
CINTA KEANO
Lama-lama Celine jengah juga dengan kelakuan putra sulungnya. Farel sering membuat masalah di sekolahnya. Tak ayal hal itu membuat ayah dan ibunya sering mendapat malu.
Belum lagi kenakalannya sudah melewati batas kesabaran orangtuanya. Celine merasa telah gagal mendidik putranya dengan baik.
Sebentar lagi Farel akan segera lulus dan akan melanjutkan kuliah di sebuah universitas ternama di Jakarta. Celine dan Aditya berharap Farel akan berubah mengingat dia lah yang akan meneruskan perusahaan keluarga Sanjaya.
Sementara itu, usia Keano yang tak lagi remaja, membuat resah seluruh keluarganya. Bagaimana tidak di usianya yang hampir menginjak kepala tiga, Keano belum juga menikah.
Ia masih sibuk bekerja dan mengurus ayahnya. Meskipun banyak wanita yang jatuh hati padanya, tak ada satupun yang mampu menaklukkan hati seorang Keano.
Sikapnya yang dingin terhadap wanita seolah menjadi benteng baginya. Keano hanya akan menikah dengan orang yang dicintainya, ia tak ingin bernasib sama seperti ayahnya.
Lebih baik ia melajang seumur hidup daripada harus terpaksa menikah dengan wanita yang tidak ia cintai.
Hingga pada suatu hari, sesuatu terjadi pada Keano.
Bermula dari seorang wanita sebut saja namanya Sherly. Sherly adalah mitra bisnis keluarga Bharata, ayahnya seorang pebisnis handal. Sudah lama menjalin kerjasama dengan perusahaan Bharata di Bandung. Bahkan jauh sebelum Sherly mengenal Keano.
Sherly begitu tergila gila pada Keano, hampir setiap hari Sherly menemui Keano di kantornya. Akan tetapi Keano selalu tak acuh padanya.
Sherly mulai mengenal Keano saat mereka masih sama sama kuliah di Universitas yang sama.
Awalnya sherly belum mengetahui jika Keano berasal dari keluarga Bharata, namun lain dengan Keano. Sejak awal bertemu, ia sudah mengetahui latar belakang keluarga Sherly.
Keano memang pendiam namum bukan berarti ia tak waspada. Keano banyak mengetahui hal hal yang tidak diketahui banyak orang.
Paras cantik kulit putih mulus tubuh seksi rambut hitam sebahu serta tinggi badan ideal, itulah sedikit gambaran dari fisik seorang sherly.
Selain itu, Sherly dikenal sangat ramah pada semua orang. Berbeda dengan Keano yang dingin kepada semua wanita. Hanya dengan keluarganya lah Keano terlihat selalu ramah.
Sejak masih menyandang status sebagai mahasiswa, Sherly selalu mengikuti kemana pun Keano pergi. Ia mendekati Keano tanpa menyerah.
Walaupun tak jarang Keano memarahinya, Sherly tetap maju terus pantang mundur. Di Manapun ia melihat Keano pasti akan menghampirinya, meskipun hanya sekedar menyapa.
Tak sedikit yang heran dan menyayangkan sikap Sherly, yang terlihat seperti pengemis cinta dihadapan Keano.
Termasuk Metha sahabat Sherly, yang sebal jika melihat Keano yang sok jual mahal.
"Sherly, lo tuh cantik bokap lo juga tajir, lo bisa dapetin cowok manapun yang lo suka"
"Napa sih lo ngejar-ngejar cowok gak jelas macam Keano, udah songong pake sok jual mahal lagi"
__ADS_1
"Gue eneg tau gak sher, liat elo kayak gini terus." Akhirnya Metha mengeluarkan semua kekesalannya selama ini.
"Gak tau dech Meth, gue juga bingung. Apa sih yang gue cari dari dia."
"Selama hampir 4tahun Meth, gue ngejar ngejar dia, tapi sama sekali dia gak tertarik sama gue. "
"Seumur hidup, gue selalu dikejar-kejar cowok, tapi kali ini.... Lo tau sendiri kan? Jangankan suka sama gue, yang ada gue selalu dimarahin sama dia. "
"Sebenarnya gue juga udah capek Meth, 4tahun cinta gue bertepuk sebelah tangan. " Terdengar nada bicara Sherly seperti orang putus cinta.
"Tapi apa iya, gue harus nyerah sekarang?? Setelah apa yang udah gue lakuin selama ini?? " Lanjutnya
"Terus lo mau nunggu sampe kapan Sherly? " Tanya Metha kesal.
"Entahlah Meth..... Gue bingung"
Jawab Sherly.
Metha semakin tak mengerti dengan jalan pikiran Sherly. Bahkan sampai lulus kuliah, Sherly masih tak dapat berpaling dari Keano.
Sherly meminta izin kepada ayahnya untuk bekerja ditempat Keano. Bukan tanpa alasan, itu semua ia lakukan supaya bisa bertemu Keano setiap hari.
Sherly mengejar cinta Keano hingga hampir putus asa. Keano benar-benar tak peduli dengannya. Bahkan Keano pernah mempermalukan Sherly di depan banyak orang.
Sebagai seorang sahabat tentu saja Metha marah, ingin rasanya Metha menampar Keano seketika itu juga.
Dan sejak saat itulah Sherly memutuskan untuk mundur, ia tak mau terluka lebih lama lagi.
Sudah satu minggu, tak nampak wajah Sherly di kantor Keano, ia juga sudah tidak bekerja di sana. Keano yang awalnya biasa saja, lama-lama merindukan kehadiran sosok sherly di dekatnya.
