
Saat ini mereka bertiga menikmati makanan yang di sajikan oleh permaisuri Bianca,ketiga nya makan sambil bercanda hingga terdengar suara tawa mereka di kediaman permaisuri Bianca tersebut,bahkan para pengawal yang juga menikmati makan mereka ikut tersenyum menyaksikan nya.
"Salam yang mulia permaisuri"ucap seorang pelayan mengganggu acara makan mereka tersebut.
"Salam mu di terima"ucap permaisuri Bianca menatap pelayan tersebut.
"Ada apa"tanya permaisuri Bianca.
"Mohon ampun telah mengganggu waktu yang mulia permaisuri,putri pertama sedang mengamuk di kediaman nya yang mulia"ucap pelayan itu pelan.
"Kenapa dengan nya"tanya permaisuri Bianca.
"Hamba juga tidak tahu yang mulia tiba-tiba saja putri pertama mengamuk"ucap pelayan itu.
"Hmm aku akan ke sana kau duluan saja tenangkan dia lebih dulu"ucap permaisuri Bianca.
"Baik yang mulia"ucap pelayan itu membungkuk hormat segera meninggalkan kediaman permaisuri Bianca.
"Kalian makan saja di sini mama pergi sebentar"ucap permaisuri Bianca.
"Kami ikut ma"ucap pangeran Albert.
"Tidak perlu lebih baik kalian makan di sini mama hanya sebetar saja"ucap permaisuri Bianca berdiri dari duduk nya berjalan meninggalkan kedua pangeran tersebut.
Tiba di kediaman putri pertama yang hanya beberapa bulan saja lebih muda dari pangeran Albert,ia menghela nafas kasar mendengar suara teriakan putri Maria yang merupakan putri pertama kaisar Alex dengan selir Jia dan putri kedua beberapa bulan jarak nya dengan pangeran Maxim yang bernama putri Meisya.
"Kenapa dengan mu putri Maria"ucap permaisuri Bianca menatap putri Maria yang terlihat kacau.
"Pergi dari sini"teriak putri Maria membuat permaisuri Bianca menaik kan alis nya mendengar teriakan putri Maria.
"Jangan berterik di depan permaisuri ini"ucap permaisuri Bianca dingin,ia tak suka ada yang meneriaki nya.
"Ada apa dengan mu"ucap permaisuri Bianca lagi.
"Mereka mengatakan jika aku akan di buang dari istana ini karna ibu ku telah meninggalkan ku"ucap putri Maria pelan.
"Siapa yang mengatakan nya"tanya permaisuri Bianca.
__ADS_1
"Ada nona cantik tak sengaja bertemu dengan ku dia yang mengatakan nya"ucap putri Maria pelan sambil menangis,jika ia di buang dari istana tidak ada seorang pun yang akan menerima nya di luar sana.
"Nona siapa yang putri Maria katakan"tanya permaisuri Bianca pada pelayan di kediaman tersebut.
"Tamu yang mulia kaisar permaisuri"ucap pelayan tersebut dengan takut.
"Apakah dia juga mengatakan hal itu pada putri Meisya"tanya permaisuri Bianca.
"Benar yang mulia"ucap pelayan tersebut membuat wajah permaisuri Bianca menggelap mendengar nya,tak wajar mengatakan hal seperti itu pada anak kecil.
"Antarkan mereka berdua ke kediaman ku"ucap permaisuri Bianca.
"Baik yang mulia"ucap pelayan tersebut,sedangkan putri Maria hanya menangis saja ikut dengan pelayan nya menuju kediaman permaisuri Bianca.
Permaisuri Bianca kini berjalan menuju kediaman para tamu yang datang berkunjung ke istana termasuk nona Ariana yang menjadi tamu di istana tersebut.
Brukkk
Tanpa aba-aba permaisuri Bianca menendang kuat pintu kediaman tersebut hingga membuat nona Ariana terkejut begitu juga pelayan di sana yang di suruh kaisar Alex melayani nona Ariana.
"Salam yang mulia permaisuri"ucap nona Ariana.
"Saya tidak mengatakan apapun permaisuri"ucap nona Ariana membuat permaisuri Bianca tertawa mendengar nya.
