Cinta Untuk Permaisuri Arogan

Cinta Untuk Permaisuri Arogan
Episode 21


__ADS_3

Menjelang pagi mereka pun melanjutkan perjalan kembali agar cepat sampai karna perkiraan malam nanti mereka telah tiba di kerajaan Matahari. Sepanjang jalan mereka menikmati waktu perjalanan tersebut terkadang Vela akan turun dari atas kuda ketika melihat buah hutan dan mengambilnya untuk cemilan mereka agar perjalanan yang mereka lalui tidak terlalu membosan kan.


"Kalian bahagia setelah keluar dari istana"tanya Vela pada kedua nya.


"Bahagia asal kan bersama kakak"ucap Santi dengan tulus membuat Vela tersenyum.


"Al juga bahagia ma apalagi sekarang mama menyagangi Al kemana pun mama pergi Al ingin selalu bersama mama"ucap Al.


"Jika kalian bahagia maka kita akan memulai hidup baru yang lebih bahagia lagi,lupakan apa yang terjadi saat kita masih berada di istana anggap saja semua yang terjadi dulu tidak pernah kalian alami"ucap Vela.


"Kakak benar untuk apa mengenang masa lalu jika itu hanya membuat kita terluka lebih baik kita memikirkan masa depan untuk merencanakan hari yang akan kita lalui dengan bahagia"ucap Santi membuat Vela tersenyum tipis.


"Nanti setelah mama membangun usaha baru dan berjalan lancar kalian akan mama masuk kan ke akademi di kerjaan itu"ucap Vela.


"Tidak mau"ucap kedua nya kompak membuat kening Vela mengerut bingung.


"Kenapa"tanya Vela.


"Al tidak mau jauh dari mama"ucap Al.


"Santi juga"ucap Santi.


"Hey kalian harus masuk ke akademi agar kalian semakin pintar dan orang-orang akan menghargai kalian"ucap Vela.


"Semua nya sama saja kak di sini walaupun kita pintar dan jenius akan kalah jika itu menyangkut kekuasaan,orang yang berkuasa akan lebih di hormati di sini"ucap Santi.


Benar juga sih,di sini kan masih kuno yang mengatur semua nya adalah siapa yang berkuasa dia lah yang akan menang dan di hargai,batin Vela.


"Kami akan membantu kakak saja mencari uang"ucap Santi lagi di angguki Al.


"Tidak,,bagaimana pun kalian akan tetap masuk ke akademi"ucap Vela tegas karna bagaimana pun belajar adalah hal utama bagi nya.

__ADS_1


"Lagian bukan kah akademi di sini bisa pulang setelah selesai belajar"ucap Vela lagi.


"Iya ma/kak"ucap kedua nya.


"Bagus kalian harus belajar yang benar nanti nya"ucap Vela di angguki kedua nya.


Tak terasa mereka telah sampai di batas kerajaan Matahari.


"Berhenti"ucap kedua penjaga perbatasan kerajaan tersebut.


"Ada apa tuan"ucap Vela.


"Kalian bukan orang kerjaan Matahari bukan"tanya penjaga tersebut.


"Benar tuan,kami ke sini hanya untuk mencari penginapan sekalin kami lewat dari kerajaan ini"ucap Vela.


"Ya sudah silahkan masuk"ucap penjaga tersebut membuka pintu masuk untuk Vela.


Vela mengangguk segera menghentak kan tali kuda nya kembali agar lebih cepat sampai karna sudah sore,ia ingin secepat nya mendapatkan penginapan untuk mereka agar bisa istirahat dan besok mereka akan mencari rumah yang bisa untuk mereka tinggali.


"Benar kak"ucap Al tak kalah semangat karna baru pertama kali keluar jauh.


"Kita turun dari kuda karna sebentar lagi akan sampai di kota"ucap Vela turun dari kuda karna kota sudah mulai dekat dari jakar mereka berada.


Ia membantu kedua nya turun dari atas kuda dan menarik kuda tersebut untuk berjalan di belakang nya karna sayang jika ia tinggal kan maka dari itu mending ia pelihara saja.


"Jangan jauh-jauh dari mama"peringat Vela pada kedua nya yang terlihat sudah tidak sabaran ingin sampai di kota.


Setelah setengah jam mereka berjalan akhir nya sampai di penginapan,mereka masuk ke dalam setelah Vela menitipkan kuda nya.


"Kalian mandi lah lebiu dulu setelah itu kita nanti akan keluar jalan-jalan sekalian mencari makan malam"ucap Vela.

__ADS_1


"Iya ma/kak"ucap kedua nya dengan semangat mendengar kata jalan-jalan dari Vela.


"Dasar bocil"gumam Vela terkekeh pelan melihat kelakukan kedua nya namun menjadi hiburan tersendiri untuk Vela melihat tingkah kedua nya.


Vela pun segera merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur sambil menunggu kedua nya selesai mandi.


Aku tidak akan menjadi pembunuh bayaran lagi,lebih baik aku menikmati hidup ku dengan santai di sini namun aku akan tetap melatih mereka berdua agar jadi kuat agar bisa melindungi diri mereka,batin Vela.


"Hidup ini memang penuh misteri seperti yang terjadi pada ku bagaimana bisa aku yang sudah mati nyasar ke zaman kuno ini dan lebih parah nya lagi jiwa ku masuk ke dalam tubuh permaisuri bodoh ini,haiss bisa-bisa nya juga ia mencintai kaisar gila itu untung saja aku tidak pernah jatuh cinta,jangan kan jatuh cinta dekat dengan lelaki saja tidak pernah"guman Vela mengingat diri nya di zaman modren dulu.


"Bagaimana kabar selir kesayangan nya itu yah,ahhh tidak akan lama lagi pasti akan segera meninggalkan dunia ini,aku jadi penasaran bagaimana jika selir kesayangan nya itu sudah tiada apa kaisar gila itu akan semakin gila karna di tinggal mati oleh selir kesayangan nya"gumam Vela membayangkan nya membuat ia terkekeh sendiri membayangkan kaisar Alex menjadi benar-benar gila.


"Hahhh itu bukan urusan ku,biarkan saja ia gila atau bunuh diri sekali pun yang penting aku sudah bebas dan membawa putra ku dari istana bagai neraka tersebut"ucap Vela lagi segera beranjak dari atas ranjang setelah mendengar suara pintu kamar mandi terbuka.


"Sudah selesai"ucap Vela pada kedua nya.


"Iya ma"ucap Al.


"Mama mandi dulu sebentar kalian bersiap lah"ucap Vela masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya tidak lupa membawa pakaian ganti nya.


Lima belas menit kemudian Vela keluar dengan pakaian sederhana dan mendekati kedua nya yang sudah terlihat cantik dan tampan,ia sedikit memoles wajah nya dengan bedak dan mengingat sedikit rambut nya.


"Ayo keluar"ajak Vela pada kedua nya.


"Ayooo"ucap Santi dan Al bersamaan segera keluar dari penginapan di ikuti Vela dari belakang.


Ketiga nya berjalan-jalan menikmati kota tersebut yang terlihat masih ramai di malam hari.


"Ma Al boleh beli itu"tunjuk Al pada penjual tanghulu.


"Boleh,,malam ini kalian meminta apapun mama akan berikan"ucap Vela membuat kedua nya mengangguk antusias.

__ADS_1


"Pak kami beli 5"ucap Vela.


"Sebentar nona"ucap penjual itu segera membungkus nya untuk mereka,Vela pun membayar tanghulu tersebut lalu mereka kembali berjalan sambil menikmati tanghulu yang ada di tangan mereka masing-masing.


__ADS_2