Cinta Untuk Permaisuri Arogan

Cinta Untuk Permaisuri Arogan
Episode 40


__ADS_3

Suasana tiba-tiba menjadi hening mendengar ucapan kaisar Alex,Bianca merasa iba melihat tubuh besar tak tersentuh tersebut dari luar yang ternyata di dalam nya menyimpan kesedihan dan juga kerapuhan.


"Coba lah makanan di sini sangat enak kau akan suka"ucap permaisuri Bianca membuka suara.


"Boleh kah aku meminta sesuatu untuk mu"tanya kaisar Alex menatap permaisuri Bianca.


"Jika aku bisa memberikan nya tak masalah"ucap permaisuri Bianca.


"Aku tidak meminta hal yang aneh aku hanya ingin kalian kembali bersama ku ke istana,aku minta maaf atas yang aku ucapkan tadi mungkin menyinggung perasaan mu"ucap kaisar Alex membuat permaisuri Bianca menghela nafas kasar.


"Baiklah aku memaafkan mu"ucap permaisuri Bianca.


"Terimakasih"ucap kaisar Alex tersenyum lebar.


Saat mereka duduk terdengar suara letusan di atas membuat mereka menatap ke atas,terlihat kembang api menyala begitu indah nya di atas sana.


"Indah nya"ucap Mia.


"Kau benar Mia itu indah sekali"ucap permaisuri Bianca.


"Jika kalian suka kita akan membuat nya nanti di istana juga"ucap kaisar Alex.


"Bukan kah harus ada acara baru boleh mengadakan kembang api seperti itu "tanya permaisuri Bianca.


"Memang benar,aku akan membuat acara di istana setelah kita sampai"ucap kaisar Alex.


"Acara apa"tanya permaisuri Bianca penasaran karna menurut ingatan pemilik tubuh tersebut tidak ada acara yang akan di lakukan di istana dalam waktu dekat.


"Acara menyambut kepulangan kalian sekalian memperkenalkan pangeran mahkota pada rakyat"ucap kaisar Alex.


"Hey itu terlalu berlebihan"ucap permaisuri Bianca.

__ADS_1


"Tidak ada yang berlebihan hal yang wajar menyambut kepulangan seseorang kembali ke istana"ucap kaisar Alex.


"Terserah kau saja lah"ucap permaisuri Bianca kembali melahap makanan di tangan nya.


Pangeran Albert dan Mia sudah tak ada di samping kedua nya lagi saat letusan kembang api tersebut terdengar,mereka mendekati rakyat yang tak jauh dari jarak mereka melihat secara langsung bagaimana kembang api itu bisa ke atas dan meledak begitu indah nya.


"Jika kita di istana aku meminta jangan terlalu memaksakan Albert latihan keras ia masih kecil biarkan ia berlatih sendiri menjadi kuat tanpa ada paksaan"ucap permaisuri Bianca.


"Tenang saja aku tidak akan membuat nya merasakan apa yang aku rasakan,aku ingin dia merasakan tumbuh seperti anak lain nya bermain bersama dan menghabiskan waktu bersama teman nya menikmati dunia luar"ucap kaisar Alex.


Permaisuri Bianca mengangguk mendengar ucapan kaisar Alex,ia mengatakan seperti itu agar nanti nya pangeran Albert tak merasa terlalu tertekan dan terkekang dengan semua itu.


"Siapa yang menjaga istana jika kau berada di sini"tanya Permaisuri Bianca.


"Orang kepercayaan ku jika aku sedang tak ada di sana dia yang akan menggantikan ku"ucap kaisar Alex.


"Tunggu dulu bukan kah seharus nya kau tahu kenapa malah bertanya lagi"tanya kaisar Alex.


"Ada hal yang ingin aku bicarakan"ucap permaisuri Bianca menatap lurus ke depan.


"Katakan saja aku akan mendengar kan nya"ucap kaisar Alex.


Saat permaisuri Bianca ingin mengatakan sesuatu hal yang sangat penting tersebut tak jadi karna pangeran Albert dan Mia datang menghampiri mereka.