"Lidah mu sangat pandai berbohong rupa nya"ucap permaisuri Bianca sinis.
"Maaf kan hamba permaisuri tetapi nona ini tidak berbohong"ucap nona Ariana membuat permaisuri Bianca semakin ingin membunuh wanita di depan nya tersebut.
"Kau masih berbohong sudah jelas mereka mengatakan nya jika kau mengatakan sesuatu pada mereka berdua"ucap permaisuri Bianca mendekati nona Ariana.
"Ingat lah kau hanya menumpang di sini jadi jaga batasan mu di istana ini"ucap permaisuri Bianca mencekik leher nona Ariana.
"Ada apa permaisuri"tanya kaisar Alex mendengar jika permaisuri Bianca mendatangi kediaman nona Ariana membuat nya meninggalkan pekerjaan nya dan menuju kediaman di mana nona Ariana sementara tinggal.
"Tanyakan saja pada tamu yang tak tahu diri ini"ucap permaisuri Bianca melepaskan tangan nya dari leher nona Ariana.
"Apa yang terjadi Ariana"tanya kaisar Alex.
__ADS_1
"Saya tidak tahu yang mulia kaisar tiba-tiba saja permaisuri datang membuat keributan di sini dan mengatakan jika saya telah berbuat seenak nya di istana ini"ucap nona Ariana membuat permaisuri Bianca berdecih mendengar nya.
"Wanita rubah kau masih berbohong"ucap permaisuri Bianca menampar kuat pipi nona Ariana.
Plakk
Plakk
"Jika kau tak segera mengeluarkan nya dari istana ini kau tahu sendiri apa yang aku lakukan bukan"ucap permaisuri Bianca menatap dingin kaisar Alex dan meninggalkan kediaman tersebut untuk kembali ke kediaman nya sendiri.
Sementara kaisar Alex yang mendengar ucapan permaisuri Bianca menghela nafas,ia menatap Ariana yang terduduk di lantai memegangi pipi nya yang ditampar oleh permaisuri Bianca.
"Lebih baik kau meninggalkan istana ini Ariana kau pasti sudah membuat permaisuri marah hingga ia begitu"ucap kaisar Alex.
"Anda tak percaya pada ku yang mulia kaisar"tanya nona Ariana menangis.
"Aku tahu bagaimana permaisuri Ariana ia tak akan berbuat seperti itu jika tak ada yang mengganggu nya,lebih baik kau segera meninggalkan istana ini"ucap kaisar Alex berbalik pergi dari sana,itu lebih ia lakukan dari pada ia harus kehilangan permaisuri Bianca.
Sementara permaisuri Bianca terus berjalan menuju kediaman nya,setiba nya di sana ia melihat semua nya diam saja kecuali kedua pangeran yang sedang makan dan berbincang seperti kedua nya tak menganggap ada orang di samping mereka.
"Kalian pergi lah biarkan saja mereka berdua di sini"ucap permaisuri Bianca pada pelayan kedua putri tersebut.
"Baik yang mulia"ucap mereka meninggalkan kediaman tersebut.
"Duduk lah bergabung dengan pangeran dan permaisuri ini"ucap permaisuri Bianca duduk di tempat nya lagi.
Namun kedua nya malah diam saja dan menunduk takut membuat permaisuri Bianca menatap aneh kedua nya.
"Kenapa kalian tidak duduk"tanya permaisuri Bianca.
"Apakah yang mulia permaisuri tak menghukum kami"tanya putri Meisya polos.
"Memang nya kalian ingin permaisuri ini hukum"tanya permaisuri Bianca.
"Tidak yang mulia"ucap kedua nya menunduk takut.
"Kenapa kalian malah takut"tanya permaisuri Bianca.
__ADS_1
"Ibu selir mengatakan jika permaisuri Bianca jahat dan suka menghukum orang"ucap putri Meisya.
Cih wanita rubah itu malah mengotori otak putri mereka ternyata,bagaimana dengan wanita di istana ini sih malah mengajari anak mereka berbuat jahat kalau tidak mereka menyiksa anak mereka sendiri seperti permaisuri bodoh itu dulu,batin permaisuri Bianca,ia merasa tak ada satu pun yang waras istri kaisar Alex itu.