
Malam semakin larut permaisuri Bianca mengantarkan pangeran Albert dan Maxim ke kediaman mereka masing-masing lebih dulu dan menyuruh pengawal untuk menjaga kediaman mereka dengan baik meski pun ia sudah menyiapkan pengawal bayangan untuk kedua nya namun tidak masalah untuk tetap waspada bukan mengingat kehidupan di istana tak seperti kehidupan di luar yang mana orang luar lihat di dalam istana sangat lah bahagia karna mempunyai segala nya namun mereka tak melihat jika yang sebenar nya yang terjadi hanyalah saling menjatuhkan satu sama lain hanya untuk merebut kekuasan dan tahta saja.
Kini permaisuri Bianca telah berada di kediaman nya sendiri,ia mengganti baju dengan baju serba hitam tak lupa menutu kepala nya agar tak ketahuan saat ia menyelinap keluar,setelah selesai ia keluar dari kediaman nya menuju kediaman selir Jia untuk melihat apakah selir Jia sudah meminum teh yang tadi nya ia taruh di sana.
Senyum nya mengembang sempurna melihat kedua selir kaisar Alex ternyata duduk di kursi kamar selir Jia.
Ck,ck,ck ternyata aku tak perlu repot-repot untuk menghabisi mu lagi,kau sendiri yang mengantarkan nyawa mu kalian nikmati lah waktu kalian berdua sebelum nanti kalian tak bisa melihat dunia ini lagi,batin permaisuri Bianca.
"Apakah kakak jadi memberikan permaisuri itu teh yang tadi kita siapkan"tanya selir Cici pada selir Jia.
"Tentu saja adik mungkin wanita itu sudah meminum nya kita tunggu saja pagi hari pasti semua akan heboh dengan berita kematian nya"ucap selir Jia tertawa pelan.
"Semoga saja kakak jika wanita itu mati kakak akan menggantikan nya menjadi permaisuri"ucap selir Cici.
"Hmm tentu saja aku sudah menginginkan posisi itu dari dulu namun harus gagal karna nya belum lagi selir Sila dulu wanita kesayangan kaisar yang ingin menjadikan wanita itu sebagai permaisuri setelah permaisuri Bianca di lengserkan dari posisi nya,aku sangat beruntung selir Sila akhir nya mati juga mempermudahkan ku mendapatkan posisi permaisuri"ucap selir Jia dengan bangga.
"Benar sekali kak"ucap selir Cici tersenyum manis namun berbeda dengan isi hati nya.
Setelah kau menyingkirkan permaisuri Bianca maka aku yang akan menyingkirkan mu juga,apa kah kau pikir aku tak menginginkan posisi itu juga tentu saja aku ingin,untuk sekarang nikmati lah kesenangan mu dulu,batin selir Cici.
"Dasar rubah betina"gumam permaisuri Bianca menatap sinis ke arah kedua wanita tersebut yang sangat pandai bicara manis di mulut nya namun sangat busuk di hati nya.
"Mari kita rayakan keberhasilan kita ini adik"ucap selir Jia menuangkan teh di teko untuk nya dan selir Cici.
"Tentu saja kakak"ucap selir Cici tersenyum lembut mengambil teh milik nya yang telah di tuangkan selir Jia.
"Untuk keberhasilan kita"ucap selir Jia mnengangkat cawan teh nya ke atas.
"Untuk keberhasilan kita"ucap selir Cici juga.
__ADS_1
Kedua nya segera meminum teh mereka masing-masing membuat seseorang yang bersembunyi di kegelapan malam menyeringai melihat nya.
Untuk keberhasilan kalian menemui dewa neraka di alam lain,batin permaisuri Bianca meninggalkan kediaman tersebut untuk kembali ke kediaman nya lagi,hari ini cukup melelahkan untuk itu ia ingin mandi dan tidur di kasur nya.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Pagi hari nya di dalam istana di hebohkan dengan kematian selir Jia dan juga selir Cici di kediaman selir Jia,setelah minum teh tak lama kedua nya mati begitu saja karna racun yang di berikan permaisuri Bianca memang bereaksi cepat.
