Cinta Untuk Permaisuri Arogan

Cinta Untuk Permaisuri Arogan
Episode 29


__ADS_3

Setelah restoran mereka tutup Vela menemui Al dan Santi yang belajar di rumah dengan cepat.


"Besok kalian cepat keluar dari sini untuk pergi sekolah"ucap Vela serius.


"Apa ada masalah kak"tanya Santi.


"Sedikit,kaisar gila itu ternyata sudah berada di sini jadi pagi-pagi sekali kalian pergi lah sekolah dan pulang nya kalian harus menutup wajah kalian agar tidak ada yang mengenali kalian"ucap Vela.


"Untuk apa dia datang secepat ini bukan kah acara nya masih ada beberapa hari lagi"ucap Al tidak suka mendengar nya.


"Mama juga tidak tahu mama hanya memperingati kalian saja agar lebih hati-hati"ucap Vela.


"Iya ma"ucap Al di angguki Santi.


"Kalian belajar lah mama ke kamar dulu sebentar"ucap Vela berlalu ke kamar nya untuk membersihkan tubuh nya.


"Apa menurut mu kaisar itu akan menemukan keberadaan kita di sini"tanya Al pada Santi.


"Entahlah aku juga bingung"ucap Santi dengan tak yakin jika kaisar Alex tidak menemukan kita.


"Lebih baik kita selesaikan belajar nya lalu istirahat pagi sekali kita akan berangkat"ucap Santi di angguki Al.


Keduanya pun kembali mengerjakan tugas mereka agar cepat selesai,tak lama Vela yang sudah selesai mandi keluar dari kamar nya menghampiri kedua nya.


"Belum siap"tanya Vela ikut duduk di depan kedua nya.


"Baru saja ma"ucap Al.

__ADS_1


"Ya sudah sekarang kalian tidur pagi-pagi sekali kalian akan berangkat"ucap Vela di angguki kedua nya bergegas ke kamar masing-masing.


Vela pun segera bangkit dari duduk nya masuk ke dalam kamar nya,ia mengganti baju nya dengan pakaian serba hitam tidak lupa menutup wajah nya setengah,lalu ia keluar dari kediaman milik nya untuk mencari tahu untuk apa kaisar Alex datang lebih dulu ke kerajaan matahari tersebut karna beberapa hari ini ia memang merasa ada yang mengawasi mereka namun ia membiarkan nya saja selagi tidak mengganggu nya namun setelah ia pikir kan kembali mungkin saja itu adalah suruhan kaisar Alex maka dari itu ia ingin memastikan nya.


Vela pun sampai di penginapan yang di tempati Kaisar Alex karna penginapan tersebut biasa nya yang di tempati para kaisar atau bangsawan yang datang ke kerajaan tersebut.


"Sial kenapa juga ia malah tidur secepat ini sih"gumam Vela kesal setelah masuk ke kamar kaisar Alex lewat jendela.


Saat akan keluar tiba-tiba ia mendengar suara yang seperti nya akan masuk juga ke kamar kaisar Alex terpaksa ia harus bersembunyi karna suara itu berasal dari jendela.


Setelah Vela sembunyi datang sekitar lima orang masuk ke kamar kaisar Alex lewat jendela.


"Cepat kalian bunuh kaisar itu"ucap salah satu dari keempat orang tersebut.


Saat mereka akan mendekat kaisar Alex membuka mata nya dan mengambil pedang di samping nya dengan gerakan cepat ia segera menendang salah saty dari mereka yang mendekati nya.


"Siapa yang menyuruh kalian"ucap kaisar Alex dingin.


"Kau pikir kami akan mengatakan nya"ejek salah satu dari mereka.


"Berarti kalian memilih mati bukan"ucap Kaisar Alex mengangkat pedang nya.


trang


Bunyi dentingan pedang beradu di ruangan tersebut hingga kaisar Alex menebas kepala mereka satu persatu hingga tak tersisa.


Lumayan juga,batin Vela menatap kaisar Alex menghabisi musuh nya.

__ADS_1


"Keluar"ucap kaisar Alex masih dengan pedang di tangan nya.


Dengan cepat Vela keluar dari persembunyiaan nya,ia melirik kaisar Alex sebentar dan berlalu cepat keluar dari jendela sebelum ketahuan oleh kaisar Alex,ia melompat ke atap rumah warga dan berlari cepat hingga ia menghilang,sampai di rumah Vela segera mengganti baju nya dan tidur karna tidak dapat hasil apapun.


Sementara kaisar Alex yang tadi nya ingin mengejar langkah nya terhenti karna tiba-tiba jantung nya berdetak kencang membuat ia berdiam diri sambil memegang dada nya.


Ada apa dengan ku kepana jantung ku berdetak seperti ini,batin kaisar Alex.


Mata nya pun menatap tajam kelima orang yang sudah mati tanpa kepala,ia segera keluar dan memanggil Gio untuk membereskan mayat-mayat tersebut.


"Bereskan kekacauan itu"ucap kaisar Alex pada Gio.


"Baik yang mulia"ucap Gio memanggil pelayan dan pengawal untuk membersihkan kamar penginapan kaisar Alex.


Sementara kaisar Alex masih memikirkan tentang siapa yang masuk ke kamar nya tadi hingga membuat jantung nya berdetak kencang begitu,ia berjalan keluar penginapan hingga tanpa sadar langkah nya telah sampai ke kediaman Vela membuat langkah nya terhenti seketika.


"Ternyata kau benar-benar berubah permaisuri tanpa bantuan ku dan siapa pun kau bisa berdiri sendiri hingga kau mempunyai rumah sebesar ini di sini,maaf kan aku telah membuat mu menderita aku berjanji setelah ini akan membahagiaan kalian,besok aku akan datang menjemput kalian kita akan kembali ke tempat di mana seharus nya yang menjadi rumah kita"gumam Kaisar Alex memandang kediaman Vela dengan tatapan sulit di artikan.


Karna sudah semakin malam kaisar Alex memilih kembali ke penginapan nya setelah puas menatap kediaman Vela,ia bersyukur permaisuri nya hidup dengan baik tanpa kekurangan apapun bahkan terlihat sangat baik hingga ia mampunyai kediaman mewah begitu,namun hati nya juga merasa sedih karna baru menemukan mereka setelah cukup lama bagaimana sebelum nya mereka menjalani hari mereka pikir nya.


"Yang mulia"panggil Gio melihat kaisar Alex sudah kembali.


"Sudah malam kalian kembali istirahat besok kita bicarakan siapa yang ingin menyerang ku tadi"ucap Kaisar Alex masuk ke kamar nya kembali.


"Baik yang mulia"ucap mereka menunduk hormat kembali ke kamar masing-masing.


Kaisar Alex merebahkan tubuh nya di ranjang dan memejam kan mata nya untuk istirahag karna besok ia akan memerlukan tenaga yang cukup untuk membuat permaisuri nya kembali dengan nya karna ia tahu pasti permaisuri nya tersebut akan menolaknya,jika dulu permaisuri Bianca yang selalu mendekati nya dan menempel pada nya sekarang telah berubah ia yang mengejar permaisuri Bianca bahkan tidak pernah ia pikirkan jika permaisuri Bianca meninggalkan istana tidak hanya itu saja permaisuri Bianca bahkan meminta bercerai dengan nya,jika dulu ia yang selalu meminta bercerai sekarang berbalik malah permaisuri Bianca yang meminta bercerai dengan nya tentu saja ia tidak akan pernah mengabulkan nya karna di hati nya telah terukir indah nama permaisuri Bianca.

__ADS_1


__ADS_2