
Agung keluar dari toilet dan melihat Elsa sudah di depan tapi ada berbagai macam pertanyaan yang mengganggu pikiran nya dengan siapa Elsa didepan.
Elsa selalu menampak kan wajah dingin nya dia benar benar tak peduli dengan lingkungan nya.
Mereka bertiga berangkat menggunakan mobil eric karena Sam tadi menggunakan motor. Sam dan Elsa membantu Agung ke hotel mengambil barang baranga nya dan mengantar kan ke bandara.
"Gue beli minum bentar" Elsa membeli minum yang berjarak sekitar 30 meter dari tempat mereka duduk.
"Jagain Elsa gue sayang sama dia" Agung berbicara tanpa menoleh ke Sam dengan nada yang dingin dia menyuruh Sam menjaga Elsa.
"Gue lebih sayang dia dan gue bakal memperjuangkan dia. Hati hati dijalan lebih baik lo pulang membawa perasaan semua perasaan lo ke Elsa karena gue yakin Elsa memilih gue dibanding kan lo " Sam dengan tingkat percaya diri nya yang tinggi tersenyum sinis.
Elsa datang membawa dua minuman memberikan salah satu minuman itu ke Abrisam, San lantas menerima dengan senang hati dan tertawa menandakan dia menang merebut Elsa. Tapi siapa sangka Elsa justru menawarkan satu botol untuk berdua dengan Agung karena stok minuman di sana sedang habis dan belum mengambil lagi.
Agung tertawa dan mencubit hidung Elsa dia terlihat sangat menyayangi Elsa dan sedih ketika dia akan jauh dari Elsa.
"Gadis ku masih aja manja" Agung.
__ADS_1
"Mau nggak?" Elsa.
Abrisam menahan amarah nya merasa diri nya lebih di kalah kan oleh Agung.
Hingga waktu terbang Agung datang Elsa dan Abrisam tetap setia menunggu penerbangan Agung.
Setelah mereka pulang Abrisam hanya diam tak berbicara dengan Elsa begitu pun Elsa dia justru sibuk mengganti lagu dj yang sedang di putar nya. Abrisam menghentikan mobil nya di pinggir jalan yang sepi Elsa hanya melihat sekilas ke arah Abrisam.
"Letak in hp lo gue mau bicara" Baru kali ini Elsa mendengar nada bicara Sam yang terkesan dingin. Dia menuruti perintah Sam kemudian melihat Sam dan terfokus pada manik mata coklat terang Sam.
"Memesona" Batin Elsa.
"Apa hubungan lo dengan Agung?" Masih dengan Nada dingin dan mata yang fokus ke Elsa.
"Sahabat mungkin, musuh mungkin, saudara mungkin, lantas apa permasalahan disini?" Elsa.
"Jujur hubungan lo apa sama Agung?" Abrisam.
__ADS_1
"Mau lo yang mana?" Elsa.
"Jadi lo ngajak gue kesini cuma untuk pamer kemesraan lo dengan Agung sebelum berpisah?" Abrisam mengalihkan pandang nya dia akan mudah marah dan merasa bersedih ketika orang yang disayang nya tidak mengerti perasaan nya atau ketika dia sedang merasa cemburu.
Elsa tertawa menatap Sam yang dengan cepat merubah wajah nya tampak merah padam.
"Kita pulang". Elsa tak kalah dingin nya.
Abrisam menoleh ke Elsa dengan tatapan yang tak bisa diartikan.
"Jawab?" Abrisam
"Gue tahu lo marah. Sekarang gue ajak lo ke rumah gue. Biar gue jelasin disana." Elsa kembali terfokus ke layar ponsel nya entah apa yang dilihat nya.
Mau tak mau Abrisam akhirnya menuruti Elsa dia ingin tahu alamat rumah Elsa yang sebenar nya.
Sampai di rumah Elsa membersih kan diri terlebih dahulu lalu membutkan minum untuk Sam.
__ADS_1
"Minum. Maaf hanya." Elsa
"Terimakasih. Gapapa ini aja cukup" Abrisam