CINTA TAK HARUS BERSAMA

CINTA TAK HARUS BERSAMA
episode 23


__ADS_3

ADITYA JUNIOR


Terhitung 5 bulan semenjak kedatangan Amanda ke Jakarta, usia kehamilan Celine kini sudak menginjak bulan yang ke 9. Tinggal beberapa hari lagi Celine melahirkan anak pertamanya.


Amanda hanya tinggal selama 2 bulan, ia harus kembali ke tempat dimana Aditya menjemputnya. Meskipun begitu Celine merasa sangat bahagia, akhirnya ia bisa bertemu ibu angkatnya.


Amanda yang telah mengetahui keadaan Celine, yang kini telah bahagia bersama keluarga barunya juga merasa sangat bahagia. Ternyata Rianti telah menepati janjinya kala itu. Amanda ikut bersedih saat Celine memberitahunya bahwa Rianti telah meninggal beberapa tahun lalu. Bahkan Amanda menyempatkan diri menziarahi makam Rianti sebagai penghormatan terakhir darinya.


Seperti biasa, pagi ini Aditya tengah bersiap untuk pergi bekerja. Celine yang sudah duduk santai di ruang tengah tiba tiba saja perutnya terasa sakit. Nampak Celine mengaduh sambil memegangi perutnya.


“Aww..... perutku sakit” Celine meringis kesakitan sambil memegangi perutnya.


“Sepertinya aku akan melahirkan”


“Aditya....” teriak Celine


“Kenapa sayang, apa yang tejadi denganmu?” Aditya terlihat gugup


“Sepertinya aku kontraksi, awww....” Celine mengerang kesakitan


“Aku akan segera membawamu ke rumah sakit, bersabarlah........”


“Aditya sakit....”


“Tahan sayang”


Segera Aditya menggendong istrinya dan membawanya ke rumah sakit.


Singkat cerita......


Nampak seluruh anggota keluarga menunggu harap harap cemas di depan ruang bersalin. Ini adalah persalinan pertama bagi Celine, setelah sekian tahun menuggu hadirnya seorang buah hati. Aditya dengan setia mendampingi sang istri di ruang persalinan. Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya...........

__ADS_1


Oek...oek....


terdengar tangis bayi dari ruangan Celine. seketika itu pula seluruh anggota keluarga mengucap syukur atas kelahiran Aditya junior. Kini kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga Sanjaya dan Bharata.


Anak laki laki pertama dan cucu pertama keluarga Sanjaya itu, memiliki wajah yang mirip sekali dengan ibunya. Aditya memeluk dan menciumi sang istri, ia berterimakasih karena telah menjaga anak mereka dengan baik.


Celine yang mendengar suaminya berbisik menjadi terharu, tak terasa buliran bening tengah menggenangi sudut matanya.


Setelah beberapa hari di rumah sakit, dan keadaan Celine serta bayinya nampak baik baik saja, merekapun diperbolehkan pulang.


Sesampainya dirumah Celine menghubungi Amanda, untuk memberi kabar gembira. Ia mengirim beberapa fotonya dan sang bayi kepada Amanda. Amanda turut bahagia, ia meminta maaf pada Celine karena tak bisa menugguinya saat melahirkan. Celine memaklumi, ia juga tak bisa memaksa Amanda. Bagaimanapun juga Amanda kini punya keluarga yang lebih membutuhkan keberadaannya.


Celine ingin merawat bayinya sendiri, ia tak mau menggunakan jasa baby sitter. Selama ia masih belum pulih, ibunda Aditya lah yang akan merawat cucunya.


Bram dan Keano juga lebih sering berkunjung. Keano sangat senang, kini ia tak akan sendirian lagi. ia punya adik baru, Keano sangat menyayangi adik barunya itu.


“Tante siapa nama adik Keano tanya Keano pada Celine”


“Hmmm......siapa ya.....” nanti kita tanya sama om Adit ya jawab Celine


Tak lama kemudian Aditya datang menghampiri Keano


“Nama dedek barunya.... Farel Pratama Sanjaya, keano bisa panggil adik Farel” ucap Aditya sambil tersenyum memandang Keano.


Dua tahun kemudian......


Aditya ingin mengajak keluarga kecilnya berlibur, ia memutuskan akan pergi ke puncak. Tak lupa Aditya juga mengajak Keano, mereka akan bermalam untuk beberapa hari di sana.


Aditya membantu Celine menyiapkan parlengkapan yang akan dibutuhkan disana, termasuk kebutuhan untuk farel dan Keano. Setelah menyiapkan semuanya, Celine mengantar Farel dan Keano ke kamar.


