Cintanya Cinta

Cintanya Cinta
Kerinduan Kalifa


__ADS_3

"Ratna' yang sudah berada didalam kamar kalifa' langsung kearah kalifa' yang lagi mengerjakan PR nya"


"Sayang, cucu grandma, sudah maem siangnya. Ratna' membelai kepala kalifa.


"Sudah tadi maennya di kantin. Grandma, maafkan alifa' tadi langsung masuk ke kamar.


"Iya sayang, tidak apa-apa, grandma mengerti sayang?alifa' yang sabar ya , menghadapi daddy mu, yang keras kemauannya.


"Siap grandma, alifa merasa ada yang aneh sama mommy dan papi.


"Aneh...maksudnya,aneh bagaimana sayang? Ratna mengerutkan dahinya.


"Alifa' merasa kalau papi dan mommy gak mau pulang lagi grandma hiks... hiks... hiks... alifa sayang papi grandma juga mommy hiks... hiks... hiks...


" Grandma, mengerti perasaan mu sayang?sudah jangan nangis lagi sayang. Diciumnya pucuk kepala kalifa.


Nanek dan cucunya itupun saling mendekap.


"Ya Allah... terima kasih, sudah memberikan hamba cucu yang pintar dan mengerti akan keadaan orang tuanya.


Kedewasaannya, membuat dia memahami orang tuanya.


Ratna' dihempaskan napas beratnya, dielusnya kepala Kalifa.


"Grandma, papi telepon.


" Iyaa, sayang diangkat lah telepon nya?senyumnya mana cantik grandma.


Kalifa pun mengangkat tlpon papi nya.


"Papi,mommy,alifa' kangen, hiks...hiks...hiks... Tangisannya pun, memenuhi seisi ruang kamarnya.


"Iya sayang, maafkan papi baru sempat menghubungi anak manja papi ,yang cantik Satu-satunya ini, papi juga kangen banget sayang.


"Hiks... hiks... hiks... papi? kapan pulangnya pi, Kalifa mengalihkan panggilan telepon jadi panggilan vici, kini mereka pun bisa berhadapan muka.


"Sayang, kenapa pasang wajah jelek buat papi nak?ayo air matanya, dihapus dulu sayang...


"Siap pi, mommy mana pi? Kalifa pun' mengusap air matanya.


"Ciluuuk baa...my dear girl, mommy kenapa cyank... sabar ya nak ? entar mommy dan papi akan pulang sayang.


"Mommy, papi peluk alifa' donk . Kalifa melihat wajah Cinta dan Eric yang jauh di sana.


Perubahan wajah kedua orang tuanya seperti kurus.


Hati kalifa sedih memikirkan orang tuanya .


"Iya sayang, sabar ya kemungkinan papi sama mommy dua hari lagi ,akan pulang sayang.


"Iya mommy? papi dan mommy, baik-baik ya di sana, alifa selalu merindukan kalian berdua muach..I love u.


"Iya sayang,cantik papi harus pintar yaa ? jaga kesehatannya ya nak ? papi juga mencintaimu sayang.


"Mommy juga sayang muach..Ilove u to, my dear girl...Hp kalifa' berikan ke grandma' dulu sayang?mommy, mau ngobrol sama grandma cantik.


Kili ini Ratna yang memegang HP kalifa.


"Grandma?...bagaimana kabarnya ibu sayang, Terima kasih ibu sudah jagain anak-anaknya thata.


"Alhamdulillah, ibu sehat sayang, kenapa anak cantik ibu, kurusan nak, apa makanan di sana gak enak sayang.


" Syukur lah ibu sayang, selalu didalam sehat, benar ibu sayang?makanannya belum terbiasa masuk di mulut thata ibu sayang muach... thata kangen ibu.


"Iya sayang, ibu paham muach...


Lama mereka ngobrol, dari hati ke hati, kini tinggal telpon biasa.


Ratna, menyimak Kata-kata Cinta, sesekali dia memberikan penjelasan, buat Cinta agar tegar dan terus tetap semangat.


Setelah puas mereka berbicara telpon pun terputus.


Ratna' melihat wajah kalifa.


"Sayang ternyata tebakanmu benar cucu grandma, pintar.


"Iyakan grandma, alifa' benarkan? alifa' setuju kok, grandma,jika papi sama mommy tinggal disana, dari pada disini, pasti papi merasakan sakitnya,kan grandma.


Didalam kepolosan Kalifa' yang mengerti posisi orang tuanya.


Ratna' memeluk tubuh kalifa dengan erat.


***

__ADS_1


"Cinta' yang masih duduk di samping suaminya,masih terdiam,senyum mengingat wajah ibu Ratna dan anaknya Kalifa"


"Sayang papi, kenapa Cintaku..., kok bengong hem... Eric' memeluk istrinya.


