
"Eh Mit" panggil Adelia
"Iya kenapa ?" jawab mita
"Kamu duluan aja deh ke kelas nya ya, aku mau ke toilet dulu"
"Oh gitu, gak mau di Anter aja sekalian ?"
"Gak usah deh Mit, aku sendiri aja" tolak Adelia halus
"Okelah, ya udah aku duluan ya. babay" ucap mita, Lantas setelah itu ia pun kembali meneruskan langkah nya menuju ke kelas meninggalkan Adelia yang kini tengah bersiap untuk pergi ke toilet.
10 menit kemudian
"Ahh akhirnya lega" ucap Adelia, sambil terus membasuh tangan nya di wastafel toilet.
Dan di tengah - tengah kegiatan nya itu, Adelia melirik ke arah jarum jam yang melingkar cantik di tangan nya, melihat hal itu seketika ia pun membulatkan mata nya.
"Astaga, udah hampir setengah 9. mana ini mapel nya pak Adi lagi, aku harus buru - buru nih" ucap Adel.
Setelah itu, ia pun lantas membersihkan tangan nya dengan cepat dan langsung saja setelah dirasa bersih dengan secepat kilat ia berlari menuju ke kelas hingga tanpa sadar ia pun menabrak seseorang yang kala itu tengah membenarkan tali sepatu.
Brukk
Suara gaduh terdengar nyaring, diiringi dengan umpatan kecil atas rasa sakit yang di di rasa.
"Awww sakit sekali kaki ku" ucap Adel
Dan di saat ia tengah memijat pelan kaki nya, sebuah uluran tangan putih nan kekar terlihat mengayun di depan mata nya.
"Kamu gak papa ?" ucap orang tersebut yang membuat Adelia mendongak dan membulatkan mata nya kaget.
"Ka-kamu ? siswa baru pindahan itu kan" ucap Adel
"Iya, maaf ya gara - gara aku benerin tali sepatu sembarangan kamu jadi jatuh kaya gitu"
"Eh gak papa kok, justru aku yang salah. malah lari gak jelas dan gak memperhatikan sekitar."
"Oh begitu baiklah, tapi sekali lagi aku minta maaf ya. Dan kenalkan Aku agas" kata nya dengan ramah.
"Hai agas aku Adelia, biasanya di panggil Adel" jawab Adelia tersenyum sambil menyambut uluran tangan agas.
"Adelia ya, nama yang bagus. tapi kalau boleh aku panggil nya delia aja gak papa ?" tanya agas.
Entah kenapa, ia merasa nama Adelia yang dipanggil adel terasa aneh di lidah nya. Dan juga, entah apa penyebabnya sehingga ia ingin memanggil Adel dengan panggilan khusus.
"Delia ? hmm bagus juga. iya deh boleh, oh iya agas aku duluan ya masuk ke kelas udah telat banget soalnya ini, bye" pamit Adel yang diangguki oleh agas
"Iya Delia,"
.........
"Gimana pemotretan hari ini yang ?" tanya sang asisten sekaligus kekasih hati seorang sesil, iya dia adalah Boby.
"Eh sayang, semua nya lancar sih cuman pemotretan kali ini lumayan banyak menguras energi, mungkin karena dilakuin nya outdoor di tepi pantai kali ya" ucap sesil sambil bersandar manja di bahu Boby.
__ADS_1
"Ehm begitu, iya sih aktivitas outdoor emang lebih melelahkan." jawab Boby sambil mengelus manja rambut sesil.
Hingga setelah itu, tak terdengar lagi percakapan diantara mereka. Keheningan dan semilir angin pantai yang sejuk seolah mendukung quality time sepasang kekasih itu.
"Eh iya sayang, kayaknya aku gak bakalan nemenin kamu deh buat seminggu ini" ucap boby tiba - tiba
"Loh kenapa sayang ?" tanya sesil kaget sambil terbangun dari sandaran nya.
