
Keesokan hari nya kabar tentang kematian selir Silla menyebar luas karna selir Silla merupakan selir kesayangan kaisar Alex. Banyak yang berasumsi jika selir Silla bunuh diri karna penyakit yang ia derita ada juga yang mengatakan jika kaisar Alex tidak lagi mencintai selir Silla hingga menyebabkan selir Silla memilih bunuh diri.
Vela atau Bianca yang juga telah mendengar kabar kematian selir Silla hanya bersikap biasa saja,ia saat ini sedang mencari tempat tinggal mereka sekaligus untuk membuka usaha agar bisa bertahan hidup karna tidak hanya untuk diri nya melainkan untuk Al dan Santi.
"Kak apa kakak sudah tahu tentang selir Silla"ucap Santi karna Vela terlihat biasa saja ia pikir Vela belum tahu soal kematian selir Silla.
"Kakak tahu,,itu bukan urusan kita biarkan saja kita tidak ada hubungan nya lagi dengan mereka"ucap Vela di angguki Santi.
Mereka tetap berjalan mencari tempat tinggal yang pas sekaligus lokasi yang bagus untuk Vela membuka usaha,hingga langkah Vela terhenti tepat di tengah kota melihat bangunan dua lantai yang seperti nya kosong sangat pas untuk membuka usahanya.
"Permisi tuan apakah anda tahu siapa pemilik bangunan ini"tanya Vela pada pedagang di samping toko dua lantai tersebut.
"Saya tahu nona rumah nya tidak jauh dari sini,apakah nona ingin membeli toko itu"tanya pria paruh baya tersebut.
"Rencana nya saya akan membeli nya jika pemilik nya menjual untuk saya"ucap Vela.
"Toko itu seperti nya di jual nona,mari saya tunjuk kan rumah pemilik toko itu"ucap pria paruh baya tersebut.
"Terimakasih tuan"ucap Vela sopan mengikuti pria paruh baya tersebut dari belakang bersama Al dan Santi.
Benar saja tak lama mereka sampai di rumah cukup mewah seperti nya pemikik toki tadi termasuk seorang bangsawan.
"Nona temui saja pengawal yang berjaga di sana,saya kembali dulu tidak bisa menunggu nona hingga selesai"ucap pria paruh baya tersebut.
"Tidak masalah tuan,terimakasih telah mengantar kami"ucap Vela.
"Sama-sama nona"ucap pria paruh baya tersebut segera meninggalkan Vela di sana.
"Ayo kita ke sana"ucap Vela menggandeng tangan kedua nya mendekati pagar rumah tersebut.
"Permisi,,apakah pemilik rumah ini berada di dalam"ucap Vela pada penjaga rumah tersebut.
"Ada keperluan apa nona"tanya penjaga rumah tersebut.
"Saya ada urusan penting dengan nya sebentar"ucap Vela.
__ADS_1
"Kalau boleh tahu urusan apa nona saya akan mengatakan nya pada nyonya lebih dulu"ucap penjaga itu.
"Begini saya ingin membeli toko yang berada tidak jauh dari sini mereka mengatakan jika toko itu milik nyonya rumah ini"ucap Vela.
"Tunggu sebentar nona"ucap penjaga itu di angguki Vela.
Penjaga itu pun masuk ke dalam rumah untuk memberitahu tuan nya,tak lama penjaga itu kembali dan membuka pintu untuk mereka.
"Silahkan masuk nona"ucap penjaga itu di angguki Vela.
Mereka masuk ke dalam rumah tersebut di sambut wanita paruh baya yang seperti nya pemilik rumah di lihat dari pakaian nya.
"Silahkan duduk"ucap wanita itu pada Vela,Al dan Santi.
"Terimakasih nyonya"ucap Vela.
Ternyata benar di sini orang-orang begitu ramah dan terlihat di sini juga begitu damai,batin Vela.
"Ada perlu apa nona menemui saya"tanya pemilik rumah itu basa basi.
"Kedatangan saya karna ingin membeli toko milik nyonya yang tak jauh dari sini,jika nyonya memang menjual nya saya ingin membeli nya"ucap Vela lagi.
"Kebetulan sekali memang toko itu ingin saya jual juga nona tertarik dengan toko itu tidak masalah saya akan memberikan nya tapi toko itu kosong tidak ada perabotan di dalam nya sama sekali"ucap wanita tersebut.
"Tidak masalah nyonya"ucap Vela senang karna mendapatkan toko tersebut.
Setelah sesuai dengan kesepakatan akhir nya toko itu menjadi milik Vela,mereka pun meninggalkan kediaman mewah tersebut setelah membayar lunas toko tersebut.
"Kita tinggal di sana saja kalian tidak masalah bukan"tanya Vela.
"Iya ma"ucap Al.
"Kita lihat dulu bagaimana toko itu dan membersihkan nya baru kita membeli perabotan dan perlengkapan lain nya"ucap Vela.
Akhir nya mereka sampai di toko yang berlantai dua tersebut dan masuk ke dalam setelah Vela membuka pintu.
__ADS_1
"Lumayan juga"ucap Vela menatap sekeliling toko itu cukup untuk ia buat tempat makan dan lantai dua akan ia buat tempat tinggal mereka.
"Ayo kita bersihkan mumpung masih siang agar nanti malam kita bisa menempati nya"ucap Vela.
"Baik kak/ma"ucap kedua nya semangat.
Ketiga nya pun segera membersihkan toko lantai dua tersebut hingga menjelang sore akhir nya selesai.
"Akhir nya selesai juga"ucap Santi duduk di lantai di ikuti Al setelah selesai membersihkan semua nya.
"Kalian istirahat saja di sini mama akan keluar sebentar,tutup pintu nya jangan keluar dari sini"ucap Vela.
"Mama ingin ke mana"tanya Al.
"Keluar sebentar sayang,,mama hanya ingin membeli keperluan kita malam ini tidak mungkin kan kita tidur di lantai"ucap Vela.
"Hanya malam ini ma tidak masalah"ucap Al.
"Tubuh kalian akan sakit nanti nya,mama hanya sebentar saja"ucap Vela.
"Santi jaga adik mu"ucap Vela.
"Iya kak"ucap Santi.
Vela pun meninggalkan kedua nya untuk pergi ke tempat penjual perabotan,setelah memesan tiga tempat tidur satu berukuran besar dan dua berukuran cukup untuk satu orang saja untuk kedua nya.
Vela pergi membeli makanan untuk mereka untuk makan malam,besok ia akan membeli semua perlengkapan dapur serta bahan-bahan yang akan ia butuhkan untuk membuka restoran kecil nya.
"Mama kenapa lama sekali"ucap Al saat melihat Vela masuk ke dalam.
"Al mama kan harus membeli makan malam untuk kita nak,ayo sini kita makan dulu sambil menunggu tempat tidur yang mama beli"ucap Vela duduk di lantai di ikuti kedua nya.
"Oh iya apa tidak masalah jika kalian akan tidur satu-satu di kamar yang berbeda"tanya Vela,ia akan mendidik kedua nya untuk bisa mandiri.
"Tidak masalah ma,dari dulu juga kita kan tidur terpisah baru sekarang tidur bersama"ucap Al membuat Vela terdiam,ia baru ingat jika dulu sebelum ia berpindah tubuh Al hidup sendirian tanpa ada seseorang di samping nya apalagi dengan kondisi nya yang saat itu belum bisa berjalan berbeda dengan sekarang Al sudah lancar berjalan tidak merasakan sakit lagi namun ia tetap memberikan ramuan obat agar racun di tubuh Al habis tak tersisa.
__ADS_1