
Permaisuri Bianca kembali melanjutkan perjalanan bersama pangeran Albert dan Maxim menuju kediaman nya tanpa peduli dengan kaisar Alex dan teman kecil nya tersebut.
"Jangan terlalu pikirkan ucapan permaisuri Bianca dia memang bicara seperti itu tapi sebenar nya dia baik"ucap kaisar Alex pada nona Ariana setelah kepergian permaisuri Bianca.
"Iya yang mulia"ucap nona Ariana.
"Kau pergi ke kediaman mu saja pelayan akan mengantarkan mu aku masih memiliki banyak pekerjaan"ucap kaisar Alex.
"Baik yang mulia"ucap nona Ariana menunduk hormat sebelum meninggalkan kaisar Alex bagaimana pun kaisar Alex adalah seseorang yang berkuasa meski teman kecil nya ia harus tetap menghormati nya.
Kaisar Alex pun pergi menuju ruangan kerja nya untuk mengurus pekerjaan nya di sana,nanti ia akan berbicara dengan permaisuri Bianca agar tak salah paham tentang nya.
"Kalian berdua bermain saja dulu mama akan masak banyak untuk kita"ucap permaisuri Bianca dengan semangat.
"Iya ma"ucap kedua pangeran tersebut segera ke taman samping kediaman permaisuri Bianca sedangkan permaisuri Bianca sendiri masuk ke dalam dan mengganti baju nya dengan baju biasa agar mudah bergerak.
__ADS_1
"Ok Bianca mari kita mulai berkutat dengan mereka semua,kau harus berpesta karna telah menyingkirkan kedua rubah itu"ucap permaisuri Bianca pelan,ia berkutat di dapue sendirian karna tak ada pelayan di kediaman nya yang memang sengaja ia tak mau mempunyai pelayan karna belum ada satupun yang dapat ia percaya kecuali pengawal yang di latih nya berjaga di kediaman nya.
Hampir dua jam ia berkutat di dapur ia memanggil kedua pangeran tersebut masuk ke dalam agar membantu nya membawakan semua makanan yang telah ia masak ke samping rumah di mana mereka akan menikmati nya.
"Pangeran Albert,Maxim ke sini cepat bantu mama"teriak permaisuri Bianca.
"Ayo kak mama memanggil kita"ucap pangeran Maxim menarik tangan pangeran Albert.
"Suara mama kuat sekali sih"gerutu pangeran Albert masuk ke dalam.
"Kenapa mama harus berteriak sih"ucap pangeran Albert setelah berada di dekat permaisuri Bianca.
"Bantu mama membawa nya ke samping kita makan di sana saja dan pangeran kecil kau bawakan saja yang ringan-ringan nya"ucap permaisuri Bianca lagi.
"Iya ma"ucap pangeran Maxim.
__ADS_1
Kini ketiga nya seperti bergotobg royong membawakan makanan yang di masak permaisuri Bianca ke bawah pohon yang di sana sudah ada meja dan kursi yang sengaja di suruh permaisuri Bianca pada pengawal nya untuk membuat nya.
"Sudah selesai semua"tanya permaisuri Bianca menyusun makanan tersebut di atas meja agar lebih rapi.
"Sudah ma"ucap pangeran Albert duduk di kursi begitu juga dengan pangeran Maxim.
"Kenapa banyak sekali ma bagaimana kita akan menghabiskan nya"tanya pangeran Albert menatap banyak makanan di depan nya,meski hanya berjumlah beberapa menu namun permaisuri Bianca memasak nya banyak.
"Ini bukan untuk kita semua"ucap permaisuri Bianca.
"Jey ke kesini"ucap permaisuri Bianca memanggil salah satu pengawal yang tak jauh dari mereka.
"Salam yang mulia permaisuri"ucap pengawal yang bernama Jey tersebut.
"Salam mu di terima"ucap permaisuri Bianca.
__ADS_1
"Ini makanan untuk kalian semua aku sengaja memasak nya banyak agar kalian juga ikut makan,bagikan untuk yang lain juga"ucap permaisuri Biancan lagi memberikan makanan yang telah ia pisahkan tadi.
"Terimakasih yang mulia"ucap pengawal Jey tersenyum senang,mereka mendapatkan makanan enak lagi dari permaisuri Bianca sudah sering mereka mencicipi masakan permaisuri Bianca yang enak yang selalu di berikan permaisuri Bianca untuk mereka,tak hanya sekali dua kali tapi sudah sering permaisuri Bianca memasak banyak sekalian untuk mereka yang hanya pengawal di kediaman permaisuri Bianca saja.