Berita kematian selir kaisar Alex tersebut begitu menyebar cepat hingga membuat orang bertanya-tanya apa penyebab nya karna semalam kedua nya masih terlihat di acara ulang tahun kaisar Alex.
Permaisuri Bianca yang sudah ada di sana memilih duduk santai bersama pangeran Albert dan Maxim,mereka hanya menonton saja saat kedua selir kaisar itu di kuburkan.
"Mama kenapa mereka di taman begitu"tanya pangeran Maxim.
"Semua orang yang telah mati memang harus begitu pangeran"ucap permaisuri Bianca.
"Mereka tidak akan kembali lagi karna mereka sudah mempunyai tempat tinggal mereka sendiri"ucap permaisuri Bianca.
Acara pemakaman kedua selir kaisar Alex itu pun telah selesai,sebelum di makam kan kaisar Alex meminta untuk menyelidiki kematian kedua nya namun sama sekali tak di temukan apapun bahkan kaisar Alex telah meminta tabib untuk memeriksa teh yang mereka minum semalam tak ada apapun di sana karna racun yang permaisuri berikan tak akan terdeteksi siapa pun kecuali orang itu benar-benar jenius.
"Ayo kita kembali"ucap permaisuri Bianca menggandeng tangan kedua pangeran tampan tersebut.
"Ma mungkin besok Al akan kembali ke akademik"ucap pangeran Al membuat langkah permaisuri Bianca terhenti.
"Kenapa secepat itu"tanya permaisuri Bianca.
"Mama kan tahu Al mendapat izin hanya beberapa hari saja"ucap pangeran Albert.
"Kalau begitu malam ini kalian berdua menginap di kediaman mama"ucap permaisuri Bianca.
__ADS_1
"Iya ma"ucap kedua nya kompak.
"Sekarang kita ke sana mama akan menyiapkan makanan banyak untuk kita"ucap permaisuri Bianca.
Untuk merayakan kematian wanita rubah itu,batin permaisuri Bianca.
Mereka bertiga berjalan beriringan ke kediaman permaisuri Bianca sambil bercanda ria,hingga saat di jalan langkah mereka berhenti karna kaisar Alex bersama wanita yang bersama nya semalam kebetulan lewat.
"Kalian mau kemana permaisuri"tanya kaisar Alex.
"Kemana-mana hati kami senang"ucap permaisuri Bianca malas.
"Sudah lah kami pergi dulu"ucap permaisuri Bianca menarik tangan kedua pangeran tersebut menjauh dari kaisar Alex.
"Tunggu permaisuri"ucap kaisar Alex membuat permaisuri Bianca berdecak kesal.
"Apalagi sih"ucap permaisuri Bianca.
"Begini permaisuri nona Ariana sementara waktu akan tinggal di istana ini"ucap kaisar Alex membuat alis permaisuri Bianca mengerut bingung.
"Kenapa dia tinggal di sini apa dia tak memiliki tempat tinggal"tanya permaisuri Bianca.
"Bukan begitu yang mulia permaisuri "ucap wanita yang bernama Ariana tersebut.
"Lalu"tanya permaisuri Bianca.
"Nona Ariana dulu nya teman kecil ku permaisuri ia sering juga datang ke istana ini,beberapa hari yang lalu terjadi pembantaian di kediaman mereka dan hanya ia yang selamat maka dari itu ia datang ke sini meminta tolong tinggal sementara waktu"jelas kaisar Alex.
"Itu sih urusan kalian gak ada urusan nya dengan ku juga lagian istana kan bukan milik ku jadi terserah pemilik nya mau berbuat apa bukan"ucap permaisuri Bianca acuh membuat kaisar Alex menghela nafas kasar mendengar nya,ia merasa seakan permaisuri Bianca juga hanya menumpang bersama nya.
__ADS_1