Cinta Untuk Permaisuri Arogan

Cinta Untuk Permaisuri Arogan
Episode 48


__ADS_3

Pangeran Maxim mendongak menatap permaisuri Bianca karna ia telah mendengar jika permaisuri Bianca yang telah membunuh ibu nya dari pelayan.


"Jangan takut kau tidak salah ibunda permaisuri hanya akan menghukum orang yang salah begitu juga dengan ibunda selir Alula yang di hukum karna ia berbuat jahat"ucap permaisuri Bianca.


"Hiks hiks tapi sekarang pangeran ini tidak mempunyai siapa pun lagi"ucap pangeran Maxim pelan.


"Siapa bilang kau tidak mempunyai siapa pun masih ada permaisuri ini dan pangeran Albert bersama mu"ucap permaisuri Bianca.


"Jangan menangis lagi kau mau ikut bersama kami keluar istana"tanga permaisuri Bianca.


"Apakah boleh"tanya pangeran Maxim karna ia juga tak pernah keluar istana.


"Tentu saja boleh ayo pergi"ucap permaisuri Bianca menggenggam tangan pangeran Maxim.


Pangeran Albert hanya geleng kepala melihat permaisuri Bianca,ia senang mama nya tersebut jauh sekali berubah kini sangat menyayangi nya tak hanya itu mama nya juga akan sangat baik pada orang yang akan baik pada nya begitu juga sebalik nya.


Ketiga nya keluar istana dengan wajah bahagia dengan kereta kuda,awal nya permaisuri Bianca ingin menggunakan kuda saja bersama pangeran Albert namun sekarang tak mungkin jika pangeran Maxim ikut.

__ADS_1


"Kalian mau beli apa katakan saja pada mama biar nanti mama yang akan bayar"ucap permaisuri Bianca.


"Iya ma"ucap pangeran Albert.


"Ayo beli manisan lebih dulu baru kita keliling pasar melihat apa yang menarik"ucap permaisuri Bianca menarik tangan kedua lelaki tersebut ke arah penjual manisan tak jauh dari mereka.


"Pak manisan nya enam yah"ucap Permaisuri Bianca.


"Baik nona"ucap bapak penjula manisan tersebut.


"Ini untuk Al"ucap permaisuri Bianca memberikan dua manisan pada Al.


"Dan ini untuk Max"ucap permaisuri Bianca memberikan dua lagi pada pangeran Maxim.


"Makasih ma"ucap pangeran Albert.


"Terimakasih Ibunda Permaisuri"ucap pangeran Maxim.

__ADS_1


"Hey jangan panggil begitu panggil mama seperti pangeran Albert"ucap permaisuri Bianca.


"Baik mama"ucap pangeran Maxim.


"Sekarang ayo pergi"ucap permaisuri Bianca berjalan menyusuri pasar sambil memakan manisan di tangan nya begitu juga dengan kedua pangeran tersebut.


Mereka bertiga asyik mengelilingi pasar sambil berburu makanan yang menurut mereka enak bahkan pangeran Maxim sudah begitu akrab dengan kedua nya tanpa canggung lagi,ia merasa senang di perhatikan permaisuri Bianca.


"Ini sudah sore kita pulang saja"ucap permaisuri Bianca.


"Yah ma kita bahkan belum menyusuri pasar ini semua nya"ucap pangeran Albert.


"Besok kita ke sini lagi sekarang kita pulang dulu"ucap permaisuri Bianca.


"Iya ma"ucap kedua pangeran tersebut mengikuti langkah permaisuri Bianca dari belakang dengan makanan dan pakaian baru yang di belikan permaisuri Bianca untuk mereka.


Mereka segera naik ke kereta kuda yang menunggu mereka hingga kereta kuda tersebut segera berjalan menuju istana kembali, permaisuri Bianca memakai kereta kuda biasa karna tak ingin menarik perhatian rakyat serta musuh yang masih ada,ia tak bodoh pasti masih ada yang mengicar nyawa nya atau pangeran Albert maka dari itu ia harus berhati-hati saat keluar dari istana,untuk masalah kedua selir kaisar Alex nanti ia akan urus agar tak membuat nya susah karna ia hanya ingin hidup tenang.

__ADS_1


__ADS_2