"pi, thata' tidak tega melihat wajah ibu, jika kalifa, kita jauhkan darinya.


"Sayang, Cintaku yang sabar ya? nanti pasti ada jalannya, asalkan kita mau berusaha melakukan hal yang terbaik.


Papi lihat,tadi wajahnya Kalifa' baru dua minggu kita tinggal ,dia kelihatan mandiri dan dewasa sayang.


"iyaa papi benar, thata lihat tadi dia sama ibu di sana, mungkin ibu lagi memberikan pengertian buat Kalifa' pi.


"Iya, sayangku?semoga sayang.


Cinta' yang masih didalam pelukannya itu, diciumnya istri tercintanya. Cinta yang lagi merindukan belaian suaminya pun membalas dengan kecupan mendalam dibibir suaminya.


Eric yang masih lemas, berusaha mengimbangi Cinta yang agresif itu.


"Papi, maafkan thata, yang kuat. Cinta yang sadar kalau Eric' masih lemes, baru berapa jam keluar dari rumah sakit.


"Gak pa pa sayang, papi kuat kok ?He-he-he...kita coba yo, sapa tau dengan papi berkeringat bisa cepat sembuh.


Cinta' pun mencobanya, memainkan peranannya yang disukai suaminya.


Dengan penuh semangat yang luar biasa.


Eric' pun ,berusaha menyenangkan perasaan istrinya, dengan gaya seperti biasa Eric' memainkan mainannya, dia berusaha menutupi kelemahannya.


Sehingga, Cinta merasakan kepuasan seperti biasanya.


Kini Eric' dengan penuh keringat di sekujur tubuhnya, Eric melanjutkan aktivitas nikmatnya dengan penuh semangatnya.


Kini pasangan itu,merasakan kenikmatan yang luar biasa, diakhiri dengan jeritan yang tidak jelas dari mulut mereka.


Eric' yang terdampar disisi istrinya, memeluk tubuh Cinta' dengan penuh kehangatan.


Dibelainya rambut panjang istrinya, yang menutupi wajah cantik Cinta.


Cinta' yang masih keada polos dibawah selimut, membenamkan mukanya di dada bidang Eric.


"Terima kasih papi, selalu bisa membuat thata' bahagia. Cinta mengelus dada Eric.


"Sama-sama sayang, papi yang harus Terima kasih, karena Cintaku tambah ok didalam hal apapun buat papi sayang?...ayo kita istrahat dulu sebentar ya sayang.


Diciumnya pucuk kepala Cinta' dengan mesra.


***


"Beda lagi dengan Herry' yang lagi gelisah, namun kegelisahannya ,difokuskan nya kearah kenangan disaat-saat dia bersama Cinta"


Mereguk keindahan tubuh Cinta saat di ranjang, kini otak mesumnya, mengalir membayangkan betapa hebat nya Cinta di ranjang, bersama dengannya.


Maklum sudah berapa bulan ini dia tidak pernah melakukannya.


Semenjak dia bercerai dengan Emy, Herry tidak pernah lagi menikmati permainan hasratnya.


Herry' yang lagi asik, membayangkan wajah Cinta, buyar seketika dikarenakan ada telepon masuk.


Dilihat dilayar hpnya, terlihat nama wanita cantik dan seksi disana.


"Hello mas her, lagi dimana?suara yolanda dengan keramahannya.


"Iya hello... yolan. maaf mas tadi langsung pulang, ada apa yolan.


"Tidak apa-apa cuma tadi yolan mau aja mas main ke Mall, maklum sudah lama gak pernah main.


"Oh gitu ya? boleh kapan maunya yolan. Herry' lagi galau pun menerima permintaan yolanda.


"Entar sore aja mas. Yolanda, yang memang lagi sendiri itu butuh perhatian apa lagi sama Herry duda yang butuh belaian seorang wanita seperti yolanda.


"Ok entar mas jemput ya. Herry' tertawa didalam hatinya. seakan ada hal yang tersembunyi.


Setelah telpon tertutup, Herry' pun beranjak ke kamar mandi, untuk siap-siap pergi kencang bersama yolanda.


Selang berapa lama Herry' sudah rapi dengan berpakaian ala santai namun terkesan elegan.


Menuruni anak tangga, langsung kearah Ratna' yang lagi menikmati acara televisi.


Herry' langsung berpamitan sama ibu asuhnya, tanpa komentar panjang lebar, langsung meninggalkan Ratna' yang masih melihat punggung Herry' menghilang dibalik pintu utama.


