Cinta Untuk Tuan Arga

Cinta Untuk Tuan Arga
Membawa Lovely pulang


__ADS_3

Monica tidak bisa berbuat apa-apa, gadis itu hanya merasakan tangannya yang sakit, karena bagaimanapun juga ia adalah seorang wanita, tentu saja kekuatannya tidak sebanding dengan kekuatan Ray.


Ray mendorong tubuh Monica hingga gadis itu sedikit menjauh dari mobil Ray yang siap untuk membawa Lovely yang sudah berada di dalam mobil yang terkunci dari dalam, sehingga Lovely tidak mudah begitu saja keluar dari mobil Ray tersebut.


Ray masuk ke dalam mobilnya dan segera beranjak untuk pergi. Suara mesin mobil mulai terdengar, Lovely tampak kesal dan memaksa Ray untuk menghentikan mobilnya.


"Turunkan aku di sini, Ray! Aku mau pergi, aku tidak mau ikut denganmu!" ucap Lovely dengan sedikit berteriak. Ray tidak mendengarkan ucapan gadis itu. Dirinya terus melajukan mobilnya ke jalan raya, sementara itu Lovely terus berusaha untuk menghentikan Ray agar pria itu menurunkan dirinya dari mobil itu.


Lovely tampak mencoba untuk merebut kemudi, Ray yang merasa terusik, akhirnya pria itu spontan menepis tangan Lovely sehingga gadis itu terdorong cukup kuat, tanpa sengaja kepalanya terantuk dashboard mobil dan ia pun mulai merasa pusing, hingga akhirnya Lovely merasa pandangannya berputar-putar, dan akhirnya gadis itu pun pingsan.

__ADS_1


Ray melihat Lovely yang tidak sadarkan diri, karena pengaruh minuman beralkohol, Ray tidak memperdulikan apapun yang terjadi pada Lovely, is hanya terus melajukan mobilnya ke arah rumahnya.


Wajah Lovely yang memiliki kemiripan dengan wajah Cinta, untuk sejenak membuat Ray terkecoh, apalagi efek minuman beralkohol itu membuat kesadaran Ray tidak sepenuhnya full.


Ray mengusap lembut wajah Lovely yang sedang terpejam karena pingsan. Ray tersenyum seolah dirinya sedang bersama Cinta, sang pacar.


"Cinta, jangan pernah tinggalkan aku! Kamu adalah milikku, aku sudah menunggu waktu lama untuk bersamamu, tidak boleh ada pria yang menyentuhmu kecuali aku, karena aku sangat mencintaimu!" ucap pria itu sambil tertawa, seolah dirinya saat itu benar-benar sedang bersama Cinta.


Ray turun dari mobilnya, ia pun segera membuka pintu mobil dan membawa Lovely masuk ke dalam kamar. Banyak pelayan di sana. Namun, tak seorangpun yang bisa melarang Ray melakukan hal apapun, termasuk membawa seorang wanita ke dalam rumahnya.

__ADS_1


Pikiran Ray masih menganggap jika itu adalah Cinta. Tapi sayang sekali wanita itu adalah Lovely, kakak kandung Cinta yang berpisah karena kedua orang tua mereka bercerai.


Pak Cipto mengernyitkan dahinya, pria paruh baya itu tampak menegur sang majikan dan bertanya untuk apa membawa gadis itu ke rumah.


"Maaf, Tuan muda! Untuk apa Tuan membawa gadis ini pulang? Bukankah dia kakaknya Non Cinta?" tanya Pak Cipto saat tahu wajah gadis itu adalah Lovely.


Ray tersenyum miring, pria itu tidak menghiraukan ucapan pak Cipto. Ray terus membawa tubuh Cinta ke lantai atas. Sekilas Ray menoleh ke arah pak Cipto yang heran dengan sikap majikannya.


"Dia bukan Lovely, tapi dia adalah Cinta. Aku harap tidak ada yang mengganggu kamarku, dan pak Cipto tidak usah ikut campur, Cinta adalah kekasihku. Jadi, aku bebas melakukan apapun kepadanya, karena aku tidak mau Cinta disentuh oleh laki-laki itu, hanya aku yang berhak atas dirinya, karena kami akan menikah," ucapnya dengan tertawa terbahak-bahak. Setelah puas mengatakan hal itu, Ray kemudian melanjutkan membawa Lovely ke dalam kamarnya.

__ADS_1


"Tapi Tuan muda, gadis itu bukan Non Cinta tapi itu adalah kakaknya, Lovely!" seru pak Cipto yang lagi-lagi tidak dihiraukan oleh Ray.


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2