Cinta Untuk Permaisuri Arogan

Cinta Untuk Permaisuri Arogan
Episode 45


__ADS_3

Semua yang berada di kediaman permaisuri Bianca menatap ngeri pada sang permaisuri yang terlihat begitu menyeramkan,tak ada yang berani mencegah apa yang di lakukan oleh permaisuri Bianca pada selir Alula yang terus berteriak kesakitan di bawah kaki permaisuri Bianca.


"Kau akan membalas apa yang telah kau perbuat hingga aku harus kehilangan nya"ucap Permaisuri Bianca dengan nada mengerikan.


"Lihat lah Mia dia akan tahu bagaimana rasa nya penyiksaan dunia yang aku berikan namun seperti neraka bagi nya"sambung permaisuri Bianca sambil tertawa menyeramkan membuat semua orang merinding mendengar nya.


Bianca mengangkat pedang nya dan...


Cras


Arrgggg


Permaisuri Bianca memotong sebelah tangan selir Alula hingga putus tak sampai di situ ia bahkan kembali memotong tangan yang sudah putus tersebut menjadi beberapa bagian.


"Diamm"bentak permaisuri Bianca kuat saat selir Alula berteriak kesakitan.


"Bukan kah kau berani menyewa mereka untuk membunuh ku dan putra ku maka aku juga akan berani membunuh mu dengan sadis seimbang bukan"tambah Permaisuri Bianca mencengkram kuat dagu selir Alula.


"Ma-af kan hamba permaisuri"ucap selir Alula pelan.


"Hahahaha maaf kau bilang"bentak permaisuri Bianca menghempas tangan nya kuat hingga kepala selir Alula terbentuk ke lantai.


"Apa kata maaf mu akan membuat Mia hidup haa"tambah permaisuri Bianca menebas selelah kaki selir Alula hingga terdengar suara jeritan kesakitan di sana.


Permaisuri Bianca bahkan mengiris pipi selir Alula seperti bawang dengan pedang tajam milik nya,ia memotong telinga selir Alula dan membuang nya ke lantai.


"Menyenangkan bukan"tanya permaisuri Bianca tertawa sinis.

__ADS_1


Orang-orang yang berada di dalam perlahan keluar tak tahan melihat selir Alula yang di siksa oleh permaisuri Bianca. Sama hal nya dengan kaisar Alex menatap negeri ke arah permaisuri Bianca.


Permaisuri Bianca menatap tajam kaisar Alex yang berada tak jauh dari nya sebelum ia benar-benar menghabisi selir Alula.


"Kau tak masalah bukan jika aku membunuh selir mu ini"tanya permaisuri Bianca.


"Lakukan saja apa yang kau inginkan permaisuri karna dia juga akan tetap di hukum mati karna berencana ingin membunuh seorang permaisuri dan putra mahkota"ucap kaisar Alex di angguki oleh permaisuri Bianca.


"Lagian entah kau mengizinkan nya atau tidak aku juga akan tetap membunuh nya"ucap permaisuri Bianca menyeringai menatap wajah pucat selir Alula.


"Saat nya kita bermain selir Alula"sambung permaisuri Bianca.


Crass


Ia menusuk mata selir Alula dengan pedang di tangan nya tak sampai di situ ia bahkan mengeluarkan mata selir Alula dengan mencongkel nya dengan pedang tersebut membuat selir Alula berteriak keras.


"Berteriak lah aku suka teriakan mu"ucap permaisuri Bianca.


Crasss


Permaisuri Bianca menebas kepala selir Alula hingga darah selir Alula mengenai pakaian nya bahkan tangan nya sudah belumuran darah juga.


"Bakar mayat selir Alula aku tidak sudi jika ia harus di makam kan dengan layak"ucap permaisuri Bianca pada pengawal setia kaisar Alex yang berada di samping kaisar Alex.


"Baik permaisuri"ucap Gio cepat.


"Untuk Mia besok pagi kita akan memakam kan nya di pemamakan pihak istana,kau tidak akan keberatan bukan"tanya permaisuri Bianca mematap dingin kaisar Alex.

