Cintaku Sebatas Angin Lalu

Cintaku Sebatas Angin Lalu
flashback 1


__ADS_3

Sudah beberapa hari kepergian kakak aku gak mau memikirkan dirinya , justru rumah ini terasa lebih damai gak ada dirinya , sakit hati api yang membara di hati ku dia mengusir ibu masih belum padam , tapi aku mencoba menahan diri .


Gak mas hendra gak kak dewi sama sama menjengkelkan ,


ku lihat ibu hari ini gak masak dan lagi istirahat mungkin perasaan ibu lagi benar benar hancur anak yang sudah di lahirkan nya dan dibesarkan nya malah mengusir dirinya.


ku biarkan saja ibu untuk sendiri dulu , lebih baik aku mmebenah rumah , cari kesibukan lebih baik daripada duduk diam manis .


Ambil air 1 ember dari kamar mandi ku kubawa ke teras siram tanaman yang ku ku punya aku suka menanam bunga bunga hias , merawat nya sama saja seperti merawat diriku.


tiba tiba hpku bergetar di saku celana , ku lihat ada 1 pesan dari nomor tak ada namanya.


"De maaf ya , ini nomor baru mas , hp mas rusak dan 2 hari di konter HP untuk di service makanya mas gak bisa hubungi ade , ini mas pake nomor baru , nomor yang lama udah gak bisa di pakai lagi "


ku lihat profil wanya tidak ada foto profil tapi disitu tertera nama ~Indra lesmana

__ADS_1


sudah pasti ini dari mas Indra , kirain hilang ntah kemana ...


" iya mas gak papa , mas gimana kabarnya?" aku membalas pesan wanya.


" Baik de , ade gimana? sehat kan? ...de hari ini mas ke rumah ade boleh , biar lebih enak daripada nongkrong di luar di lihat orang juga gak enak de " mas indra ingin ke rumah ku gak ada masalah untukku karena kami pun udah saling kenal dan hubungan kami dekat ada benarnya juga yang di bilang mas Indra daripada aku harus keluar dan meninggalkan ibu sendirian di rumah.


"ok de , jam makan siang mas kesana " balasannya , dan ku balas hanya menggunakan emoticon senyum.


Ku dengar dari ruangan depan kayak ada suara ibu lagi gobrol? gobrol dengan siapa?


aku harus minta izin dan ngomong dulu ke ibu buat kedatangan mas Indra...


tapi nanti aja ini masih jam 9 pagi biar ku bereskan dulu rumah dan masak nasi untuk kami kami berdua masalah lauk selalu beli di luar karena cuma 2 orang lebih hemat beli makanan yang sudah matang.


cuci piring , cuci kain , nyapu , ngepel lumayan juga hitung hitung buat hilangin lemak , .. gak lama kemudian ibu keluar kamar dan memanggil diriku , dan aku menghampiri panggilan ibu

__ADS_1


" Nak , malam ini kak dewi pulang , kejadian yang kemarin jangan tika sampai ribut dengannya , anggap aja angin lalu , ibu gak mau sampai kalian ribut cuma gara gara sepele "


sepele ibu bilang? udah jelas-jelas disakitin tapi ibu bilang sepele? terserah saja tapi rasa sakit hatiku gak bisa di ungkapkan lagi , tinggal tunggu waktu nya kak dewi akan kenak batunya , apa yang sakit hati ku dan ibu alami pasti dia alami juga.


"iya Bu " jawab ku singkat malas untuk membahas tentang kak dewi ,


" Bu aku minta izin ya hari ini kawanku mau datang ke rumah , yang kemari aku mau keluar dengannya itu bu sih indra dia mau kemari nanti , boleh kan bu? tanyaku memastikan terlebih dulu jangan nanti kedatangan mas Indra malah jadi suasana gak enak .


" boleh nak , tapi di rumah gak ada makanan apa"? ibu juga lagi kurang enak badan " ....ibu mengizinkan nya tapi aku yakin ibu bukan gak gak enak badan tapi gak enak hati alias mood ibu kurang baik.


yaudah lah , mungkin aku akan berduaan dengan mas Indra di ruang tamu.


" Bu aku mau beli makanan , ibu mau sayur apa? " tanyaku karena udah waktunya jam makan siang .


" ibu Indomie aja nak ibu lagi gak selera makan " iya aku ngerti perasaan ibu pasti sakit sekali dan hilang selera untuk apapun.

__ADS_1


__ADS_2