Cinta Playgirls

Cinta Playgirls
50


__ADS_3

Abrisam menoleh ke Elsa dengan tatapan yang tak bisa diartikan.


"Jawab?" Abrisam


"Gue tahu lo marah. Sekarang gue ajak lo ke rumah gue. Biar gue jelasin disana." Elsa kembali terfokus ke layar ponsel nya entah apa yang dilihat nya.


Mau tak mau Abrisam akhirnya menuruti Elsa dia ingin tahu alamat rumah Elsa yang sebenar nya.


Sampai di rumah Elsa membersih kan diri terlebih dahulu lalu membutkan minum untuk Sam.


"Minum. Maaf hanya." Elsa


"Terimakasih. Gapapa ini aja cukup" Abrisam


Setelah beberapa saat mereka bersantai dan sesekali bercerita hingga tertawa bahkan Abrisam yang semula marah kini telah lupa akan tujuan awal nya mungkinkah dia sudah terpesona dengan Elsa?? Entah lah hanya dia yang tahu perasaan nya.


"Gue mau cerita" Elsa menatap lekat abrisam.


Abrisam yang lagi lagi saling bertatap dengan Elsa merasa debaran jantung nya semakin cepat seperti setelah mengikuti lari maraton.


"Cantik" Tak sengaja Abrisam mengatakan itu meski sangat lirih tapi Elsa masih bisa mendengarkan itu. Abrisam masih terfokus menatap Elsa hingga tawa Elsa membuyar kan lamunan nya.


"Ke.... ke napa??" Abrisam gugup sekaligus malu karena ketahuan sedang melamun menatap Elsa.

__ADS_1


"Lo lucu" Kembali terdengar suara tawa Elsa lagi lagi Sam dibuat terkesima dengan pesona Elsa tawa nya yang terlepas sungguh membuat nya semakin terlihat cantik dia melihat Elsa tertawa seperti tak ada beban yang mengganggu nya.


Dering ponsel Elsa terdengan dari meja didepan nya Elsa mengambil dan menjawab telephone dari Farhan, mendapat nomor Elsa butuh perjuangan bagi Farhan karena harus menutupi rasa gugup dan malu ketika meminta nomor itu ke Septian yang pasti mendapat bullyan dari Septian.


Farhan :" Halo El.. apa kabar ?"


Elsa :"Lo?"


Farhan :" (menghela napas) A.. aku Farhan"


Elsa :" Ohh baik kog, lo sendiri?"


Farhan :"Baik kog, lagi ngapain?"


Farhan :"oh aku ganggu kamu ya maaf, yaudah dulu kalau gitu"


Elsa :"Gapapa kalau mau ngomong atau ngobrol ya lanjut aja"


Farhan :"Aku bentar lagi ke sekolah buat mempersiap kan acara ulang tahun kepala sekolah. Sayang sekali kamu tidak bisa datang"


Elsa :"Wahh pasti seru dong tapi sayang aku benar benar ga bisa pulang."


Farhan :"Tak apa nanti bisa mengikuti lewat panggilan video kebetulan aku juma bagian jaga jaga aja jadi bisa deh menghubungi kamu"

__ADS_1


Elsa :" Ohh yaa... ?? Baiklah kalau begitu kapan waktu nya kamu kabari aku, kota lihat besok ya semoga aku tidak sibuk"


Farhan :" Semoga saja. Yasudah aku pergi dulu kamu hati hati disana ya"


Elsa :"Okee... kamu juga titip salam untuk semua nya."


Farhan :"Buat siapa nih biar aku gak bingung hehe"


Elsa :"Buat kamu dan keluarga, buat teman sekelas, buat para sahabat, buat rekan osis, buat guru guru, buat siapapun lah haha"


Farhan :"Wah aku tak akan menyampaikan semua itu, nanti aku malah tidak kebagihan haha"


Elsa :"Yasudah hanya untuk mu dan para sahabat saja"


Farhan :"Okee hanya untuk ku dan keluarga ku. Terimakasih ya haha"


Elsa :"Astaga anak ini memang aneh ya hha"


Terdengar Farhan sedang berjalan berbicara pada orang.


"Ma, pa dapet salam dari Elsa katanya rindu " Farhan mengeraskan suara panggilan nya.


"Astaga Farhan kamu itu yah" Elsa merengek malu.

__ADS_1


"terimakasih salam juga dari sini"


__ADS_2