
"hmm...Tika tika , ada ada saja kelakuan mu ini.." cuma ini yang ibu bilang kepada ku sambil menjitak jidat ku yang lebar ini , ibu berlalu meninggalkan aku di kamar sendirian.
Dan....inilah saatnya aku melakukan ritual yang ku tunggu tunggu selama ini , oke pertama tama aku mau cuci muka dulu baru merias wajah. Tapi aku gak mau make up yang membuat 2 warna alias muka putih tangan hitam haha. Harus tetap natural walaupun nanti pudar bedaknya tetap tidak merubah ciri khas wajahku , ku mainkan jariku seakan akan sedang melukis wajahku sendiri , Setelah 1 jam lamanya sambil ku lihat tutorial di YouTube cara make up yang natural dan lumayan sempurna aku saja melihatnya pangling menurut ku ya... belum tentu orang lain juga sama.
Semoga wajahku cocok dengan kosmetik ini sehingga tidak meninggalkan bercak alergi ataupun jerawat yang merusak kulit wajah ku.Ku ganti baju dengan atasan kaos distro kekinian dan celana jeans selutut , rambut juga tidak lupa aku tata di ikat kendur biar kelihatan lebih bervolume dan supaya tidak gampang terurai.
Berdiri di depan kaca !!! taraaaa !!!
oke ini awal yang bagus , seterusnya aku akan seperti ini awalnya berpakaian ku hanyalah rok panjang semata kaki dan baju lengan panjang yang sama sekali tidak senada dengan bawahannya bahkan sering menggunakan daster ibuku sendiri saat di rumah , atau bajuku yang kusam dan banyak lobang angin nya. Aku lebih suka baju seperti daster ketimbang baju stelan celana denim ataupun rok , gaya berpakaian ku dengan kak dewi berbeda , dirinya berani terbuka dan berani menunjukkan kemolekan tubuhnya di depan umum dengan baju baju nya yang yang seperti kekurangan bahan.
Kali ini baju lama ku hanyalah menjadi kenangan, walaupun sopan dan menutupi baluran badanku tapi tidak dengan pandangan orang.Orang memandang ku seakan orang udik ataupun norak dengan apa yang ku kenakan , aku sebenarnya tidak betah tinggal disini , merantau ikut dengan orang tua pergi ke kota orang membatu mental ku down.
__ADS_1
ternyata inilah impian semua wanita ingin tampil sempurna dan lebih menawan di mata lelaki , asal boleh kampung tapi jangan kampungan mungkin ini motto hidup ku tahu terbaruku..
drrrt... drrrt.... drttt...
tiba tiba ponselku bergetar di atas meja riasku , ku ambil dan ternyata dari mas Indra
Pagi"sekali dia menelepon apa gak ada kerjaan dia...ku lihat jam di dinding kamarku masih menunjukkan jam 9 pagi.
"halo ..tika ... lagi ngapain ? gak sibuk kan?..." tanyanya kepada ku ...
"ohh... gak mas , ini lagi santai aja , ada apa mas..?" to do points langsung aku menanyakan tujuan ia menelepon ku..
__ADS_1
" bagaimana de apa bisa mas berkerja sama dengan tika?.." tanya mas Indra yang membuat ku spontan tepok jidat aku sampai lupa dengan tawaran mas Indra untuk bekerja sama dengan aku , kami membicarakan perihal tawaran mas Indra dan aku menyetujui nya mana tau ini batu loncatan aku buat menjadi lebih sukses di bidang jualan online dan pembicaraan kami ntah lari kemana mana topik kami pun sudah lari dari pembahasan bisnis , membahas tentang kerjanya , tentang dirinya , kehidupan aku dan keluarganya , keasyikan gobrol kami sudah memakan waktu , jam berjalan terus tanpa sadar sudah 1 jam lamanya berbincang dengan mas indra.
"Mas udah dulu ya , nanti kita sambung lagi , ho iya nanti lewat wa aja mas kirim sample nya ya .." saranku sambil mematikan telepon sepihak.
" oke dek , .... hahaha lucu juga kamu ya orangnya " mas Indra tertawa terbahak-bahak atas obrolan kami , kami membahas tentang cerita ku belajar make up dan dirinya tertawa karena jarang sekali dia temukan wanita yang jujur seperti diriku yang bercerita apa adanya.
nyaman juga dekat mas Indra , orangnya baik dan sopan , seperti nya dia di didik oleh keluarga yang penuh kasih sayang , sehingga penuh rasa kehangatan dekat dengan nya .
udah ganteng , baik dan sopan walaupun penampilan nya sederhana tapi kayaknya dengan tata hidupnya lebih berkelas daripada yang kelihatan mewah.
kenapa dengan pikiran ku ini , selalu memikirkan dia yang sebenarnya bukan siapa-siapa yang sebatas rekan kerja , jangan Tika jaga batasan mu biar tidak mudah masuk ke dalam jurang , walaupun mas Indra baik tapi aku belum tau tentang sisi buruk dan kehidupan lebih dalam tentang nya aku gak boleh gitu aja cepat mengambil penilaian tentang nya apalagi kalau sangkut pautnya dengan hidup ku.
__ADS_1