Cinta Untuk Permaisuri Arogan

Cinta Untuk Permaisuri Arogan
Episode 25


__ADS_3

Keesokan hari nya Vela membuka restoran kecil nya pagi hari,ia juga telah memasak semua menu yang ia buat untuk di jual di bantu oleh Santai dan Al,semua meja dan kursi yang ia pesankan sudah datang begitu juga perlengkapan restoran nya.


Satu persatu pelanggan berdatangan ke retoran milik Vela di sambut mereka dengan ramah,Vela segera menyajikan makanan yang mereka pesan dan di antar oleh Santi.


"Wahh makanan nya enak sekali,baru pertama kali nya aku memakan makanan yang paling enak"ucap pelanggan yang datang makan dengan lahap.


"Benar sekali makanan ini yang paling enak yang pernah aku makan"ucap yang lain membuat senyum Vela mengembang sempurna.


Seperti nya rumah makan ku akan begitu ramai,batin Vela.


Secepat kilat rumah makan milik Vela yang makanan nya tersebut tidak pernah ada di kerajaan tersebut menyebar luas di tambah rasa nya yang enak membuat orang-orang ingin mencoba nya nya.


"Mama pelanggan nya bertambah ramai"ucap Al yang duduk saja karna perintah Vela mengingat ia baru bisa berjalan Vela tidak ingin terjadi sesuatu maka dari itu ia tidak mengizinkan Al membatu karna akan bolak balik.


"Bukan kah itu bagus restoran kita ini akan cepat terkenal"ucap Vela sibuk menata makanan di piring yang akan di antar kan Santai,ia juga di sibuk kan untuk memasak lagi karna banyak menu yang sudah habis sedangkan pelanggan nya masih banyak beruntung ia menyetok banyak sayuran dan lain nya sehingga tidak perlu belanja lagi.


"Kak tempat untuk duduk tidak ada lagi semua nya sudah penuh sedangkan pelanggan kita masih banyak"ucap Santi.


"Kau lihat masakan itu sebentar biar kakak yang akan bicara"ucap Vela di angguki Santi.


"Perhatian sebentar"ucap Vela pada mereka.


"Maaf tempat makan kami kecil dan banyak dari kalian yang ingin makan bagaimana kalau di bungkus saja bagi yang ingin cepat pulang dan bagi yang ingin bersantai bisa menunggu mereka selesai makan"ucap Vela pada mereka.


"Tidak masalah nona jika di bungkus"ucap salah satu dari mereka.


"Terimakasih atas pengertian nya,adik saya akan menanyakan untuk siapa saja yang akan di bungkus"ucap Vela ramah segera meninggalkan mereka takut nya jika Santi tidak bisa menangani di dapur.


"Santi coba tanya berapa yang di bungkus biar kakak siap kan"ucap Vela.


"Iya kak"ucap Santi segera pergi dari dapur.

__ADS_1


Vela sendiri sibuk mondar mandir di dapur membuat Al yang melihat nya merasa kasihan.


Jika Al sudah besar nanti Al akan membahagiakan mama dan Al akan bekerja keras agar mama tidak perlu bekerja lagi,batin Al menatap Vela.


"Kenapa sayang"tanya Vela merasa di perhatikan oleh Al.


"Ehh tidak papa ma"ucap Al.


"Al sudah lapar nak"tanya Vela.


"Sedikit ma tapi Al masih bisa tahan biar kita sama-sama makan"ucap Al membuat Vela tersenyum tipis.


"Jika menunggu mama akan lama lihat lah mereka masih banyak menunggu pasti akan lama belum lagi mama masih harus memasak,sebentar mama buat kan untuk Al agar makan duluan"ucap Vela.


"Tapi mama juga harus makan nanti bisa sakit jika tidak makan"ucap Al.


"Iya mama akan sekalian makan"ucap Vela.


Santi yang datang setelah mengantar pesanan pelanggan segera duduk di samping Al karna lelah bolak balik.


"Iya kak"ucap Santi.


Santi mengambil makanan untuk diri nya sendiri melihat Vela yang masih sibuk,setelah itu ia makan di samping Al yang juga sudah menyantap makanan nya.


Hingga sore mereka sibuk dengan melayani pelanggan yang berdatangan dan akhir nya selesai karna semua bahan makanan sudah ludes jadi tidak ada yang di masak lagi membuat mereka menutup restoran dan besok pagi akan buka lagi.


"Akhir nya selesai juga"ucap Santi duduk di kursi.


"Ini karna baru pertama buka maka nya lelah besok kalau sudah terbiasa tidak akan selesah sekarang"ucap Vela.


"Kak semua bahan sudah habis bukan"tanya Santi.

__ADS_1


"Iya semua sudah habis sebentar lagi kakak akan keluar untuk membeli nya"ucap Vela menghitung koin di tangan nya.


"Hari ini kita dapat untung banyak jika setiap hari untung nya lebih banyak kalian bisa sekolah dengan cepat"ucap Vela.


"Santi tidak perlu masuk sekolah kak biar Santi membantu kakak saja"ucap Santi membuat Vela menatap Santi.


"Tidak,,kalian akan sekolah kakak tidak terima penolakan dan untuk membatu kakak tenang saja kakak akan mencari orang lain yang bisa membantu"ucap Vela.


"Terimakasih kak"ucap Santi dengan mat berkaca-kaca.


"Kau sudah seperti adik kakak sendiri"ucap Vela.


"Lebih baik kalian ke atas untuk mandi kakak akan keluar sebentar untuk membeli bahan masakan"ucap Vela berdiri dari duduk nya.


"Ma bagaimana kalau kami ikut saja nanti bisa membantu mama membawa nya"ucap Al.


"Baik lah kalian boleh ikut"ucap Vela tersenyum hangat.


Ketiga nya pun segera keluar dari dalam dan mengunci pintu baru lah mereka berjalan menuju pasar dengan santai.


"Hari ini karna kita pertama buka dan untung yang kita dapat lumayan banyak jadi kalian bebas ingin membeli apapun untuk hari ini nanti biar mama yang akan bayar semua"ucap Vela pada kedua nya namun di balas gelengan dari mereka berdua membuat kening Vela mengerut bingung.


"Kenapa tidak mau"tanya Vela.


"Lebih baik di simpan kak untuk keperluan kita kedepan nya"ucap Santi di angguki Al.


"Kalian ini besok kan kita masih buka jadi pasti akan mendapat untung banyak apalagi restoran kita sudah pasti akan terkenal akan banyak pengunjung yang datang"ucap Vela.


"Ma bukan kah kami akan masuk sekolah pasti biaya nya akan mahal"ucap Al.


"Tenang saja masalah biaya tidak usah kalian pikirkan biar mama yang urus yang kalian lakukan hanyalah belajar dengan baik"ucap Vela di angguki kedua nya.

__ADS_1


Mereka pun sampai di pasar,Vela mulai membeli sayur yang ia butuhkan dengan jumlah yang lebih banyak lagi ia ambil begitu pun dengan ayam dan ikan serta bumbu yang ia perlukan.


Setelah mendapat kan semua yang di butuhkan mereka kembali pulang ke rumah karna sudah tidak ada yang mereka beli lagi,kedua anak itu juga tidak mau membeli apapun membuat Vela menyerah dan memilih pulang mungkin mereka sudah melihat dan merasakan bagaimana sulit nya mencari uang maka dari itu mereka berpikir untuk membelikan nya,pikir Vela.


__ADS_2