__ADS_1


"Tidak sama sekali permaisuri"ucap kaisar Alex,lebih baik cari aman sekarang dari pada ia akan melampiaskan amarah nya pada ku nanti nya,pikir kaisar Alex.


"Aku akan membantai keluarga dari selir mu ini malam ini juga"ucap permaisuri Bianca pada kaisar Alex.


"Tapi permaisuri bagaimana jika ketahuan kau yang akan mendapatkan hukumam"ucap kaisar Alex.


"Aku sama sekali tak peduli siapa yang berani menghalangi ku aku tak akan segan memenggal kepala nya"ucap permaisuri Bianca dingin membuat kaisar Alex dan Gio menelan ludah mereka susah payah,sekarang hanya kedua nya yang tinggal di kediaman permaisuri Bianca pengawal dan pelayan sudah keluar karna tidak kuat melihat permaisuri Bianca yang menyiksa selir Alula.


Permaisuri Bianca keluar dari kediaman nya sambil membawa pedang milik nya yang masih menyisakan darah selir Alula,ia berjalan cepat ke belakang kediaman nya dan melompati tembok lumayan tinggi tersebut di ikuti kaisar Alex dari belakang nya,ia tidak mungkin membiarkan permaisuri Bianca pergi sendirian,kedua nya sama-sama berlari cepat melewati jalan yang lumayan sepi karna sudah hampir tengah malam hingga mereka berhenti tak jauh dari kediaman keluarga selir Alula.


"Kau tunggu di sini biar aku yang saja yang mengurus mereka"ucap permaisuri Bianca mengeluarkan bubuk yang ia bawa dari kediaman nya tadi sebelum pergi.


"Jangan gegabah permaisuri"ucap kaisar Alex datar.


Tak menghiraukan ucapan kaisar Alex permaisuri Bianca berlari secepat kilat dan menaburkan bubuk tersebut ke udara dekat penjaga yang menjaga kediaman tersebut agar membuat mereka pingsan dengan begitu mereka tak akan membuat keributan nanti,lagian ia juga masih memiliki hati untuk membunuh yang tidak ada urusan nya dengan nya.


Setelah aman permaisuri Bianca masuk ke dalam kediaman mewah tersebut dan membuka pintu kamar itu pelan,mata nya menajam dengan senyum menyeringai ia mendekati ranjang dan mengangkat tinggi pedang milik nya.


Crass


Satu keluarga selir Alula ia bunuh tanpa perasaan sedikit pun,ia pun keluar dari sana dan membuka pintu kamar lain nya melakukan hal yang sama membantai mereka semua nya satu persatu hingga tak tersisa.


"Kau sangat berubah permaisuri,aku sama sekali tak mengenali mu yang sekarang"ucap kaisar Alex pada permaisuri Bianca yang berada di samping nya setelah permaisuri Bianca menebas habis kepala keluarga selir Alula.


"Ya kau sangat benar kaisar Alex ini lah aku Bianca yang sama sekali tak bisa di provokasi,sekali saja mereka menganggu ku dan putra ku aku tak akan segan memisahkan kepala mereka dari tubuh nya"ucap permaisuri Bianca datar sambil keluar dari kediaman tersebut.


"Jadi jangan sama kan aku dengan yang dulu lagi setiap orang pasti akan berubah bukan dan ini lah aku yang sekarang"tambah permaisuri Bianca kembali berlari menuju kediaman nya.

__ADS_1


Kaisar Alex sendiri tak mampu mengatakan apapun lagi hanya bisa diam mendengar penjelasan permaisuri Bianca hingga kedua nya sampai di istana lebih tepat nya di kediaman permaisuri Bianca.


"Aku sudah membalas kan apa yang mereka lakukan Mia sekarang tenang lah di sana,maaf kan aku yang tidak bisa menjaga mu sebagai kakak"gumam permisuri Bianca pelan menatap kosong ke tubuh Mia yang tebujur kaku tersebut.


__ADS_2