Selama 7 tahun, Sherly selalu hadir dalam hidupnya, walau terkadang hanya sekadar menyapa, selama itu pula ia selalu tak mengacuhkannya. Kini saat Sherly menjauhinya, Keano merasa ada yang hilang dari hidupnya.
Keano nampak gelisah, ia bingung dengan perasaannya sendiri.
Sherly akan pergi ke sebuah kafe, ada seorang teman pria, Aldo namanya, mengajaknya berkencan.
Awalnya sherly menolak, tapi mengingat perlakuan Keano padanya, membuat sherly menerima ajakan Aldo.
Mungkin dengan begitu, ia bisa sedikit melupakan kesedihannya. Metha yang mengetahuinya sempat mengingatkan Sherly untuk memikirkannya kembali.
Yang metha tahu Aldo seorang playboy. Ia takut Aldo akan berbuat macam macam dengan Sherly. Namun dengan tegas Sherly menepis anggapan metha. Ia berjanji akan berhati-hati.
Masih saja metha tak dapat menghilangkan kekhawatirannya, tanpa berpikir panjang metha pergi menemui Keano.
__ADS_1
Ia memberitahu Keano mengenai Sherly. Metha mengatakan jika saat ini Sherly sedang dekat dengan Aldo, seorang playboy kampus. Mereka akan berkencan di "z" kafe.
Satu-satunya orang yang bisa menyelamatkan Sherly adalah Keano, Metha berharap Keano membuka hatinya untuk Sherly. Semenjak jauh dari Keano Sherly terlihat kacau. Ia tak seceria biasanya.
Keano yang mendengar penjelasan Metha hanya diam, bahkan Keano mengatakan pada Metha bahwa semua itu bukan urusannya.
Metha yang mendengar jawaban Keano kesal bukan main, ia menyesal telah datang pada orang yang salah.
Di "Z" Kafe.....
Sherly datang dengan mengenakan dress hitam selutut tanpa lengan, dengan sedikit riasan dan beberapa aksesoris membuatnya bak seorang bidadari.
Aldo yang melihatnya nampak bergairah. Ia memberikan segelas minuman yang telah dicampur obat kepada Sherly.
Aldo tau Sherly sedang patah hati, inilah saat yang tepat untuk memiliki Sherly seutuhnya.
Tiba-tiba Sherly merasa pusing, badannya terasa panas. Ia meminta Aldo segera mengantarnya pulang ke rumah. Tapi dasar Aldo, ia malah membawa Sherly ke sebuah hotel.
Dengan terhuyung huyung Aldo memapahnya, masuk ke sebuah kamar. Sherly hampir kehilangan kesadarannya, ia merasa gatal di sekujur tubuhnya, rasa gatal itu menjalar hingga ke daerah intimnya.
Rasanya seperti ingin mengeluarkan sesuatu.
Degup jantungnya semakin cepat. Sherly berubah seperti bukan dirinya.
Setelah merebahkan Sherly di tempat tidur, Aldo kembali menutup pintu dan saat itu juga...... Buuugghh.... Sebuah pukulan mendarat tepat di wajahnya.
Ternyata Keano telah mengikutinya. Ia menghajar Aldo dan menyerahkannya pada keamanan hotel. Keano masuk ke kamar berniat membawa Sherly pulang. Akan tetapi sesuatu yang lain terjadi.
Sherly terus meracu, ia membuka seluruh pakaiannya, Keano yang melihatnya sempat tergoda, namun ia tidak ingin memanfaatkan keadaan Sherly yang sedang dibawah pengaruh obat perangsang.
Keano mengangkat tubuh Sherly dan membawanya ke kamar mandi, ia membaringkan Sherly di bathtub, lalu mengguyur nya dengan air dingin.
Sherly nampak menggigil kedinginan, setelah dirasa cukup tenang Keano memindahkannya ke tempat tidur. Ia menutup seluruh tubuh Sherly dengan selimut. Entah apa yang terjadi, Keano merasakan jantungnya berdegup cepat.
Ia memandangi wajah Sherly dan membelai rambut yang menutupi wajahnya. Desiran hangat seakan keluar dari tubuhnya. Keano memandang lekat wajah Sherly tak disangka ia telah jatuh hati pada wanita dihadapannya.
Setelah sekian tahun tak mengacuhkannya kini Keano sadar bahwa ia tak ingin kehilangan Sherly. Sherly membuka matanya, pandangannya tertuju tepat pada kedua bola mata Keano, dengan segera Keano berdiri dan memalingkan tubuhnya dari Sherly. Keano meminta Sherly untuk segera memakai pakaiannya kembali.
Tiba-tiba saja ada yang melingkar di pinggang Keano, ternyata Sherly tengah memeluknya dari belakang, dalam keadaan masih bertelanjang. Keano membalikan tubuhnya dan melihat sesuatu yang indah tepat di hadapannya. Kali ini Keano tak dapat menahan dirinya lagi. Ia yakin Sherly benar-benar sadar.
Sebagai pria normal Keano tak dapat membohongi hasratnya. Ia dan Sherly akhirnya melakukannya malam itu juga. Keano melakukannya dengan lembut, ini adalah pertama kalinya bagi keduanya. Keduanya hanyut dalam lautan peluh. Cinta mereka akhirnya bersatu.
Setelah kejadian malam itu, Keano segera menemui orang tua Sherly, ia datang untuk melamar putri mereka.
__ADS_1
Kini mereka resmi menjadi sepasang kekasih. Setelah Keano bicara dengan keluarganya, secepatnya ia akan segera menikahi Sherly. Sherly sangat bahagia, perjuangannya selama bertahun-tahun kini terbayar sudah.