Cinta Sejati Buaya Berkumis

Cinta Sejati Buaya Berkumis
Ketahuan Pacar Baru


__ADS_3

Setelah semalam menghabiskan waktu full bersama gadis pujaannya,hari ini Rahmat bangunnya malah jadi kesiangan,sampai-sampai dia melewati sarapan pagi bersama keluarga.


Bu Dian masuk ke kamar anak sulungnya itu,perlahan dia menyingkap gorden agar sinar mentari pagi dapat masuk. Dan Rahmat bisa langsung terjaga tanpa harus dibangunin lagi.


"Rahmat! Bangun nak,kamu mau berangkat kerja apa nggak hari ini?" tanya bu Dian membangunkan putranya.


"Hua..." Rahmat malah menguap dan kembali tidur. Melihat kelakuan anak lelakinya,bu Dian jadi kesal.


"Rahmat! Bangun sudah siang ini!" mamanya setengah berteriak saat memanggilnya.


"Lho,udah siang ya? Kok nggak dibangunin dari tadi pagi sih,ma.?" Rahmat terkejut begitu mendengar mamanya mengatakan hari sudah siang.


Dia hari ini ada janji temu sama Lili. Benarkan,dia tidak akan melepaskan Lili begitu saja,dia pasti akan terus berusaha untuk mendapatkan Lili,bagaimanapun caranya.


"Duh,gimana ni? Mana gue ada janji lagi sama Lili." Dia bergumam,dan di dengar sama mamanya.


"Kamu sudah mau bertemu sama Lili lagi? Padahal baru semalam kalian ketemunya?" bu Dian penasaran,kenapa Rahmat jadi tambah dekat dengan Lili.


"Bagus dong ma,kalau aku sering ketemuan sama Lili,itu artinya cita-cita mama pengen punya mantu kayak Lili bakal segera terwujud." Sahut anaknya spontan. Lalu,dia pergi mengambil handuknya yang baru dicuci di lemari pakaian,setelah itu dia bergegas menuju kamar mandi.


"Tapi kok aku jadi kasihan sama Lili ya,kalau dia sampai jadi istrinya Rahmat?" batin bu Dian,beliau merasa heran dengan perasaannya sendiri.


Ternyata banyak sekali Yang menentang hubungan Rahmat dan Lili,mereka tidak setuju sebab sudah tahu bagaimana sifat si kumis itu.


\*\*\*\_\_\_\_\_\_\*\*\*


Jam sudah menunjukkan pukul 11:30 menit,saat itu Rahmat baru saja tiba di tempat yang sudah mereka janjikan.


Di rumah makannya mbak Chika,Lili sudah lebih dari setengah jam menunggu cowok itu.


"Maaf Li,gue telat bangun tadi." Ucapnya meminta maaf,karena sudah membuat Lili menunggu terlalu lama.


"Nggak apa-apa!" jawab Lili santai.


"Gimana tidurnya semalam? Nyenyak bangat kan?" tanya Rahmat sekedar basa basi.


"Oh,sudah pasti dong!" sahut Lili dengan wajah bersinar cerah.

__ADS_1


Hari ini Lili terlihat lebih cantik dari biasanya,wajahnya juga terlihat lebih fresh. Kenapa ya? Apa karena efek dari pertemuannya semalam sama Rahmat?


Masa sih? Nggak mungkin!


Sulit dipercaya,Lili kan nggak suka sama Rahmat Semalam,Lili juga sudah bilang kalau dia nganggap Rahmat itu sebagai teman doang,nggak lebih.


Suasana di rumah makannya mbak Chika masih agak sepi dari pengunjung,soalnya belum jam 01:00 siang,biasanya kalau sudah jam satu,warung itu bakalan rame dan jadi lebih berisik.


"Kita langsung pesan aja makanannya,yuk!" ajak Rahmat.


"Pesan aja!"


Rahmat segera memanggil pelayan dan membuat pesanan,dia memesan dua porsi nasi uduk dan teh manis.