"Aku ada proyek ke Surabaya, mau ninjau pembangunan showroom aku yang baru"
Iya, sebenarnya Selama ini Boby juga berprofesi sebagai seorang pengusaha showroom. Kerjaan nya yang santai dan tidak terlalu sibuk membuat dia lebih memilih untuk menjadi asisten sang kekasih di kala waktu senggang nya, selain karena hal itu alasannya yang lain juga ia bisa memantau sesil dan tidak ingin jika sang kekasih terlalu berdekatan dengan pria lain.
Iya, agak posesif sih. Tapi itulah yang nama nya cinta, ada rasa kesal, marah dan tak rela jika melihat dia bersama yang lain walau pun hanya sekedar teman biasa. Karena semua nya juga berasal dari kata teman terlebih dahulu.
"Oh gitu, iya deh gak papa. nanti aku di temenin sama Yayu aja" jawab sesil.
Sebenarnya Yayu adalah asisten sesil yang sesungguhnya, tetapi jika ada Boby maka dia akan di tugaskan di butik milik sesil.
.........
"Ututututu anak mamah udah cantik sekali, ehmm wangi lagi" ucap Adel sambil menggendong Rania yang baru saja dia mandikan.
"Sekarang Adel udah mandi tinggal minum susu ya" kata nya lagi,
Lantas setelah itu, Adel pun membaringkan Rania di atas tempat tidur nya bersama Revan dan mulai memberikan asi untuk Rania.
Beberapa menit kemudian, Terlihat Rania telah tertidur dengan pulas. melihat hal tersebut, Adel pun lantas bangkit dan membenarkan pakaian nya.
Tringg
From Mita :
"Adell omggg,, akhirnya gue nemu Instagram nya si agas. gile gile ternyata dia suka cover lagu juga, mana suaranya bagus lagi makin bikin gue meleleh tau gak"
"Nih kalo gak percaya, gue kasih lihat video nya"
...~Video~...
Setelah membaca pesan tersebut, dengan penasaran adel pun memutar video itu. Dan benar saja, terlihat di sana agas tengah menyanyi sambil memainkan piano.
Dan ya, lagu yang dia nyanyikan adalah lagu Perahu kertas milik Maudy Ayunda.
Perahu kertasku 'kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
__ADS_1
Kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta)
Cita-cita (cinta-cinta)
Yang lama kupendam sendiri
Berdua, ku bisa percaya
Ku bahagia
Kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada
Di antara miliaran manusia
Dan ku bisa
Dengan radarku
Menemukanmu
Tiada lagi yang mampu berdiri
Halangi rasaku, cintaku padamu
"Ternyata suara agas bagus banget, udah ganteng, suara nya bagus lagi. perfect deh" gumam Adel.
"Jika kau mau memuji pria lain, jangan di sini kasihan anak ku bisa dengar nanti" ucap seorang pria tiba - tiba yang membuat Adel seketika berbalik.
"P-pak Revan ?" cicit Adel
"Hmm, kaget ? kaget aku mergokin kamu muji cowok lain ?" tanya Revan dengan sorot mata tajam
"E-enggak kok pak, ta-tadi aku lihat cover lagu aja" ucap Adel tersenyum untuk menutupi kegugupannya.
"gak masalah sih sebenarnya siapa yang kamu puji dan untuk apa, karena saya tidak peduli sama sekali. tetapi ingat, jangan depan Rania meskipun dia masih kecil, tapi dia bisa mendengar apa yang kamu katakan, Faham"
"Iya pak, saya faham, saya minta maaf"
"Hemm" jawab revan dingin, lantas setelah itu ia pun pergi menuju ke ruang wardrobe meninggalkan Adelia yang kini mengusap dada nya kaget.
.........
Assalamualaikum hai Readers tersayang
Selamat bulan maret, semoga di bulan ini kita semakin banyak mendapat kebaikan dan keberkahan, apalagi sebentar lagi mau puasa.
Dan insyaallah di bulan ini, author akan semakin mengoptimalkan up karya nya.
terus dukung karya author ini ya,
jangan lupa like, komen & vote ♥️
__ADS_1