
Bukan dia yang mendisain tapi dia yang memilih dengan sangat cermat dan sedikit merubah bangunan itu hingga terasa sangat nyaman. Di belakang rumah ada taman yang mengelilingi kolam renang yang memanjakan mata.
Saking lelah nya dia lupa meninggalkan ponsel di ruang tv Sandra, Elsa malas untuk berjalan keluar ke rumah Sandra bukan karena takut tapi rasa lelah dan kantuk lebih terasa dari pada ponsel yang tak tau ada notif apa.
Berniat memejam kan mata terdengar suara orang mengetuk pintu Elsa kembali turun siapa tahu itu Sandra mengembalikan ponsel nya.
Elsa "Ada apa?"
Tama "Ponsel mu."
Elsa "Terimakasih"
Tama pergi begitu saja Elsa tak mempermasalah kan hal itu toh dia tak berniat mendekati laki laki itu.
Tama "Dia punya cowok ya dek?"
Sandra "Gatau gua mah. Dia disini aja banyak yang menyukai apa lagi di romah nya sono."
Tama "Persetan dengan itu yang gua suka harus gua dapat"
Sandra "Usaha aja dulu gausah besar kepala."
Sandra meninggalkan kakak nya karena dia yakin Elsa susah didekati dan kakak nya tampak suka pada Elsa. Tama pernah memiliki kekasih tapi ditinggal karena ternyata pacarnya hanya memanfaatkan nya.
Elsa membuka aplikasi Whatsapp nya banyak notif dari teman teman nya. Panggilan tak terjawab dari Agung hingga 20 kali. Septian seperti nya mencoba menghubungi Elsa namun tak terdengar ketika makan malam tadi.
__ADS_1
Agung yang masih mengamati status Elsa dan saat itu online dia langsung melakukan panggilan suara.
Agung :"Elsa kamu kemana kok ga di jawab sih?"
Elsa :"Gua tadi abis main"
Agung :"Baru pulang?"
Elsa :"Iya"
Agung :"Sama siapa? Elsa ini udah larut malam bahaya kalau kamu pulang sendirian. Kamu disana gada yang jagain jangan main malem malem dan jangan main sama cowok."
Elsa :"Gua capek pen tidur."
Agung :"Sama siapa tadi main nya?"
Agung :"Pulang nya?"
Elsa :"Dianterin kakak nya."
Agung :"Cowok?"
Elsa :"Iya."
Agung :"Elsa kok kamu main sama cowok kalau dia ga baik gimana kamu tinggal sendiri El kamu..."
__ADS_1
Elsa :" Gua mau tidur"
Belum sampai Agung selesai Elsa mematikan sambungan telephone nya.
Elsa harus bersikap dingin karena dia tahu kalau dia menganggap Agung seperti sahabat yang lain maka sikap itu akan menumbuhkan kerinduan yang amat sangat.
Elsa memang dingin terkadang sahabat sahabat nya juga merasa kesal karena Elsa tak selalu hangat.
"Eh Septian tadi ngapain ya kok telfon"
Elsa kemudian memanggil Septian dan dijawab dengan cepat. Mungkin Tian juga rindu sama Elsa
Elsa :"Tadi telfon kenapa?"
Tian :"Gua hawatir lu ga bales chat gua sampe jam segini"
Elsa :"Maaf tadi aku lagi dirumah Sandra dan ini tadi ponsel ku tertinggal juga."
Tian :"Kamu baru pulang? dan mengambil ponsel mu kembali?"
Elsa :"Tidak Tian tadi aku pulang sama kakak nya Sandra terus dia juga yang mengembalikan ponsel ku. Lagi pula aku lelah jadi kelupaaan menaruh ponsel dan malas jika harus balik lagi."
Tian :"Yaudah gausah keluar malam malam. Sekarang kamu tidur aja udah larut gini, yang penting kamu gapapa kan disana?"
Elsa :"Aku gapapa sehat sehat. Makasih udah hawatirin aku, kamu disana juga harus jaga diri ya."
__ADS_1
Tian :"Ohh tentu saja. Tidur sana selamat malam"
Mereka mengakhiri panggilan lalu tidur.