Ratna' yang sudah memahami krakter Herry' yang sudah bisa terbaca dari gerak dan geriknya.


Ratna' hanya bisa membatin.

__ADS_1


"Siapa lagi yang membuat mu gila nak?


Semoga gilamu yang ini, akan membawamu kejalan yang benar sayang.


Do'a ibu selalu terbaik untuk mu sayang"


Herry' yang sudah didalam mobil, tanpa pak muzi yang menyetir mobilnya.


Dengan santai dia meninggalkan pekarangan rumah nya.


Didalam mobil otak nya selalu berkerja dengan baik, karena Yolanda bukan seperti Emy, menyukai dan mencintainya, hanya karena ambisi dan keegoisannya.


Kalau yolanda, sudah terbaca oleh Herry' dia suka dengan cara yolanda didalam mengambil sikap maupun prinsip,mungkin dengan melalui dengan sikap yolanda' hatinya bisa terpaut akan kecantikan dan kemanjaan wanita, seperti yolanda yang mungkin bisa dia jatuh cinta.


Seperti dia terhadap Cinta' dulu, sekali memandang langsung jatuh cinta, tidak perduli Cinta, mencintainya atau tidak.


"Tidak terasa Herry' pun tiba di pekarangan rumah yolanda' Rumah yang sederhana namun elite.


Herry' turun dari mobil nya langsung menuju kearah pintu yang tertutup rapat itu.


"Assalamu'alaikum...


Tok tok tok...


" Waalaikum salam... Mas. Yolanda' membuka pintu buat Herry. Silahkan masuk mas. dengan tersenyum yolanda menyambut kedatangan Herry.


Herry' pun masuk langsung melihat seisi rumah yang sepi itu, langsung duduk di sofa ruang tamu.


"Kok sepi yolan? pada kemana orang rumahnya.


Yolanda' dengan tersenyum menggoda sambil melangkah duduk di samping Herry.


" Orang mana mas?hi-hi--hi Yolan disini sendiri, orang tua yolan' kan tinggal di Amerika mas Herry.


"Oh... seperti itu. Hati Herry penuh harapan.


" Iya, mas Herry' tenang aja tidak ada siapa-siapa selain kita.


"Emang tidak apa-apa ini, mas kemari, nanti pacarmu bisa marah lo yolan. Herry sengaja memancing omongan yolanda.


" Mas Herry' Yolan singel Peren mas? sudah lima tahun ditinggal suami yolan meninggal. meninggalkan anak cwo satu. sekarang tinggal disama mami di Amerika.


Yolanda' pun bercerita panjang lebar sambil melangkah membuatkan teh panas buat Herry' didalam cerita ada suka dukanya.


sehingga yolanda' sempat bersandar di dada bidang Herry.


Herry' yang setia mendengarkan cerita yolanda' Sambil mengusap bahu dan air mata yolanda.


Sehingga mata mereka beradu pandang.


"Herry' tidak mau kehilangan kesempatan dikecupnya bibir ranum yolanda yang memikat itu.


Yolanda' membiarkan kecupan Herry' tanpa menghindar.


Sambil Herry mengusap pipi yolanda, dia pun kata.


"Jika kamu mau, hidup bersama mas? mas bersedia kok, asal kita bisa merajut kasih sayang agar cinta kita tumbuh. Herry dengan kepeduliannya memberikan semangat buat yolanda.


"Apa mas Herry' bisa menerima kekurangan dan kelebihan ku.


" InsyaAllah... mas akan berusaha, asal kita bisa saling mengerti dan terbuka dan kamu juga mau menerima kekurangan dan kelebihan mas.


Yolanda' tanpa aba-aba langsung memeluk tubuh Herry' dengan erat.


"Iya mas kita akan berusaha menjalaninya.


Herry' yang akan haus dekapan seorang wanita, tanpa isyarat langsung mengecup lembut bibir yolanda.


Dengan balasan lembut yolanda' memberikan peluang buat Herry, masuk lebih dalam lagi kerongga mulut nya, sehingga mereka saling *******.


Herry' yang lagi haus akan belaian itu mencoba memindahkan bibirnya di leher yolanda.


Yolanda, yang emang membutuhkan sentuhan yang terpendam beberapa tahun lamanya kini dia akan merasakan.


Tanpa memikirkan status, karena saat ini ada orang ketiga yang menghasut mereka.


Setan yang lagi terbenam ditubuh mereka.


Dengan posisi, telanjang dada Herry' Sambil menikmati ciuman itu Herry' mengangkat tubuh yolanda langsung masuk ke kamar utama yolanda.


*****_*****_Bersambung_*****_****


💋

__ADS_1


😘😍🤗


🙏


__ADS_2