
Enghh Arghh
Suara erangan diiringi dengan kelopak mata tajam yang perlahan terbuka menjadi sebuah pertanda akan kembali nya seseorang dari perjalanan nya ke alam mimpi. Dan seperti nya hal ini juga sedang terjadi kepada Revan.
"Argh jam berapa ini ?" gumam Revan di sela - sela kesadaran nya.
Namun, tak lama kemudian dia merasakan sesuatu yang berbeda, Apakah itu ?
Iya, dia seolah sedang tertidur di atas bantal empuk dengan posisi tengah memeluk sesuatu yang hangat dan nyaman, yang pastinya itu bukanlah guling ataupun bantal. Apakah itu ?
Dia adalah manusia
Dan Benar, jawaban nya adalah Adelia.
"Astaga, ja-jadi sedari tadi aku tertidur dalam posisi memeluk Adelia dengan erat nya ? aduh apa - apaan sih kamu Rev" ucap Revan dengan kaget sambil merutuki perbuatan nya itu.
Namun tak lama kemudian Revan pun akhirnya kembali menatap Adelia dengan lekat nya, seolah - olah ia saat ini sedang terhipnotis akan daya tarik Adelia yang baru saat ini ia rasakan.
"Ternyata, Adelia ini wajahnya begitu cantik dan natural apalagi mata dan bibirnya sangat indah, dia juga begitu telaten dan sabar saat mengurus ku" ucap Revan dengan refleks nya, namun tak lama kemudian ia menggelengkan kepalanya.
"Aduh Revan apa yang kamu pikirkan sih, ada ada saja" ucap nya lagi berusaha menyingkirkan rasa kagum yang di rasakan kepada Adelia.
.........
Keesokan hari nya, Keadaan Revan pun sudah membaik seperti sedia kala dan sekarang dia sedang bersiap di depan cermin dengan kemeja polos berwarna hitam nya untuk kembali mengajar di sekolah.
"Loh pak Revan udah mendingan ?" ucap Adel yang baru saja keluar dari kamar mandi lengkap dengan seragam sekolah nya.
"Iya" jawab Revan singkat
"Alhamdulillah baguslah kalau begitu" ucap Adel
Lantas setelah itu, mereka pun kembali sibuk dengan urusan nya masing - masing. Adelia yang seperti biasa pergi ke kamar Rania menyiapkan ASI dan Revan yang sudah terlebih dahulu pergi sarapan ke meja makan.
Entahlah, sampai kapan pasangan ini akan bisa akur dan bersikap layaknya suami istri sungguhan. Sepertinya semua ini butuh waktu, dan jawaban nya hanya ada pada tangan Allah dan Author hehe.
__ADS_1
.........
"Yeay my Adel udah sekolah lagi, akhirnya aku ada teman di bangku dan gak duduk menjomblo lagi" ucap Mita heboh sebagai sambutan atas kedatangan Adel yang kembali masuk ke sekolah.
"Aduh kebiasaan ih Mita, suka berlebihan deh" jawab Adel tertawa sambil mendudukkan diri di kursi sebelah Mita.
"Ih kamu mah, kan aku mau jadi sahabat yang so sweet gitu eh ini malah di omel. nyebelin kamu Del"
"Hahahah, maaf deh bercanda Mit, makasih ya atas sambutannya sahabat aku yang paling unyuuuuu sampe ngalahin penyu" kata Adel sambil mencubit pipi Mita.
"Aduh sakit ih, kamu mah gitu" ucap Mita.
Lantas setelah itu, sepasang sahabat itu pun akhirnya terlibat dalam percakapan sambil menunggu bel masuk berbunyi, dan tanpa mereka sadari ada orang dari bangku belakang yang terus memperhatikan mereka terutama Adel.
"Syukurlah, adel sudah masuk sekolah. entah kenapa semenjak aku bertemu dengan dia, aku merasakan sesuatu yang beda" ucap orang itu
.........
Saat ini, Adel tengah duduk di ruang perpustakaan untuk mencari jawaban atas soal - soal yang diberikan oleh pengajar nya, Berbagai macam judul buku pun sudah berada di hadapan nya dan siap untuk di eksekusi.
Dan di tengah - tengah kegiatan nya itu, tiba - tiba seseorang datang tanpa di minta dan duduk tepat di samping kanan nya.
"Hai Del, lagi ngapain" ucap seseorang itu yang membuat Adel seketika mengalihkan pandangannya.
"Eh agas, hai juga. ini nih aku lagi nyari jawaban dari soal yang tadi di kasih sama pak Rudi" ucap Adel
"Oh soal yang itu, bukan di buku ini Del jawaban nya tapi dari buku lain. nih aku ada buku nya kebetulan tadi aku Nemu ini sebelum kamu, ya meskipun belum aku salin sih jawaban nya hehe" kata agas sambil menyerahkan buku yang dia maksud.
"Oh gitu, mana sini coba aku lihat." kata Adel
Setelah itu Adel pun mulai membuka buku tersebut dan membacanya hingga beberapa saat kemudian akhirnya apa yang dia cari pun ketemu.
"Nah ini dia jawabannya, makasih ya agas sudah kasih tau aku" ucap Adel.
"Iya sama - sama" jawab agas.
__ADS_1
lantas setelah itu, mereka berdua pun mulai mengerjakan soal tersebut.
"Alhamdulillah akhirnya selesai juga ya" ucap Adel sambil menggaruk matanya.
"Iya Del Alhamdulillah, Eh kamu kenapa itu Del" tanya agas panik kala melihat Adel mengipasi matanya.
"Ini mata aku kok jadi gatal gini ya kelilipan lagi" ucap Adel
"Mana sini aku coba lihat" pinta Agas.
Dan tanpa di duga, Agas mendekatkan wajah nya ke arah Adel dan meniup mata nya.
"Huhh huhh, gimana Del ?"
"Ehm bentar, eh udah nih gak papa makasih ya agas" jawab Adel sambil tersenyum manis
"Iya sama - sama" ucap Agas
Dan tanpa di ketahui, ternyata sedari tadi Revan mengawasi Adel yang tengah duduk berdua bersama dengan agas. Ia pun melihat semua adegan dimana agas meniup Mata Adelia, dan melihat hal itu entah kenapa Revan merasakan sesuatu yang aneh.
"Dasar Adelia, udah punya suami dan anak masih aja Deket sama laki - laki lain. harus aku kasih tau nanti di rumah nih" ucap Revan dalam hati nya.
.........
Nyambung gak sih readers ? mohon maaf ya apabila kurang gimana gitu 🤭
Sebelum nya, author Ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak noveltoon dan para readers tercinta kesayangan Author.
karena apa ?
karena author setelah sekian lama, baru up lagi.
Mohon maaf kesibukan dan keterbatasan author di kehidupan nyata sehari-hari mengalihkan waktu dan perhatian author untuk melanjutkan Novel.
So, jangan kapok dan tetap dukung karya Author ya♥️
__ADS_1