italia untuk beberapa minggu