Cintanya Cinta

Cintanya Cinta
Maafkanku mencintaimu cinta


__ADS_3

"Di taman kampus thata sudah hadir menunggu kedatangan sahabatnya... "


Dengan tidak sengaja dia, datang lebih awal dari eka.


Tadi tiba-tiba dr herry ada operasi mendadak, sekalian jalan, thata ikut barengan sama suaminya.


karena masih pagi sekali, pak muzi , mengantar dr herry dulu ke rumah sakit, setelah itu mengantarkan thata ke kampus.


"Thata yang lagi asik memainkan ponsel nya..." Tidak melihat arah ada yang datang.


Tiba-tiba thata dikagetkan dengan suara yang memanggilnya.


"Selamat pagi nona cinta... " Dr eric yang sedari tadi melihat thata duduk sendiri di taman kampus .


Karena dia lagi penasaran dia pun, melangkah kearah thata.


Thata yang tau itu suara dr eric dia pun menoleh.


"Yaa, Selamat pagi juga pak eric..." Thata menjawab langsung berdiri memberikan hormat. Tadinya thata gugup namun hari ini beda dengan hari kemarin.


Dia malah seperti biasa saja.


" Nona cinta... " Boleh saya ngobrol sebentar. Dr eric ingin membuang rasa penasarannya.


Soalnya tadi malam dia tidak bisa tidur nyenyak, karena perasaan tehadap thata yang gak bisa hilang, meski pun dia tau kalau thata istri orang.


"Ya silakan pak... " Thata mempersilahkan duduk.


"Nona bisa tolong ikut dengan saya..." Kita ngobrol diruang dosen saja ,biar tidak ada mata yang salah paham tentang obrolan kita.


"Hemmm iya pak... " Silahkan duluan, thata memberikan jalan kepada dr eric. Dr eric pun melangkah kearah ruang dosen yang tidak jauh dari taman.


Thata mengikuti nya dari belakang.selayak guru dan muridnya .


Setelah sampai dr eric pun mempersilahkan thata duduk.Kekursi yang sudah diberikan kepada thata, layak seorang kekasih, yang memberikan kursi untuk pasangan nya.


"Silahkan duduk nona... " Dr eric pun melangkah duduk didepan thata 'yang terhalang oleh meja. diruang Dosen ,ada dosen yang sudah hadir. jika mereka ngobrol pun ,tidak ada yang mencurigai nya.


"Sekali lagi saya minta maaf... " Mungkin saya terlalu berlebihan ,dengan cara dan sikap saya terhadap nona cinta.


Namun saya, tidak bisa membohongi, perasaan saya terhadapmu cinta. Thata yang mengerti ,apa yang dr eric 'ingin bicarakan, dia hanya bisa menggunakan kepala, sambil menelan silver nya.


Dr eric pun melanjutkan obrolannya lagi.


"Jujur saya pribadi... " Saya tidak ingin mati penasaran cinta, walaupun saya baru ,dua hari ini mengenalmu , tapi entah kenapa saya bisa lagi, merasakan jatuh cinta kembali.


Baru thata' mau memotong ucapannya, langsung terhenti.


"Tunggu jangan potong dulu Kata-kata saya sayang... "


Biarkan saya berbicara sendiri, untuk melepaskan perasaan saya ini terhadap mu cinta .


Saya mohon cukup ,cinta mendengarkan saja ok sayang .


"Dengan gaya berbicara dr eric 'sambil memainkan pulpen nya..." Berwibawanya, penuh karisma dr eric 'berbicara , sehingga thata hanya bisa diam,menikmati wajah tampan nya dr eric.


"Cinta saya tau kamu istri orang..." Selepas tadi malam, saya mengetahuinya dan yakin.


Setelah saya,bertemu langsung sama suamimu cinta .


Dan ijinkan saya ,ngomong pribadi atara aku dan kamu.


"Aku tau kamu ada suami..." Tidak mungkin bagiku, untuk merusak hubunganmu sayang .


Bahkan aku sadar ,tidak mungkin bisa memilikimu sayang? kamu tidak pantas memilihku .