Aditya yang berada di kamar utama menunggu kedatangan istrinya. Malam ini ia ingin menghabiskan waktu bersama sang istri.

__ADS_1


Aditya memang bukan tipe pria romantis, ia jarang sekali menujukkan kemesraan di depan orang lain, termasuk di depan keluarganya sendiri. Namun sebenarnya Aditya adalah sosok suami yang hangat dan penuh perhatian.


Sesekali ia bersikap manja pada istrinya. Aditya ingin bercinta dengan Celine malam ini. Melihat Celine seperti melihat mangsa dan ingin segera menerkamnya. Celine yang mengetahui hasrat suaminya, melayaninya dengan tulus. Merekapun berkeringat bersama malam ini.


Nampak Aditya menyunggingkan senyum, ia sangat puas dengan pelayanan sang istri. Setelah melewati beberapa ronde, mereka akhirnya kelelahan dan tertidur pulas.


Keesokan paginya....


Saat Celine hendak bangun untuk membersihkan diri, Aditya menarik lengan Celine, ia seperti kecanduan akan hal semalam. Celine hanya menggelengkan kepalanya, ia hanya bisa pasrah menerima hujaman demi hujaman dari suaminya. Nampak Aditya sangat bersemangat melakukan olahraga pagi ini. Setelah berhasil mencurahkan hasratnya ia pun tumbang di samping istrinya.


Celine segera beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Sedangkan Aditya masih belum membuka matanya.


Dua jam kemudian.....


Semuanya sudah siap, mereka akan memulai liburannya, nampak Keano dan Farel sangat bersemangat. Aditya sengaja mengambil cuti panjang, ia ingin menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya.


Di sepanjang perjalanan Celine bersenandung ria, diikuti Keano dan Farel, mereka menyanyikan lagu yang biasa mereka nyanyikan saat mengisi waktu senggang di rumah. Aditya yang fokus mengemudi, mendengarkannya sambil tersenyum.


Sesekali ia meremas tangan wanita yang berada di sebelahnya, wanita yang telah melengkapi hidupnya.


Baginya Celine adalah wanita yang pertama dan akan menjadi yang terakhir. Ia telah berjanji pada dirinya sendiri akan selalu menjaga dan melindungi belahan jiwanya tersebut.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan melelahkan, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Kepenatannya terbayar oleh pemandangan alam yang sungguh menyejukkan mata. Suasana yang masih asri, jauh dari keramaian kota, menyajikan aura ketenangan bagi semua orang.


Halaman rumah pedesaan yang luas menjadi kesenangan tersendiri bagi Keano, ia bisa bermain bola sepuasnya bersama Farel.


Aditya dan Celine segera mengeluarkan barang bawaan mereka dari mobil, kali ini ada seorang pejaga rumah, Pak oding yang membantu keduanya, juga ada Bi Sumi yang akan menyiapkan makanan untuk mereka.


Pak Oding dan bi Sumi adalah sepasang suami istri yang telah menjadi orang kepercayaan keluarga Sanjaya untuk merawat Villa. Selain Villa, keluarga Sanjaya juga memiliki beberapa hektar perkebunan teh, yang di kelola oleh putra sulung pak Oding, yang bernama Dika.


Setelah cukup istirahat dan makan siang, aditya mengajak keluarganya jalan jalan menikmati pemandangan sekitar. Aditya banyak bercerita tentang masa kecilnya, saat berlibur bersama orang tuanya. Saat itu ia dan Dika masih anak anak. Dika yang usianya 3 tahun lebih tua, selalu mengajaknnya bermain ke perkebunan, hingga larut. Bahkan mereka pernah tersesat sehingga tuan Sanjaya meminta bantuan pada penduduk desa untuk mencari keduanya. Celine yang mendengar cerita suaminya ikut tertawa, ternyata Aditya kecil bandel juga.

__ADS_1


Setelah menyaksikan sun set mereka kembali ke Villa untuk beristirahat. Bi Sumi sudah menyiapkan makan malam. Nampak Keano dan Farel tidur lebih awal. Sepertinya mereka kelelahan, setelah bermain seharian.


Lagi lagi Aditya meminta haknya, suasana yang dingin dingin empuk, membuat Aditya merindukan kehangatan bersama Celine. Dan terjadilah seperti yang diinginkan Aditya. Udara yang semula dingin, kini menghangat. Pasangan suami istri itu tertidur dengan peluh yang masih membasahi keduanya.


__ADS_2