Cinta Playgirls

Cinta Playgirls
29


__ADS_3

Laki laki menggunakan hoodie hitam dengan kepala tertutup berjalan menyusuri koridor sekolah sudah jam pelajar terakhir dia baru masuk kelas.


"Mau deketin Elsa tapi dari jam istirahat pertama sampai mau pulang baru dateng yakin bisa dilihat Elsa, atau malah cuma diabaikan?" Desti mengejek Agung yang baru sampai di kelas Desti.


"Gua *** ketiduran jadi lupa kalau masih sekolah" Agung menjawab dengan santai dia lalu mengambil posel nya dan bermain game.


Desti tahu sebenar nya Agung memang mempunyai rasa yang tulus untuk Elsa namun karena Ego Agung tetap menganggap rasa itu tak ada dan dia tetap ingin menjadikan Elsa mainan nya.


"gua tahu lu rindu Elsa kan, makanya lu sering main ke kelas ini bahkan lu sering banget duduk di bangku Elsa"Desti menatap Agung melihat perubahan muka Agung Desti tahu kalau Agung berbohong


"Gua ga rindu ngapain rindu sama dia ga jelas lu," Agung tersenyum sinis


"Gausah ngelak Gung gua tahu lu suka sama Elsa bukan karena apa apa tapi karena lu punya rasa tulus untuk Elsa jangan sampai lu nyesel ketika lu ga bisa dapetin Elsa karena dia sidah dengan orang lain."


Tepat saat Desti menjawab itu dia mendapatkan ponsel nya berdering panggilan masuk dari Elsa


Agung tetap fokus bermain game sebenarnya dia juga memikirkan kata kata Desti

__ADS_1


Desti "Hay kenapa sayang kok cemberut gitu?"


Elsa "Lagi males abis dibikin emosi sama orang tua."


Desti "Belajarlah menerima guru Sa gua tahu lu pinter tapi jangan sombong sama guru haha"


Agung yang mendengar bahwa itu suara Elsa sontak berhenti main dan fokus melihat layar ponsel Elsa dia memang tak terlihag di kamera tapi dia bisa melihat wajah Elsa yang menurutnya menggemaskan.


Elsa "Ahh ini bukan guru tapi orang tua salah satu murid disini. Yaudah dulu ya entar gua ceritain lagi ini gua mau pelajaran lagi dada sayang miss you"


Desti "Bailah baiklah miss you too" Senyum mereka mengakhiri komunikasi itu.


"Mana gua tahu tuh senyum buat siapa disana. Terus lu nyesel?"


Desti pergi dari tempar duduk nya beralih ke meja Ana dan mereka asik bercerita.


"Gue kehilangan senyum itu, hanya senyum atau hatinya juga ?" Agung bergumam tak lama dia pergi keluar , dia masuk ke kelas Septian dan mengajak Septian keluar kelas untuk berbicara berdua, Septia tahu maksud Agung mengajak nya pasti karena Elsa tak mungkin juga bukan Elsa sampai Agung menemui nya dikelas.

__ADS_1


"Jangan basa basi apa mau lu?" Septian bertanya dengan ketus Agung mengganggu nya yang sedang main game sama teman teman nya.


"Minta nomor baru Elsa" Agung tak ingin berlama lama


"Minta sendiri kalau dia ngizinin gua kasih"


Septian bertanya dulu kepada Elsa apakah dia bisa diajak bicara melalui telfon sekarang, dan Elsa meminta izin ke toilet karena sedang mules..


Elsa "Kenapa telfon ?"


Septian "Bentar nih"


menyodorakn ponsel nya ke Agung


Agung "Elsa bagaimana kabar mu aku merindukan mu"


Elsa "Baik, aku juga rindu kalian. Aku sedang mengikuti pelajaran jika kau tefon hanya untuk ini nanti saja dirumah ."

__ADS_1


Agung "Aku akan meminta nomor mu kepada septian." Agung mematikan telfonnya


__ADS_2