Kalau Lili mau,bisa aja dia makan direstoran mahal,tapi ya gitu. Lili lebih suka makan ditempat sederhana begini,katanya sih lebih nyaman,rasanya juga nggak kalah enak sama yang direstoran.


"Oh iya Li,by the way sekarang lo lagi dekat ama siapa?" tanya Rahmat,mulai lagi deh tu cowok.


"Nggak lagi dekat sama siapa-siapa,emangnya kenapa?" tanya Lili sambil terus mengunyah makanannya.


Lili mengambil es teh manisnya,dan kemudian meminumnya sedikit,sebelum kembali bicara.


"Kalau ka..."


"Rahmat!" panggil seorang gadis dengan suara agak sedikit kencang,membuat beberapa orang yang berada di warung itu menoleh ke arah si pemilik suara.


Baru saja Lili hendak menanyakan tentang teman-teman ceweknya,apa sudah diputusin semuanya atau belum? Eh,nggak tahunya kini malah datang seorang cewek,yang Lili nggak tahu itu siapanya Rahmat.


"Lo ngapain disini?" tanya Rahmat dengan dinginnya,wajahnya datar tanpa ekspresi.


Gadis itu melangkah lebih dekat menuju kursi tempat mereka duduk


"Aku mau makan di sini,kebetulan sekali kamu ada di sini juga,boleh dong kalau aku ikut gabung?" tanya gadis itu,matanya melirik ke arah Lili,dia melihat Lili dengan tatapan mengintimidasi.


Aneh sekali,Lili tidak suka dengan caranya melihat.


Rahmat cuek saja,dia tidak menjawab sama sekali. "Teman kamu,Mat?" tanya Lili.

__ADS_1


"Oh ya kenalin,gue Intan,pacarnya Rahmat." Intan mulai memperkenalkan diri dengan gayanya yang sok elegan.


Pernyataan gadis bernama Intan itu,membuat Lili kaget tidak percaya. Secepat itu? semudah itukah Rahmat memiliki pacar baru?


Oh ya ampun,ini diluar dugaan. Ternyata tingkat Playboynya sudah mencapai tingkat dewa.


"Dia pacar baru kamu?" hampir aja Lili jatuh pingsan mendengarnya.


"Ya." Rahmat menjawab singkat.


"Lalu siapa perempuan ini?" tanya Intan,tangannya menunjuk ke arah Lili.


"Teman aku!" jawab Rahmat selera makannya mulai hilang.


Lili menyudahi makannya,dia mengambil tisu dan mengelap mulutnya. Dia tidak suka dengan kehadiran Intan di situ.


"Sayang,setelah makan kamu mau nggak temenin aku ke toko bunga?" dia bertanya manja,membuat Lili yang melihat sikapnya berasa ingin muntah.


"Rahmat,aku sudah siap ni,aku balik duluan ya!?" pamit Lili,dia sudah mengambil dompetnya dan berniat ingin langsung pergi dari sana.


"Kok cepat bangat,Li. kamu nggak mau nunggu sampai aku selesai makan?" tanya Rahmat dengan wajah memelasnya.


Lili tersenyum dan menggeleng pelan. "Aku ada hal penting yang harus dibicarakan sama mama."


"Biarin aja dia pergi,kan sudah ada aku di sini." Ujar Intan,dia bergelayut manja dengan memegang lengannya Rahmat.


Lili tidak banyak bicara lagi,dia langsung pergi dari sana,kalau soal makanan nggak perlu repot-repot dipikirin,karena sudah pasti Rahmat yang akan membayarnya.


Melihat Lili pergi begitu saja,membuat Rahmat bad mood,sekarang fokusnya jadi beralih ke Intan.


Kenapa tiba-tiba dia bisa ada di sana? Itu yang membuat Rahmat penasaran,dari mana Intan tahu kalau Rahmat bakal ketemu sama Lili hari ini.


Kedatangannya juga seperti sudah direncanakan. Tapi,tahu dari mana Intan tentang keberadaan dirinya?


Benar-benar membingungkan dan penuh tanda tanya.


???

__ADS_1


__ADS_2