Namun jangan kamu takut sama aku dan aku mohon bersikaplah sewajarnya, anggaplah aku seperti seorang sahabat atau saudaramu.


Karena aku tau kamu selalu menjauhiku.


"Dan satu lagi cinta sayang..." bulu mata dr eric sudah basah karena dia menangis,namun tidak diketahui siapapun selain thata.


"Aku mohon jangan halangi perasaan cintaku padamu sayang..." Karena aku sayang dan mencintai mu.


Perasaan ini tumbuh berawal dari pandangan pertama ku, padamu sayang.


Cukup aku saja yang menyayangimu dan mencintaimu ok sayang .


"Let this be a secret between me and you.." dear. I am sorry for loving you. Because you can make me come back to this world again.


Dr eric 'melihat kearah ruang dosen yang sepi.

__ADS_1


Dipegang nya pipi thata ' yang sudah basa oleh air mata. dihapusnya air mata thata.


"Don't cry baby... "Take care of yourself. My love doesn't even have your body. If you fool me someday. I love you, dear.


Dr eric pun, melihat wajah thata dalam, sehingga dia puas menatap wajah wanita yang dia cintai.


Setelah itu dr eric pun, mempersilahkan thata keluar dari ruang dosen.


"Terima kasih sayang... " Silahkan cinta 'keluar duluan ya sayang , Hapus air matanya dulu sayang.


"Setelah thata yakin air mata hilang ..." Dia pun keluar dari ruang dosen itu .


Sambil dia menganggukan kepalanya, thata pun,keluar dari sana.


"Dr eric yang masih duduk di kursi melihat kepergian thata... " Dia merasa lega, walaupun air matanya keluar tanpa suara.


Ya Allah... apa yang aku lakukan saat ini, ampun kan aku.


"Thata yang baru saja keluar dari ruang dosen... " Mau melangkah kearah kelas nya.


Tiba-tiba eka memanggilnya.


"Cin... " Tunggu dong. Eka bingung kenapa thata keluar dari ruang dosen. eka 'pun bertanya.


Ada apa cin.., apa ada masalah karena dia melihat mata thata sembab.


"Nanti thata jelaskan ya say... " ka 'kamu masuklah dulu, sebentar thata mau ke toilet dulu. mau membersihkan mukanya.


Eka yang masih bingung , namun nurut apa yang thata mau.


Thata lagu menuju ke toilet yang tak jauh dari kelasnya.


Selama sepuluh menit thata di toilet pun keluar dengan wajah yang sudah kembali cerah.


Thata pun melangkah masuk ke kelasnya, yang sudah ditunggu sama eka.


Thata pun duduk bersebelahan dengan eka.


"Cin... ada apa, cerita dong... " eka melihat ke arah thata.


"Kalau thata cerita disini mungkin gak baik ka?Kamu bawa mobil kan.nanti thata telpon mas herry, jangan jemput , kita pulang bareng.


" Iya cin... " Siap. Eka sudah memahami masuk thata.


Mereka berdua kenalan.


Maka dari itu thata' lega sekarang ka... soalnya pak eric sudah tau kalau thata sudah bersuami.


"Wah.. pantesan gw,melihat wajah loe cerah pas kita keluar dari mall.


Alhamdulillah... perasaan loe sudah lega ka, gw sebagai Sahabat dan sekaligus menjadi kakak buat loe, bisa merasakan apa yang loe, rasain kemarin cinta.


Eka pun memeluk thata dengan hangat.


Mereka berdua pun kembali ceria seperti yang sudah-sudah.


Dari balik pintu terdengar langkah memasuki ruang kelas kebidanan.


Tak lain , dr eric, dengan tersenyum manisnya, masuk keruangan sambil menyapa.


"Good morning all. How are you today... "


"Pandangan dr eric menyeluruh ke setiap ruangan kelas... "


Dengan bersamaan ,Muridnya menjawab pertanyaan dr eric.


Pemuda itu tidak menampakkan raut wajah suramnya. Malah sebaliknya cerah, ceria penuh wibawa. Dia menyampaikan pelajaran buat muridnya.