"Ma kita balik saja Al sudah ngantuk pengen tidur"ucap pangeran Albert.


"Iya nak kita pulang sekarang"ucap permaisuri Bianca menatap ke arah langit ternyata sudah tengah malam dan suasana di luar juga semakin dingin.


"Kita pulang naik kereta kuda saja dari sini ke rumah jarak nya cukup jauh jika berjalan"ucap kaisar Alex.


Kaisar Alex memanggil pengawal nya untuk menjemput mereka yang sedari tadi memang mengikuti nya juga dari belakang untuk berjaga-jaga dari musuh.

__ADS_1


"Kalian masih ingin membeli sesuatu mumpung di sini sebelum kereta kuda nya datang"tanya kaisar Alex.


"Seperti nya tidak ada"ucap permaisuri Bianca menatap kedua nya yang sudah mengantuk.


Tak menunggu lama kereta kuda tersebut akhir nya datang,satu persatu mereka masuk ke dalam kereta kecuali kaisar Alex yang menunggangi kuda milik nya,mereka meninggalkan pasar kembali ke kediaman milik Bianca.


Para rakyat juga sudah mulai terlihat sepi tidak seramai tadi saat mereka lewat menuju ke pasar, Akhir nya mereka tiba di kediaman permaisuri Bianca dan turun dari dalam kereta.


"Kau tidak kembali ke penginapan"tanya permaisuri Bianca melihat kaisar Alex mengikuti mereka masuk ke dalam rumah setelah ia membuka pintu.


"Aku tidur bersama kalian saja di sini"ucap kaisar Alex santai.


"Kalian berdua masuk lah ke kamar dan istirahat"suruh permaisuri Bianca pada pangeran Albert dan Mia.


"Dan itu kamar mu yang mulia kaisar"tambah permaisuri Bianca menunjuk kan kamar di sebelah kamar nya.


"Selamat malam"ucap kaisar Alex masuk ke dalam kamar yang di tunjuk kan oleh Bianca.


"Selamat malam juga"ucap permaisuri Bianca juga masuk ke dalam kamar nya untuk istirahat,namun sebelum berbaring di atas ranjang ia lebih dulu membersih kan tubuh nya dan mengganti pakaian nya dengan pakaian tidur agar lebih nyaman di pakai saat tidur.


Selesai ia segera merebahkan tubuh nya di atas ranjang saat akan memejamkan kan mata nya untuk tidur tiba-tiba ia teringat dengan wanita yang menghina pangeran Albert tadi siang membuat mata nya kembali terbuka lebar.


"Lebih baik aku selesaikan dulu wanita yang telah menghina putra ku,akan aku berikan pada nya sedikit pelajaran"gumam permaisuri Bianca tersenyum miring kembali mengganti baju nya dengan serba hitam tidak lupa menggunakan cadar agar tidak ada yang mengenali wajah nya.


Ia pun keluar dari jendela dengan perlahan tanpa menimbulkan suara agar tidak ketahuan oleh siapa pun apalagi kaisar Alex ada di rumah nya membuat nya harus hati-hati keluar.


"Seperti nya ia ada di penginapan kota di lihat dari pakaian nya seperti nya anak bangsawan"gumam permaisuri Bianca berlari cepat dari satu atap rumah ke atap rumah lain nya tanpa menimbulkan suara.


Setiba nya ia di penginapan,satu persatu ia mengintip dari jendela di mana letak kamar gadis tersebut akhir nya ketemu. Dengan pelan ia membuka nya dan masuk ke dalam tanpa menimbulkan suara.


"Aku tidak akan menghabisi mu tapi memberi mu pelajaran sedikit agar kau tidak sombong dan menghina orang lain lagi"gumam permaisuri Bianca menabukan bubuk racun ke wajah wanita tersebut,setelah selesai dengan tugas nya ia pun keluar dari kamar wanita tersebut kembali ke kediaman nya untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2