
PUPUS
Celine bersiap akan pergi ke kantor, hatinya berbunga bunga, sebentar lagi ia akan bertemu pangeran hatinya.
Ya dia adalah Dimas. Dengan senyuman termanis ia masuk keruangan Dimas. Celine berharap mulai hari ini Dimas akan bersikap manis kepadanya.
Tok... Tok...
"Masuk! ! " (Dimas)
"Selamat pagi, pak Dimas... " Sapa Celine dengan senyum tipisnya
"Letakkan dan segera keluar!! " Perintah Dimas tanpa menjawab sapaan Celine, bahkan ia tak mengangkat kepalanya untuk sekedar melihat Celine.
Celine tak mengharapkan ini terjadi, bahkan sikap dingin Dimas melebihi biasanya.
Kecewa itu pasti, setelah seenaknya mencuri ciuman Celine, bisa bisanya Dimas bersikap seolah tidak pernah terjadi apa apa antara dirinya dgn Celine.
Merasa dipermainkan, Celine memberanikan diri menemui atasannya setelah jam kerja.
__ADS_1
Sore itu di ruangan Dimas...
"Apa maksudmu mencium ku kemarin? " Tanya Celine tanpa basa basi
"Kau tau, kau bicara dgn siapa? Hah..." Bentak Dimas. Celine menjawab dengan lantang...
"Dengan Dimas Permana putra satu satunya dari pasangan ayah Gilang Permana dan ibu Mariana"
Sontak Dimas kaget mendengar jawaban Celine, seolah tak percaya, ia terduduk kembali setelah sebelumnya bangun dan membentak Celine.
"Apa kau benar benar Celine adikku, jadi benar ibu yang kau maksud adalah tante Amanda, sahabat ibuku? "
"Sejak kapan kau mengenaliku, bukannya waktu itu aku bertanya padamu?? " (Dimas)
Celine menjelaskan pada Dimas....
Seminggu sebelum Amanda memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, Amanda menceritakan semua yg berkaitan dgn Celine dan Dimas.
Termasuk keluarga Celine dan keberadaan Dimas saat ini.
__ADS_1
Sebelum tinggal di Jakarta, Amanda dan Celine menetap di sebuah kota kecil, kota tersebut adalah tempat dimana Amanda dan Mariana dibesarkan.
Singkat cerita, orang tua Dimas adalah teman ayah Celine yaitu Bram. Celine adalah putri kedua keluarga Bharata yg tidak diinginkan kehadirannya. Hingga saat ini Bram tidak tahu bahwa putrinya masih hidup. Berbeda dgn Rianti, Amanda telah menceritakan perihal Celine kepadanya.
Tentang kepergian Amanda, ia telah membuat kesepakatan dengan Rianti. Amanda akan menjauhi Bram dgn sarat ia harus memberikan hak Celine yg belum pernah Celine dapatkan dr orang tuanya, yaitu pengakuan.
Jika Rianti tidak melaksanakan janjinya, Amanda akan kembali dan mengambil Bram darinya, Amanda sendiri yang akan membuat Bram mengakui dan menerima Celine sebagai putrinya.
Sebelum Mariana meninggal, ia telah mencari tahu siapa orang tua kandung Celine, setelah mengetahuinya, Mariana menghubungi Amanda dan menceritakan semuanya padanya. Mariana percaya cuma Amanda yang bisa menolong Celine, mengembalikan Celine pada keluarganya, tanpa membahayakan nyawanya. Kedatangan Amanda ke Jakarta bukan tanpa alasan, selain mendekatkan Celine dgn keluarganya, Amanda juga berusaha mencari Dimas.
Kegalauannya selama ini terjawab sudah, setelah pertemuannya dgn Rianti beberapa waktu yang lalu.
Celine berharap pertemuannya kali ini dgn Dimas bukan sebagai kakak beradik, melainkan lebih dari itu. Celine telah jatuh hati semenjak mengenal Dimas sebagai atasannya. Tanpa ragu Celine mengungkapkan perasaannya terhadap Dimas, ia berharap cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.
Akan tetapi pada kenyataannya, ia harus merelakan Dimas untuk kakaknya, Azilah.
Dimas menceritakan tentang hubungannya dengan Azilah, hubungan terlarang yg ditentang ayah mereka.
Bagai disambar petir di siang bolong, pupus sudah cinta Celine untuk Dimas.
__ADS_1
Bagaimanapun juga ikatan batin Dimas dgn Azilah lebih kuat, karena mereka hidup bersama selama belasan tahun. Sedangkan dgn Celine, hanya beberapa bulan, itupun mereka sama sama masih kecil.