Memberikan pelatihan secara rinci tanpa basa dan basi.


Sehingga satu jam pelajaran itu, seakan singkat bagi mereka yang menyukai cara dr eric memberikan mereka pelajar.


"Alright, let's end today's training..."See you again. Maybe in two days we will have a practical exam ok.


" Yes sir... " Bersamaan mereka yang berada di kelas itu menjawab.


Seperti biasa sebelum keluar dr eric ' melihat ke semua arah ,berakhir kearah thata dan eka.


Dengan langkah santainya dia keluar dari ruang kebidanan itu.


"Thata dan eka emang suka terakhir jika keluar kelas.

__ADS_1


Thata pun menelpon dr herry.


" Assalamu'alaikum.. honey...""Dari sebrang sana menjawab.


"Waallaikum salam..."Sayang, ada apa cantik ry.


"Honey..." Thata hari ini pulang bareng eka ya honey? Thata di atar eka ke rumah sakit. muach...


"Iya sayang..." hemmm....ok cantik, ry tunggu disini. muach...


Telepon pun diputuskan dr herry.


"Sudah ka... " Ayo kita pergi.


"Siap tuan putri..."hehehehe... Mereka pun keluar dari kelas. melangkah keluar dari gerbang kampus menuju ke mobil eka.


"Dr eric yang sudah melihat kearah kelas kebidanan..." Dia melihat kepergian thata dan eka hanya bisa menelan silver nya.


Tanpa diketahui oleh thata dan eka.


"Setelah mobil eka keluar dari lingkungan kampus.


Dr eric pun keluar dari ruang dosen menuju kearah mobilnya.


Dia pun pergi meninggalkan kampus itu.


"Didalam mobil... " Thata sudah menceritakan apa yang dia alami tadi pagi.


Eka yang mendengar cerita thata 'ikut merasakan sedih dengan rasa haru, sempat meneteskan air matanya .


"Sehingga mereka sampai di lingkungan rumah sakit... "


Namun eka dan thata masih berada didalam mobil


Masih melanjutkan obrolan mereka.


Kerena obrolan mereka itu rahasia mereka bertiga saja.


Jadi thata memilih ngobrol didalam mobil aja.


"Ya ampun cin... " Kok ada ya ,manusia seperti itu jaman sekarang. Eka sambil menghapus air matanya.


Pada hal dia seorang dokter lo, jika dia mau mungkin banyak wanita yang bisa dipilihnya cin.


"Entah lah ka... " Thata aja gak abis mikir juga ka , malah thata kasihan banget ,melihat pak eric 'mengucapkan perasaannya ,pakai air mata pula.


Jika thata belum mencintai mas herry sih , mungkin thata akan belajar mencintainya .


Walaupun butuh waktu lama.


"Jodoh, aral, rejeki dan maut... " Semua itu sudah diatur-Nya cinta. Kita bisa apa coba jika bukan kehendaknya .


"Benar ka... " Namun thata mendoakan nya semoga dia menemukan jodohnya, untuk menemani dia sampai tua.


Aamiin... YRA... Bersamaan thata dan eka.


"Ka, Thata mohon tolong jaga rahasia ini ya... " Thata gak mau mas herry tau, sebab thata mengintai mas herry lebih dari thata mencintai dari diri thata sendiri ka.


"InsyaAllah cinta sayang... " Semoga kamu akan baik- baik saja setelah kejadian seperti ini.


"Ya sudah eka gak bisa mampir lagi ya cin..."


Soalnya eka mau mengantar mami pergi.


"Ok sayang... " Terima kasih ya ka.


Mereka pun berpelukan.


Bye sampai ketemu besok.


"Thata pun keluar dari mobil Eka.


Melangkah masuk ke rumah sakit.


Setelah thata menghilang dari pandangnya, eka pun meninggalkan rumah sakit.


************Bersambung*********


Ok sahabat baca author... 😁🙏


Terima kasih ya sudah mau baca cerita author.

__ADS_1


'''


__ADS_2